by

Awas, Ayam Kalkun Beku itu Beracun

-Debroo-68 views

Cairan Ayam Kalkun beku beracun
Debroo.com – Diketahui, Ayam kalkun beku biasanya disimpan di garasi atau gudang atau bahkan di kamar mandi, agar suhu tetap terjaga. Ratusan ribu keluarga bisa terkena racun karena Cairan yang dihasilkan dari tubuh kalkun yang membeku. Mungkin hanya seperempat kalkun yang mengalami proses pencairan dengan higienis.
Ayam kalkun adalah olahan masakan yang menjadi masakan spesial Natal. Namun para ahli memperingatkan akan bahaya cairan air dari kalkun beku. Pasalnya Anda dan keluarga bisa keracunan saat menyantapnya.
Badan Standar Makanan di Inggris mengungkap, hampir 70 persen orang-orang memilih kalkun yang tidak higienis, yang tersimpan di kamar mandi, garasi atau gudang ketimbang memilih kalkun yang tersimpan di dalam lemari es.
Badan Standar Makanan memperingatkan kepada masyarakat supaya lebih teliti dalam memilih ayam kalkun. Jika para penjual menyimpan kalkun di tempat yang bukan seharusnya, banyak kemungkinan terjadi penyebaran bakteri berbahaya seperti, campylobacter yang menimbulkan keracunan sampai kematian.
Natal tahun lalu ada lebih dari 3.000 kasus keracunan yang disebabkan oleh campylobacter di Inggris dan Wales. Bakteri tersebut biasanya bersarang pada usus kalkun. tapi ternyata studi terbaru menemukan tujuh dari 10 kalkun bakteri tersebut ditemukan pada bagian kulit.
“Jadi jika Anda memastikan bahwa kalkun yang dicairkan dengan aman dan dalam waktu yang baik, Anda dapat menikmatinya dengan aman dan senang,” ungkap Kevin Hargin, kepala Badan Standar Makanan seperti dikutip dari Dailymail.
Kevin juga memberitahu cara menyimpan kalkun yang baik adalah di lemari es, ditutup dengan kemasan asli, atau dalam wadah yang ada di dalam lemari es agar terhindar dari kontaminasi silang. Jika kalkun tidak dicairkan secara menyeluruh, dan tidak memasaknya dengan benar, bakteri akan bertahan di suhu panas saat dimasak.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *