by

Inilah Sinopsis Jodha Akbar Episode 342

-Debroo-128 views
Debroo.com – Inilah Sinopsis Jodha Akbar Episode 342. Pada Kisah Jodha Akbar Episode 341 sebelumnya, diceritakan perihal Zeenat yang mengambil Bayi Rukaiya (Hussein) keluar dari kamar. Saat itu Ruqaiya dan hoshyar sudah tertidur lelap. Dan Zeenat telah memberikan semacam obat yang membuat Hussein seperti pingsan. Namun ternyata, Kelakuan Zeenat kepergok Javeda, sehingga Zeenat sangat ketakutan. Walaupun demikian, Rencana jahat Zeenat sudah dibuat sangat matang. Nah Bagaimana Ceritanya kali ini?

Inilah Sinopsis Jodha Akbar Episode 342

Ruqaiya langsung mengambil Hussain dari tangan Zeenat, dia memanggil Hussain berulang kali tapi Hussain tetap diam saja, Hussain tidak merespon bahkan dia berbaring tak bergerak di pangkuan Ruqaiya. Jalal sendiri sangat khawatir, dan bertanya pada Javeda mengenai apa yang telah dia lihat, Javeda bilang: aku melihat Zeenat ..Zeenat menyela dan mengatakan: saya tidak melakukan apa-apa, saya tidak melakukanĀ  sesuatu yang salah.
Cerita-Jodha-Akbar-Episode-342-1
Jalal berteriak: Diam!!! aku akan memberikan kau kesempatan tapi biarkan Javeda memberitahu semuanya, Javeda berkata: aku melihat Zeenat membawa Hussain ke sudut dan tiba-tiba Zeenat membuat Hussain memakan sesuatu, dan setelah itu Hussain terbaring kaku dan tidak sadarkan diri.
Ruqaiya mengatakan: lihat Jalal, ia tidak merespon, Jalal berteriak pada Zeenat: apa yang sudah kamu lakukan? apa yang telah kamu suapkan pada Hussain? ingatlah, aku tidak akan melepaskan mu !, Javeda mengatakan: lebih baik membahas hali ini nanti saja, sebaiknya segera bawa Hussain ke tabib terlebih dahulu. Jalal mengatakan kpd Ruqaiya: jangan khawatir, kita memiliki bayi ini setelah mengalami banyak kesulitan, aku tidak akan membiarkan sesuatu terjadi padanya lagi. kemudian Jalal memanggil tabib.
Tak berselang lama, datanglah Tabib dan memeriksa Hussain, Ruqaiya menangis terus menerus dan mengatakan: aku ibunya, aku mengkhawatirkan nya. kemudian ia bertanya sesuatu pada tabib, lalu tabib mengatakan: tidak perlu khawatir, aku akan memberinya obat dan dia akan segera sadar. Ruqaiya mengatakan: buat dia bangun, kemudian tabib membuat Hussain minum sirupnya, Hussainpun tersadar dan menangis, Ruqaiya tersenyum dan mengatakan: ibu di sini Hussainku, Jalal meminta tabib untuk menceritakan apa yang telah Zeenat berikan kepadanya? Tabib bilang: aku pikir dia tidak memberinya sesuatu yang salah, Hussain tersedak sehingga Zeenat harus memasukan sesuatu agar semuanya membaik dan Hussain tertidur tenang karenanya, Jalal malu.
Jalal memanggil Zeenat dan mengatakan: aku minta maaf, aku sudah salah kepada mu, Zeenat mengatakan: saya mengerti, Anda peduli pada anak Anda, saya tidak marah dengan Anda, tapi saya akan menjauh dari Hussain sekarang, setelah kepercayaan rusak, itu tidak dapat diperbaiki lagi, Jalal mengatakan: jangan katakan ini, Ruqaiya mengatakan: jangan lakukan hal ini, Hussain membutuhkan kau sebagai pengasuh nya, Zeenat mengatakan: tidak!! saya tidak akan berada dekat dia sekarang, Jodha mmengatakan kpd Zeenat untuk melupakan masalah ini dan menjadi pengasuh lagi, Javeda mengatakan maaf kpd Zeenat dan memintanya untuk menjadi pengasuh lagi.
Qasim memintanya untuk membuang amarahnnya dan menjadi pengasuh, Zeenat setuju dan mengambil tanggung jawab Hussain lagi, dia pergi. Ruqaiya memberhentikan Javeda dan mengucapkan terima kasih untuk melindungi Hussain tetapi jangan berkata macam-macam tanpa melihat dengan pasti. Anda bodoh karena meragukan Zeenat.
Jodha mengatakan: Javeda tidak bersalah, Ruqaiya berkata kepada Jodha: jangan ikut campur dalam hal ini, Javeda itu menantu maham jadi dia pasti punya sifat-sifat seperti maham, dia meminta Javeda untuk menjauh dari anaknya sekarang, dia pergi, Javeda menangis, Jodha berusaha menghibur dirinya.
Jodha duduk di kamarnya, Jalal datang kesana, dia bertanya pada Jodha: apa yang sedang kau pikirkan? Jodha mengatakan: apa pun yang terjadi hari ini tidak baik, kehidupan Hussain ada dalam bahaya, aku bertanya-tanya apakah Hussain diberikan banyak perhatian yang dia butuhkan atau tidak, meskipun itu hanya kasih sayang seorang ibu. Jalal mengatakan: jangan khawatir, aku ayah dari kedua anak kita, aku tidak akan membiarkan sesuatu yang salah terjadi pada mereka, aku akan memastikan bahwa apapun yang Hassan dapatkan, Hussain akan mendapatkannya juga.
Lanjut Halaman Berikutnya –>

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *