by

Meski Diteriaki, Honda City Malah Ngebut Seret Mahasiswa sampai ke TOL

-Debroo-61 views

Debroo.com – Saat Warga mengetahui ada kendaraan yang menyeret seseorang, Mereka hanya bisa meneriaki Bobil tersebut. Bukanya berhenti, Honda City D 1347 UI yang dikemudikan Yana dan teman wanitanya malah tancap gas. Korban yang diketahui bernama Firman Hidayat (21) terseret hingga 30 km. Tubuh korban menggantung di kolong dengan kondisi mobil melaju hingga kecepatan 120 kilometer/jam.
identitas-mahasiswa-upi-yang-terseret-mobil
Peristiwa ini bermula saat motor Yamaha Vega D 6024 SJ yang dikemudikannya hendak menyalip Honda City milik Yana dari arah kanan. Rupanya, secara tiba-tiba ada motor yang belum diketahui identitasnya menyenggol motor Firman.
“Akhirnya korban tersebut membanting kendali ke kiri dan terjatuh hingga akhirnya masuk ke kolong Honda City,” kata Kapolres Cimahi, AKBP Erwin Kurniawan, saat ditemui wartawan di Mapolres Cimahi Sabtu (28/2).
Peristiwa yang terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 23.00 WIB ini terjadi di Jl Kebon Kopi tepatnya di depan Masjid Al-Muhajirin. Sebenarnya, kata Erwin, Yana sepertinya tahu ada yang masuk di kolong mobilnya dan sudah diminta warga untuk berhenti. Tapi dia tetap melaju.
Honda-City-seret-mahasiswa
“Diduga sopir tahu, memang ada yang masuk kolong. Warga minta memberhentikannya. Tapi tidak henti dan malah menambah kecepatan. Dalam situasi panik. Tersangka atas Yana dan teman wanitanya menembus pintu Tol Pasirkoja tanpa tiket dan membawa lari (korban),” tambahnya.
Diduga, penyebab korban terseret karena jaket yang dikenakannya menyangkut. Dia baru mau berhenti setelah diminta sopir bus yang melihat ada seseorang terseret di bawah mobil berwarna silver itu.
“Jaketnya nyangkut dan diperkirakan sampai menjelang berhenti di 116 Km dekat Tol Cikamuning diminta diberhentikan oleh bus. Oleh kernet bus disuruh berhenti karena menyaksikan sosok di bawah mobil city. Sampai 30 km terseretnya. Karena dari Kebon Kopi itu sekitar 7 Km hingga pintu Tol Pasirkoja. Dan Pasirkoja ke tempat terakhir sampai 30 Km,” jelas Erwin.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *