by

Inilah Sinopsis Jodha Akbar Episode 315

-Debroo-180 views

Debroo.com – Inilah Sinopsis Jodha Akbar Episode 315. Pada Episode 314 Sebelumnya, raja jalal mencari ratu jodha di kamarnya namun tidak ada. Kemudian mencari ratu ruqaiya dan ratu salima, mereka juga tidak ditemukan, hal ini membuat jalal bingung, namun rahim memberitahu jalal jika para ratu istimewa sedang menyiapkan yashn(perayaan) untuk yang mulia raja jalal. Nah, pada episode kali ini, menceritakan keromantisan Raja Jalal dan Ratu Jodha, Dimana Sang Raja selalu dibuat penasaran oleh Sang Ratu.

Inilah Sinopsis Jodha Akbar Episode 315

Sinopsis-Jodha-Akbar-Episode-315-2
Pertemuan kecil keluarga kerajaan agra sedang berlangsung,Raja Jalal sedang menikmati makan siangnya. Ia memberi isyarat pada ratu Jodha supaya duduk di dekatnya namun ratu Jodha menolak dengan memberi kode pada yang mulia raja jalal untuk meminta pengertian Jalal karena ratu jodha tidak ingin Jalal memberikan perhatian istimewa di depan semua keluarga. Ratu Jodha berkata pada Ratu Salima jika dia yang akan melayani Rahim sedangkan Ratu Salima melayani Jalal, Ratu Jodha menyuapi Rahim makanan. Kemudian Rahim pergi dari sana, Ibu Ratu Hamida mendekati Ratu Jodha dan berkata, jika pertemuan keluarga seperti ini sangat bagus, mendekatkan dan kebersamaan sebuah keluarga terikat di acara makan siang, Raja Jalal tampak senang namun di dalam hatinya dia sangat terluka oleh perbuatan Maham Anga, Ibu Ratu Hamida berkata terkadang dia ingin melakukan sesuatu di mana Jalal bisa melupakan semua rasa sakitnya.
Beberapa orang laki-laki menemui Atgah dan berkata ingin menyampaikan pesan pada Raja Jalal. Atgah meminta mereka untuk berkata kepadanya namun mereka keberatan. Atgah berkata jika itu merupakan prosedur di istana agra. salah satu dari pria itu berkata jika mereka dijanjikan koin emas jika menyampaikan satu pesan penting tersebut. Pesan supaya Raja Jalal datang ke hutan. Atgah berpikir tentang pesan tersebut.
Sementara itu Raja Jalal mendekati Ratu Jodha dan berkata: “Akhirnya aku bisa bersamamu lagi, kau selalu sibuk. aku selalu ada di depanmu.Tapi tidak pernah khusus memberiku waktu secara pribadi.
Sinopsis-Jodha-Akbar-Episode-315-3
Ratu Jodha menatap Raja Jalal dan berhenti di dekat Ratu ruqaiya yang sedang bermain catur sendirian, jodha berkata pada ratu ruqaiya: “yang mulia raja ingin bermain catur denganmu, kau sangat handal dalam permainan catur.
Ratu Ruqaiya tersenyum bahagia, ratu jodha lalu berkata kepada Jalal: “maafkan aku yang mulia raja, karena aku sangat mengantuk, aku ingin tidur dulu“.
Raja jalal memberi isyarat lagi untuk bersamanya, tapi lagi-lagi ratu jodha menolak dan ratu jodha pergi dari sana.
Jalal menatapnya dengan gemes. Kemudian Jalal bermain catur dengan Ruks.
Jodha melihat mereka dan berpikir : “dengan sibuk bermain catur, Jalal bisa melupakan Maham“.
Ratu Jodha memandangi mereka yang sedang asik bermain catur, lalu ratu jodha menutup matanya kemudian berdoa : “semoga yang mulia raja baik-baik saja,”
Saat ratu jodha membuka mata dan melirik ke arah raja jalal dan ratu ruqaiya, Ratu Jodha terkejut, ternyata mereka sudah tidak ada ditempat. Jodha merasa bingung dan mulai tengak-tengok mencari, disaat kebingunganya itu, ternyata raja jalal sudah berada di belakang ratu jodha, Raja Jalal berkata : “kau sedang mencariku ratu jodha?”,
Sontak Ratu jodha kaget dan tampak malu, kemudian jalal berkata : “kenapa kau pergi ratu jodha ?“.
Ratu Jodha menjawab : “Aku tidak mau terlihat buruk di depan istrimu yang lain, kau harus meluangkan waktu mu bersama mereka juga.” (ratu jodha sangat baik dan toleransi juga).
Raja Jalal berkata : “aku sudah berbagi waktu dengan istriku yang lain, tapi denganmu belum“.
Kemudian jalal memegang tangan ratu jodha. Ratu Jodha berkata : “Aku tidak mau, kau harus pergi ke kamar ratu Salima, dengarkarkan puisi ratu salima, saat ini aku sudah mengantuk..“.
Jalal menggoda jodha namun jalal berkilah, jalal pun akhirnya menyerah dan berkata : “baiklah, aku akan kesana tapi setelah itu aku akan datang menemuimu“.
Sinopsis-Jodha-Akbar-Episode-315-4Di Malam Hari, Raja Jalal sudah tidak sabar menemui ratu jodha, pelayan memberitahu ratu jodha jika yang mulia raja jalal ingin bertemu dengan ratu jodha. Ratu Jodha berkata : “yang mulia raja datang begitu cepat“.
Raja Jalal masuk ke kamar jodha, dan berkata : “ratu jodha, Aku sudah bertemu dengan Atgah khan, Munim khan, todar mal, Maan singh, aku juga sudah bertemu ratu ruqaiya untuk bermain catur dan sudah mendengarkan puisi ratu, aku juga sudah menyelesaikan doa-doaku, dan sekarang aku mau di sini menghabiskan waktu bersamamu“.
Ratu Jodha menyahut : “tidak kau belum melakukan tugasmu semua“,
Melihat Jalal tampak keheranan, Jodha berkata kembali : “Kau belum menemui ibu ratu hamida, kau harus keruangan ibu ratu Hamida dan mendengarnya membaca Alquran.
Raja Jalal Protes : “Aku sudah melakukan semuanya“.
Jodha menyela : “Tapi kau harusnya bermain catur lebih lama dengan ratu ruqaiya, waktumu sangat sedikit, kalau tak kau lakukan maka kau kehilangan waktumu bersamaku sekarang,
Raja Jalal menutup mulut Jodha dengan jemarinya, melarang jodha berbicara terus. Jalal menatap Jodha dengan tatapan penuh arti, menatap romantis, kemudian tersenyum.
Jalal berkata : “Sekarang aku tahu apa yang kamu lakukan, kau membuat jarak sendiri denganku“.
Setelah itu Jalal hendak pergi, namun jodha langsung bertanya : “kau mau kemana yang mulia raja jalal ?“,
Jalal menjawab : “aku punya beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan“.
Ratu Jodha terdiam dan khawatir dengan sikap perubahan raja jalal, ratu jodha merajuk dan berkata : “Tapi katamu kau ingin menghabiskan waktu denganku“.
Raja Jalal berkata :”Mungkin kau juga punya beberapa pekerjaan, dan aku tidak mau menggangumu“.
Ratu Jodha menjawab : “Tidak, aku ingin bersamamu yang mulia“.
Raja Jalal pun berkata : “kau ini aneh ratu jodha, saat aku berkata ingin menghabiskan waktu denganmu, tapi kau malah memintaku pergi, dan sekarang saat aku mau pergi, kamu menghentikanku, Rahim berkata benar sangat sulit memahami pemikiran perempuan terutama dirimu.
Ratu Jodha berkata : “Jika yang mulia mau mencoba maka itu tidak akan sulit bagimu“,
Raja Jalal menarik jodha dalam pelukannya.
Lanjut Halaman Berikutnya –>

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *