by

Rilis Video Kamp Pelatihan Militer Anak-anak, ISIS Kembali Hebohkan Dunia

-Debroo-50 views
ISIS Rilis Video Kamp Pelatihan Militer Anak-anak
ISIS Rilis Video Kamp Pelatihan Militer Anak-anak

Debroo.com. Rilis Video Kamp Pelatihan Militer Anak-anak, ISIS Kembali Hebohkan Dunia. Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kembali menghebohkan dunia, dengan merilis video propaganda ke dunia maya. Kali ini bukan video pemenggalan, melainkan video yang berisi kamp pelatihan militer untuk anak-anak.

Video ISIS terbaru itu memperlihatkan puluhan anak sedang menghadiri sebuah kamp pelatihan bernama Al Faruq di kota Raqqa, Suriah.

Video Kamp Pelatihan Militer Anak-anak ISIS itu berdurasi sembilan menit dan diunggah pada Senin (23/2/2015) itu memperlihatkan puluhan anak mengenakan pakaian kamuflase khas militer. Mereka berdiri dalam formasi rapi, mendengarkan komando seorang anggota ISIS.

Video ISIS itu menyorot baris demi baris anak-anak yang mengenakan seragam militer dan bandana hitam yang memuat lambang kemiliteran ISIS dengan diiringi musik tradisional Arab. Sebagian dari anak-anak dalam video ISIS tersebut terlihat mengikuti instruksi saat berolahraga, dan sebagian lainnya terlihat memegang bendera.

ISIS secara terang-terangan menampilkan rekrutmen anak-anak untuk dilatih dengan ilmu perang dan menggunakan senjata, hal itulah yang dikecam banyak negara, karena secara internasional menggunakan anak-anak dalam perang adalah sebuah kejahatan.

Sejumlah foto yang diunggah ke dunia maya menampilkan anak-anak membawa senjata, dan bahkan membawa kepala para tahanan ISIS yang dipenggal.

ISIS bahkan dikabarkan merekrut anak-anak di bawah usia 15 tahun untuk cuci otak. Mereka dilatih menggunakan senjata api, bahkan diajari cara memenggal manusia dengan menggunakan boneka.

“ISIS mengajari anak-anak itu menggunakan AK-47. Mereka menggunakan boneka untuk menunjukkan cara memenggal kepala orang. Mereka kemudian memaksa anak-anak menyaksikan pemenggalan, dan terkadang memaksa anak-anak itu menenteng kepala yang sudah dipenggal,” ujar seorang pejabat Irak.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *