by

Inilah 5 Mitos Kuliah Online Yang Salah

-Debroo-42 views

Debroo.com. 5 Mitos Kuliah Online Yang Salah. Banyak orang yang beranggapan tentang kuliah online hanya “cara cepat” mendapatkan gelar pendidikan. Tapi benarkah hal itu?

Inilah 5 Mitos Kuliah Online Yang Salah
Inilah 5 Mitos Kuliah Online Yang Salah

Manfaat dan kelebihan kuliah online, orang masih enggan mencobanya hanya karena asumsi negatif tersebut, model pembelajaran konvensional lebih familiar di benak banyak orang. Mengingat kegiatan belajar-mengajar di jenjang sekolah dasar sampai sekolah menengah juga menggunakan metode yang hampir sama.

Kuliah Online berkembang seiring dengan teknologi dan semakin meluasnya kebutuhan pendidikan bagi masyarakat, perguruan tinggi negeri maupun swasta kini sedang berlomba-lomba mengembangkan sistem perkuliahan online dengan kualitas setara perkuliahan konvensional.

Inilah 5 Mitos Kuliah Online Yang Salah

1. Minim pertemuan, minim kualitas

Sistem perkuliahan online memang mengedepankan self learning dan menuntut time management yang baik dari mahasiswanya. Pilihlah universitas dengan pelayanan Learning Management System (LMS). Di sinilah mahasiswa dapat mengunduh materi pembelajaran dan tugas-tugas kuliahnya secara online.

Selain pertemuan rutin dua kali dalam satu semester, sistem perkuliahan online juga menyediakan forum diskusi terbuka dan personal antara mahasiswa dan dosen atau kelompok belajar dengan dosen sebagai moderator. Bahkan, mahasiswa bisa berdiskusi langsung dengan dosen bersangkutan melalui video conference atau live chat sehigga feedback lebih cepat, bahkan real time.

Pengumpulan tugas juga memiliki tenggat waktu tersendiri sehingga mahasiswa diwajibkan untuk disiplin dengan waktu. Sistem online menuntut kemandirian mahasiswa.

2. Mental nyontek

Minimnya pengawasan memicu terjadinya kecurangan. Pada sistem kuliah online ujian semester tetap dilakukan di bawah pengawasan learning center milik kampus. Pada dasarnya, perkuliahan model apa pun yang dipilih, mahasiswa harus mulai membiasakan diri untuk jujur. Itu kunci suksesnya kuliah online.

3. Ijazah berbeda

Ijazah dan gelar yang didapatkan setelah menyelesaikan perkuliahan berbasis online learning setara dan sama dengan yang didapatkan melalui perkuliahan konvensional. Jika ragu, silakan mengakses situs universitas yang dipilih atau bertanya langsung ke pihak admisi mereka.

4. Sistem rumit

Di awal perkuliahan, pihak universitas pasti akan menjelaskan cara mengakses situs dan akun untuk kebutuhan pembelajaran secara lengkap dan terperinci. Dosen juga akan memberikan gambaran secara gamblang tentang sistem penilaian dan capaian kelulusan mata kuliah. Dengan begitu, mahasiswa bisa merencanakan target belajar mereka di awal semester.

5. Takut koneksi error

Pilihlah universitas yang sudah terbukti mumpuni dalam sistem teknologi informasi. Hal ini bisa dilihat dari lamanya mereka telah membuka perkuliahan online. Semakin berpengalaman sebuah institusi, kian mantap pula sistem yang dimiliki.

Selain itu, mencari referensi dari rekan kerja yang sudah pernah merasakan kuliah online bisa menjadi alternatif. Bahkan, jika jadwal pekerjaan memungkinkan, cobalah akses situsnya atau datang ke universitas terkait untuk mencoba sistemnya secara langsung.

Jadi, jangan biarkan kesibukan aktivitas sehari-hari menjadi penghalang dalam meraih pendidikan yang lebih tinggi. Buang jauh-jauh mitos tersebut!

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *