by

Tips Agar Selamat Dari Kecelakaan Pesawat

-Debroo-47 views

Tips Selamat dari Kecelakaan Pesawat
Tips Selamat dari Kecelakaan Pesawat

Debroo.com. Tips Agar Selamat Ketika Terjadi Kecelakaan Pesawat. Tak ada satupun manusia yang ingin berada dalam sebuah insiden, apalagi dalam insiden kecelakaan pesawat yang hampir bisa dipastikan sangat minim yang bisa selamat, jika kecelakaan itu parah.
Namun, setidaknya kita juga harus mengerti tips agar selamat ketika terjadi kecelakaan pesawat dan kita berada dalam situaso tersebut.
1. Menyimak dengan Baik
Pramugara dan pramugara selalu memberikan peragaan keselamatan di dalam pesawat, nah sadarkah kita, bahwa sebagian orang sering tidak menyimak, padahal ini adalah cara untuk menghapal dan mmebentuk nalar serta kewaspadaan kita. menjadi kunci.
Selain itu, kita juga sering tidak membaca petunjuk keselamatan yang tersedia di bangku. Namun, para pakar menyebut kita punya peluang besar untuk selamat jika bisa mengetahui letak pintu keluar dan perlengkapan darurat seperti jaket pelampung dan masker oksigen.
Namun jika kita tidak pernah memperhatikan, dan menyimak dengan baik ketika peragaan keselamatan niscaya ketika terjadi kecelakaan pesawat kita akan bingung.
2. Kondisi Bada harus Bugar
Untuk ikut dalam penerbangan, Kita harus berada dalam kondisi terbaik jika ingin selamat dalam sebuah kecelakaan pesawat. Bersikap waspada dan cepat bisa menempatkan kita pada posisi terbaik untuk menyelamatkan diri. Dan bertubuh langsing bisa membantu kita keluar dari celah-celah sempit.
3. Bersikap Egois itu perlu
Kita wajib menggunakan masker oksigen terlebih dulu. Saat tekanan di dalam kabin menurun, level oksigen di udara bisa sangat berkurang sehingga seorang penumpang bisa tak sadarkan diri dalam waktu 20 detik.
Inilah sebabnya awak kabin menasihati kita agar lebih dulu memakai masker sebelum memakaikan kepada anak atau rekan kita.
4. Berpakaian Sederhana
Hindari pemakaian bahan pakaian yang mudah terbakar seperti polyesters atau nilon. Pilih bahan katun atau wol. Pasalnya, ada kemungkinan kebakaran dalam pesawat yang jatuh. Dan pastikan kita memakai sepatu yang datar, bukan bertumit tinggi. Sandal juga dianggap bisa memperlambat kita dalam kondisi darurat.
Para pakar juga menyarankan agar kita tak membuka sepatu dalam penerbangan karena saat kecelakaan, serpihan-serpihan di lantai bisa menghambat kita keluar dari pesawat dengan cepat lantaran bertelanjang kaki.
5. Hiraukan Barang Bawaan Kita
Menurut survei Dewan Keselamatan Transportasi Nasional, 68 persen penumpang dalam kecelakaan pesawat tewas karena kebakaran yang terjadi setelahnya bukan karena cedera saat pesawat jatuh.
Dengan hanya tersedia waktu sekitar 90 detik untuk keluar dari pesawat sebelum api muncul, kita akan bisa bergerak lebih cepat tanpa barang bawaan atau tanpa menarik penumpang lain.
6. Duduk di Dekat Pintu Keluar
Kita harus mengingat di mana letak pintu keluar dan menghitung berapa barisan dari tempat duduk kita. Idealnya kita duduk di dekat pintu keluar. Semakin dekat dengan pintu keluar, semakin besar peluang kita untuk selamat.
7. Pilih Kelas Ekonomi
Tempat duduk bisa berdampak terhadap besarnya peluang untuk selamat. Meski di kelas-kelas utama kita bisa menikmati berbagai layanan istimewa, akan lebih aman bagi kita untuk duduk di kelas ekonomi. Ini kesimpulan dari penelitian dalam menumpang pesawat Boeing 727.
Para peneliti melakukan eksperimen di mana mereka menjatuhkan pesawat dengan penumpang boneka di gurun Sonaran di Meksiko. Dalam eksperimen ini, 11 baris tempat duduk pertama yang biasa digunakan untuk kelas yang lebih mahal, hancur saat pesawat jatuh.
Para peneliti ini kemudian menyimpulkan, tak ada penumpang kelas satu yang selamat dalam kecelakaan pesawat itu, tapi 78 persen penumpang lainnya berpeluang selamat. Jadi, peluang selamat semakin besar dengan tempat duduk yang lebih ke belakang.
8. Lakukan Posisi Mendekap Lutut
Dalam eksperimen yang sama, para pakar melakukan tiga boneka berbeda dalam tiga posisi berbeda untuk melihat dampak yang dialami dalam sebuah kecelakaan.
Yang pertama adalah posisi mendekap lutut (brace position) yang klasik sambil memakai sabuk keselamatan. Yang kedua menggunakan sabuk keselamatan tapi tidak dalam posisi mendekap lutut. Dan, yang terakhir tak menggunakan sabuk keselamatan dan tak dalam posisi mendekap lutut.
Hasilnya, boneka yang dalam posisi mendekap lutut bisa selamat dalam benturan yang terjadi. Boneka yang tidak dalam posisi itu bisa mengalami cedera kepala serius sementara boneka yang tak memakai sabuk keselamatan bakal tewas.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *