by

Gilee Broo, Komisi E DPRD DKI Jakarta Selipkan Anggaran Pengadaan AC di BLUD Rumah Sakit Tarakan Sebesar Rp 27 Miliar

-Debroo-68 views

Gilee Broo, Komisi E DPRD DKI Jakarta Selipkan Anggaran pengadaan AC di BLUD Rumah Sakit Tarakan Sebesar Rp 27 Miliar
Gilee Broo, Komisi E DPRD DKI Jakarta Selipkan Anggaran pengadaan AC di BLUD Rumah Sakit Tarakan Sebesar Rp 27 Miliar

Debroo.com. Belum selesai permasalahan tentang Anggaran Siluman pengadaan UPS untuk Sekolah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI ternyata juga mengganggarkan Rp 27 miliar dalam Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Tarakan.
Seperti yang dilansir dari Kompas.com. Anggaran untuk pengadaan AC di salah satu blok di Rumah Sakit Tarakan, dinilai sangat tidak masuk akal. Anggaran tersebut tertera dalam RAPBD DKI Jakarta tahun anggaran 2015 versi DPRD DKI hasil pembahasan Komisi E.
Anggaran Pengadaan AC itu terdapat pada halaman ke 17 dari total 164 halaman. Dalam halaman 17 itu, pengadaan barang dan jasa yang satu-satunya tidak memiliki kode kegiatan hanya pengadaan AC di Rumah Sakit Tarakan ini.
Di lembar tersebut, tertulis “Pengadaan AC Chiler Blok B RS Tarakan” dan nominal di kolom hasil pembahasan Rp 27.000.000.000.
Smentara itu, ada banyak pengadaan untuk BLUD selain BLUD Rumah Sakit Tarakan, yaitu BLUD Rumah Sakit Koja, Pasar Rebo, dan UPT Stadion Lebak Bulus.
Pengadaan yang memiliki nomor kegiatan juga memiliki nominal yang lebih besar, seperti anggaran untuk peningkatan operasional layanan umum di BLUD Rumah Sakit Koja sebesar Rp 180 miliar lebih.
Hasil pembahasan untuk pengadaan tersebut ditandatangani di Jakarta pada tanggal 27 Januari 2015 oleh pimpinan Badan Anggaran dan pimpinan Komisi E DPRD DKI.
Pimpinan Badan Anggaran adalah Mohamad Taufik yang juga adalah Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Sedangkan pimpinan Komisi E terdiri dari Ketua Pantas Nainggolan, Wakil Ketua Ashraf Ali, dan Sekretaris Fahmi Zulfikar.
Akankah Masyarakat DKI diam saja? melihat ketimpangan ytang terjadi di DPRD DKI yang sepantasnya adalah wakil Rakyat, tapi justru menikam rakyat.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *