by

Inilah Sinopsis Jodha Akbar Episode 321

-Debroo-105 views

Debroo.com. Inilah Sinopsis Jodha Akbar Episode 321. Di Episode 320 Bakshi Bano Bano melahirkan anaknya,namun berjenis kelamin perempuan,sebelumnya Sharifudin marah jika anak Bakshi Bano perempuan,Bakshi Bano menipu semua orang jika anaknya laki-laki,Jodha mengetahui identitas anak Bakshi Bano perempuan setelah mengganti celana anak Bakshi Bano

Inilah Sinopsis Jodha Akbar Episode 321
Inilah Sinopsis Jodha Akbar Episode 321

Inilah Sinopsis Jodha Akbar Episode 321
Jodha berkata pada Bakshi Bano mengapa kau berbohong ??.Kau tahu kebohongan ini dapat membawa badai di istana. Bakshi Bano hanya terdiam dan menangis. Jodha dan Bakshi Bano Lalu mendengarkan diluar kamar para mentri mengucapkan selamat atas kelahiran bayi laki-laki Sharifudin pada Sharifudin,Sharifudin berkata aku ingin anak ku menjadi seperti ku.

Menteri berkata anakmu akan menjadi kuat sepertimu Sharifudin. Bakshi Bano menjawab pertanyaan Jodha kau tahu ratu Jodha jika Sharifudin ingin memiliki bayi laki-laki, dia akan membunuh ku dan anakku, jika aku mengatakan yang sebenarnya.-Jodha berucap tapi kita harus mengatakan yang sebenarnya.

Bakshi Bano berkata tidak sekarang, aku akan memberitahu dia saat waktu yang tepat.Jodha berkata tapi ibu Hamida harus tahu tentang hal itu.Bakshi Bano mengatakan tidak, ibu akan hancur jika mengetahuinya, Bakshi Bano masih terus menangis.

Sharifudin datang masuk ke kamar Bakshi Bano dan bertanya siapa yang akan hancur?.Bakshi Bano buru-buru menghapus air matanya.Bakshi Bano berbohong dengan mengatakan jika ibu Hamidah, karena aku tidak makan laddo yang dibuat olehnya.
Sharifudin mengambil anaknya yang berada di dalam ayunan, dia memeluknya dan memberikan anaknya untuk di peluk Jodha,

Jodha mengambil anak itu dari tangan Sharifudin, yang menggunakan kesempatan itu untuk memegang tangan Jodha,
Bakshi Bano tak suka melihat kelakuan suaminya yang senyum-senyum dan keganjenan itu. Sharifudin berkata anak ku sangat beruntung untuk mempunyai bibi seperti ratu Jodha, ia akan belajar berjuang menggunakan pedang dari ratu Jodha.
Jodha tersenyum terpaksa. Jodha melihat Bakshi Bano, lalu memberikan anak yang dalam pelukan Bakshi Bano dan pergi dari sana. Sharifudin melihat kepergian Jodha dengan senyum genitnya. Sharifudin berkata kepada Bakshi Bano aku telah memutuskan nama untuk anak lelakiku.

Sharifudin berada disebuah ruangan ia memegang obor ditangannya sambil berbicara sendiri merlihat dirinya di cermin dan berkata satu pesaing lagi untuk tahta telah datang di dunia, Sharifudin tersenyum dan berbalik melihat lukisan Jodha yang berada di belakangnya dan berkata Ratu Jodha secepatnya kau akan menjadi milikku, kau akan hidup untukku, kau akan melakukan pekerjaan untukku, aku harus menyingkirkan Jalal dari jalan ku.

Dipagi hari Jodha berpikir Aku harus katakan pada yang mulia tentang kebenaran anak Bakshi Bano. tetapi ia kemudian berpikir untuk tidak menceritakan saat ini karena ia sudah berjanji pada Bakshi Bano. Jodha berkata Ini tidak baik untuk di sembunyikan dari yang mulia.

Jalal datang menemui Jodha dengan senyuman bahagia. Jalal berkata istana ini dipenuhi dengan suara anak Bakshi Bano dan segera dua anak lagi akan bergabung dengannya. Aku berpikir untuk mengatur perayaan besar untuk Bakshi Bano. Jodha masih berpikir orang-orang akan tahu bahwa Bakshi Bano telah melahirkan bayi laki-laki maka ketika kebenaran akan keluar, itu akan menciptakan lebih banyak masalah.Jodha berkata kepada Jalal kita harus memberikan kesempatan pada Bakshi Bano, saat ini ia mungkin perlu istirahat.

Jalal berkata Baiklah, kita akan melakukan perayaan sesudah kondisi Bakshi Bano normal kembali. kemarin kami memutuskan nama anak Bakshi Bano, tapi kami tidak memutuskan nama untuk bayi kita jika kau melahirkan bayi laki-laki.Jodha nampak tegang.Jalal berkata lagi kita tidak akan datang pada saat melahirkan jadi jangan khawatir.Jalal meminta Jodha untuk tersenyum, Jodha akhirnya tersenyum.Jalal mengatakan: Aku punya beberapa pekerjaan penting lalu pergi.

Dipengadilan Jalal mengatakan kepada para menterinya dia sangat senang, generasi baru Mughal telah datang di dunia. Ia berkata kepada todal dia harus menangani semuanya.todal menjawab setuju.maan singh datang ke sana dan ingin meminta waktu untuk bicara hal penting, maan singh memberitahu Jalal beberapa rajvanshies sedang mengelilingi agra, mereka mencoba untuk menyerang agra dan yang memimpin mereka adalah Maharana pratap, kekuatan kecil telah dikirim untuk bertempur dengan mereka.Jalal berkata jika musuhku berpikir bahwa aku lemah setelah kematian atgah, maka aku akan menjawabnya, tapi aku tidak bisa mengerti satu hal mengapa pratap menyerang dari belakang?.

Jalal berkata pada todal mulailah mempersiapkan perang.Jalal lalu berkata kepada maan singh kau tidak akan pergi dalam perang.maan singh berkata aku telah diberi tanggung jawab untuk bersama Anda sepanjang waktu dan aku harus dengan mu bahkan jika saya harus berjuang melawan Rajvanshi.Jalal berkata ini yang diharapkan oleh mu, baiklah maan.kau akan ikut dengan ku.Sharifudin bertanya: Apa Pekerjaan untukku ?.

Jalal menjawab Kau tinggal di sini dengan anakmu dan mengurus baksi.Ayo pergi ucap Jalal.Jalal berkata kepada maan singh kita harus mencari tahu kekuatan musuh kita. Sinopsis Jodha Akbar Episode 321

Jodha berbicara pada dirinya sendiri,dia mengatakan bagaimana cara memberitahu raja Jalal bahwa anak Bakshi Bano bukanlah bayi laki-laki, tetapi bayi perempuan.Salima datang ke sana dan terkejut mendengarkan perkataan Jodha.Salima bertanya apa itu benar,ratu Jodha ?.

Jodha menjawab ya, Bakshi Bano berbohong kepada semua karena Sharifudin ingin memiliki bayi laki-laki dan Bakshi Bano merasa takut untuk mengatakan kepadanya bahwa itu bayi perempuan lalu dia berbohong.Salima berkata kita harus memberitahukan semua.Jodha berkata tidak, aku telah berjanji pada Bakshi Bano.Salima berkata Janji tidak penting ketika ini tentang masa depan dan dia memberi janji kepadamu, bukan aku, kita akan mengatakan yang sebenarnya pada yang mulia, pikirlah jika orang mengetahui kebenaran ini maka mereka akan menertawakan yang mulia.

Jodha dan Salima pergi untuk mengatakan yang sebenarnya pada Jalal.prajurit mengatakan raja Jalal tidak dalam istana.-Salima berkata Sekarang, kita harus memberitahu ibu Hamida.Salima mengatakan kebenaran tentang anak Bakshi Bano pada Hamida,Hamida tampak kaget dan berkata apa !!, dia adalah seorang gadis, bukan anak laki-laki seperti yang dibilang Bakshi Bano?.
Salima meminta ratu Jodha untuk menceritakan secara detail bagaimana dia bisa tahu hal itu.,Jodha menceritakan segalanya,ratu ruq berkata Kau tahu kebenaran dan Kau baru mengatakan pada kami sekarang?.
Salima menjawab pertanyaan ruq pada Jodha,dia terikat pada janjinya pada Bakshi Bano.ruq memanggil tabib dan menampar dia, tabib memberitahu padanya yaitu bayi perempuan dan dia berbohong karena ia diperintahkan Bakshi Bano untuk melakukannya..
Hamida berkata ratu ruq biarkan dia, itu bukan kesalahan dia, itu kesalahannya Bakshi Bano.Jodha berkata Bakshi Bano takut karena Sharifudin ingin bayi laki-laki sehingga dia berbohong kepadanya untuk menyelamatkan anaknya.

Bakshi Bano sedang bermain dengan anaknya, Sharifudin datang ke sana. Sharifudin mengambil anak dari ayunan,Bakshi Bano bertanya di mana kau akan pergi sehingga mengambil anak kita?.Sharifudin berkata ini sudah dua hari sejak ia lahir dan kami tidak melakukan khatna (Di khitan, ritual anak laki-laki muslim).
Bakshi Bano terkejut bahwa Sharifudin akan mengetahui kebenaran,ia berkata kepada Sharifudin tolong dengarkan aku.shairf tak mendengarkan perkataan Bakshi Bano dan pergi dari sana dengan membawa anaknya.Bakshi Bano berkata Badai akan datang ketika Sharifudin mengetahui yang sebenarnya.

Hamida menegur tabib bahwa dia harus memberitahunya.Bakshi Bano berdoa di kamarnya,Allah tolong menyelamatkan anakku, jika Sharifudin mengetahui kebenarannya maka dia akan membunuh anakku dan aku.Bakshi Bano menangis, Hamida dan ratu lain datang ke kamar Bakshi Bano,Hamida berkata aku tidak mengharapkan ini dari mu.

Sharifudin membawa anaknya pada imam.imam berkata anakmu sangat lucu, imam memberikan anak ke tabib untuk melakukan khatna (Khitanan) pada anak Sharifudin.Tabib melepas kain anak Sharifudin dan berkata Tuhan, aku tidak mengharapkan ini darimu.
Sharifudin berkata kepada tabib mengapa kau marah pada ku, aku hanya memintamu untuk melakukan khatna anak ku?.tabib mengatakan bagaimana kau bisa bercanda dengan ku seperti ini, ini bukan bayi laki-laki, tetapi bayi perempuan.Sharifudin tidak percaya ini dan dia marah.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *