by

Biim..Salaabiim..! Duit Segepok berubah jadi 1 Dus, Tooolong!

-Debroo-29 views

Debroo.com – Dengan segala tata cara dan persyaratan yang sudah dipenuhi oleh Suparno(49), akhirnya ia mendapat apa yang ia inginkan. Biim..Salaabiim..! Criing…!! Segepok uang yang ia bawa dari Rumah kini berubah jadi 1 Dus. Dengan sukaria ia membawanya pulang. Sesampainya dirumah, diletakkanya dus itu namun tak berani membuka. Ia harus menunggu telepon dari team pesulap uang. Waktu terasa begitu lama lantaran tak ada telpon yang masuk. Karena tak sabar ingin menghitung jumlah uang nya, suparno pun akhirnya memberanikan diri membuka karsdus itu. Matanya terbelalak dan berkaca-kaca saat melihat isinya banyak tumpukan sejumlah uang, dan terdapat plastik yang isinya penuh.
duit segepok berubah jadi 1 dus
Tooloong! Saat dibongkar isinya, ternyata tumpukan itu hanyalah potongan kertas kardus yang ditutupi dengan 4 lembar uang kertas Rp.50 ribuan. Tak hanya itu, bingkisan plastik yang ia kira adalah uang ternyata isinya adalah tumpukan daun Nangka kering.
Suparno hanya bisa menangis setelah melihat isi di dalam kardus tak sesuai yang dijanjikan. Ia sangat menyesal lantaran Uang miliknya senilai Rp.68 Juta telah Raib dan Ia hanya mendapatkan empat lembar Rp 50 ribu, potongan kertas kardus, dan satu kresek plastik daun kering.
Kasus Penipuan yang dialami Suparno warga Dusun Krantil, Desa Karangrejo, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, kini ditangani Polsek setempat.
Kapolsek Kromengan, AKP Okta Panjaitan, mengatakan kasus penipuan bermodus penggandaan uang yang dialami Suparno terjadi pada 28 Februari 2015. Ia berharap uangnya yang bertambah dapat mengobati istrinya terkena stroke.
“Suparno pun menyetorkan uangnya ke pelaku. Ada empat pelaku yang terlibat pada kasus ini,” ungkap AKP Okta kepada wartawan, Rabu (15/4/2015).
Para pelaku lalu memberi Suparno kardus. Kata mereka, di situlah uang Suparno bisa ‘beranak’. Pelaku mengharuskan Suparno membuka kardus setelah mendapat telepon dari para pelaku.
Satu pelaku sudah diamankan pada 7 April 2015.
Dia adalah sopir truk bernama Joki Hartono alias Gus Ari (43), warga Mangli, Kabupaten Jember.
“Ia ditangkap ketika turun dari bis di Slorok,” jelas Okta.
Polsek Kromengan saat ini sedang memburu tiga pelaku lain yang memang mengincar orang-orang lugu di desa-desa. “Tapi identitas pelaku lainnya sudah kita kantongi. Semoga segera kita tangkap,” ujar Okta.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *