by

Pembunuh Alfi Tertangkap di Bogor

-Debroo-60 views

siluet_pembunuhan
Debroo.com– Misteri pembunuhan Deudeuh Alfi Sahrin (26) telah terungkap. Polisi melalui tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap pembunuh Alfi di Bogor, Rabu dini hari tadi.
Kepala Sub-Direktorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Herry Heryawan membenarkan adanya penangkapan tersangka. Namun, Herry belum mau memberikan penjelasan lebih jauh terkait identitas tersangka. Ia juga belum mau mengungkap tersangkanya laki-laki atau perempuan.
Herry mengungkapkan, pembunuh Alfi ditangkap di tempat persembunyiannya di kawasan Bogor, Jawa Barat, pada Rabu dini hari. Saat ini, polisi masih mengembangkan kasus tersebut untuk menguak motif pembunuhan korban.
Alfi ditemukan tewas dalam kondisi leher terlilit di kamar kosnya pada Sabtu (11/4/2015) pukul 19.00 WIB. Dari hasil otopsi, ia diperkirakan tewas 10 jam sebelum ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Setelah membunuh Alfi, pelaku sempat memesan PSK melalui twitter. Melalui media sosial Twitter, pembunuh Deudeuh Alfi Sahrin gencar mencari perempuan-perempuan yang menyediakan jasa layanan pekerja seks komersial (PSK). Bahkan, setelah membunuh Alfi, dia masih sempat menanyakan tarif seorang PSK.
RS diketahui membunuh Alfi pada Jumat (10/4/2015) malam sekitar pukul 20.00. Berdasarkan akun Twitter milik RS, yakni @Santos06yoyo, pada Senin (13/4/2015), dia me-mention “@Rinaagustinee, dm rate nya donz.”
Dia juga sempat me-mention akun yang sama, @Rinaagustinee, pada 1 April 2015, “Mau bo, no ko g aktif/.”
Berdasarkan data di akun Twitter-nya, RS membuat akun @Santos06yoyo pada 10 Maret 2015. Akun pertama yang di-mention-nya adalah @naylaputry69. Baru pada hari kedua, yakni pada 11 Maret, akun @Santos06yoyo me-mention akun Twitter milik Alfi, yakni @tataa_chubby.
Isi kicauan RS macam-macam. Ada yang sekadar menggoda, seperti “retweet aaaah“, hingga menanyakan “dm in tarif say.” Dia kembali menghubungi @tataa_chubby pada 30 Maret 2015, “available jam brp?
Pada 1 April 2015, kembali @Santos06yoyo me-mention @tataa_chubby, “hy manis mw bo besok ada slot?
Selain akun @Rinaagustinee dan @tataa_chubby, @Santos06yoyo menanyakan layanan PSK kepada akun @_riantyangel, @rerexbata, dan lainnya.
Pembunuh Deudeuh Alfi Sahrin, RS (24), ternyata kerap merayu perempuan-perempuan yang diduga berprofesi pekerja seks melalui Twitter. Dengan akun Twitter @Santos06yoyo, guru privat itu melancarkan sejumlah rayuan dan ajakan kencan.
Dari pelacakan lewat akun Twitter tersebut, Kompas.com juga melihat RS merayu Alfi. Kicauan yang menyebut akun Twitter Alfi, @tataa_chubby itu dibuat pertama pada 10 Maret 2015 lalu.
Kicauan selanjutnya yang menyebut akun Alfi dibuat pada 29 Maret dan 31 Maret 2015. Dalam kicauan tersebut, RS terlihat hendak mengajak Alfi berkencan.
“Pertama berkencan pada pertengahan Maret kemarin, kedua pada 10 April 2015 itu. Jadi peristiwa itu terjadi di kencan kedua,” kata Albert, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (15/4/2015).
Ia menjelaskan, setelah janjian, waktu kencan disepakati pada Jumat (10/4/2015). Pada hari itu setelah RS selesai bekerja, ia langsung mendatangi kamar kos Alfi.
RS diketahui merupakan seorang guru privat yang bekerja di kawasan Kedoya, Jakarta Barat. RS sudah memiliki seorang istri yang sedang mengandung. Ia bahkan telah memiliki anak berusia delapan tahun.
RS tersinggung saat Alfi menyebutkan bau badan saat tengah berhubungan badan. Kemudian, tanpa pikir panjang, RS langsung mencekik Alfi hingga lemas.
Menyadari Alfi belum tewas, RS juga melilit leher Alfi dengan kabel dan menyumpal mulutnya dengan kaus kaki milik RS. Alfi pun tewas karena kehabisan napas.
Diketahui, Alfi ditemukan tewas dalam kondisi leher terlilit di kamar kosnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan pada Sabtu (11/4/2015) pukul 19.00 WIB.
Dari hasil otopsi, ia diperkirakan tewas 10 jam sebelum ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Ibu beranak satu ini ditemukan tewas dalam keadaan tak berbusana dengan ditutupi bed cover dan mulut disumpal kaus kaki
 

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *