Sinopsis Chandra Nandini Episode 35 – Nandini Tahu Siapa Vishaka Sesungguhnya

Debroo.net. Sinopsis Chandra Nandini Episode 35 – Nandini Tahu Siapa Vishaka Sesungguhnya. Chandra berada di kamar dan tengah bersiap2. Nandini masuk dan berbicara dengan ketus mencelanya karena kedekatannya dengan Vishaka meski sudah memiliki 2 istri. Chandra mendekat padanya dan membelai wajahnya

Sinopsis Chandra Nandini Episode 35
Sinopsis Chandra Nandini Episode 35

Nandini lalu beranjak menjauh tapi Chandra memanggilnya dan kembali mendekat padanya lalu bertanya apakah dia masih menjadi istrinya sembari membelai wajahnya lagi dan memegang tangannya. Nandini mengatakan sesuatu.

Chandra memegang pinggangnya dan membelai wajahnya lagi tapi kemudian mendorongnya hingga jatuh tersungkur, Chandra lalu menghardiknya, “jangan berani2 mendekat padaku dan jangan coba2 mengendalikanku !!” . Chandra lalu beranjak pergi dan Nandini terlihat sedih.

Gautami dan putri raja (Vishaka asli) yang disekap Padmananda mendatangi kuil dewa Siwa untuk melakukan pooja, prajurit2 Padmananda berada disekitar dan menyamar untuk mengawasi mereka. Diam2 Gautami berbicara dengan Vishaka asli

Chanakya sendiri menyamar menjadi seorang pengemis lalu mendekati Gautami dan Vishaka asli. Vishaka asli mengusirnya tapi Chanakya mengatakan bahwa dirinya adalah Chanakya dan Chanakya bertanya mengapa dia memanggilnya.

Gautami pun memberitau bahwa putri raja disebelahnya adalah Vishaka yang asli dan Padmananda mengirim orang lain untuk menghabisi Chandra. Chanakya menyuruh Gautami memberitau Nandini secara langsung karena dirinya tidak bisa menemui Chandra dengan mudah

Chanakya berkata bahwa dirinya akan mengalihkan perhatian Padmananda agar dia bisa pergi memberitau Nandini. Prajurit Padmananda menghardik Gautami dan membawanya pergi.

Chandra tengah berbicara pada mentri2nya. Lalu Chandra menanyakan keberadaan mentri keamanan (mentri yang di habisi oleh Vishaka), salah satu mentri menjawab bahwa mentri yang dimaksud tidak hadir hari ini.

Nandini masuk ke ruangan perpustakaan dan teringat akan tato ular dikaki Vishaka, Nandini mencari2 buku yang bisa memberinya petunjuk mengenai tato tersebut dan Nandini menemukan penjelasan yang dicari tapi kemudian Nandini melihat seseorang melintas dan Nandini mengejarnya tapi karena kehilangan jejak

Nandini kembali pada buku temuannya dan melihat penjelasan tentang ular tadi sudah ada yang merobeknya. Nandini lalu berjalan pergi dan tersandung, dia terjatuh disebelah jasad mentri yang dibunuh Vishaka. Nandinipun menjerit ketakutan.

Chandra, Nandini, tabib dan seorang menteri berkumpul mendengar penjelasan tabib bahwa mentri tersebut terkena racun akibat gigitan ular. Nandini memandang lukanya dan teringat Vishaka serta ucapan Chanakya bahwa Padmananda mengirim seseorang untuk menghabisi Chandra dan Bindusara.

Chandra tengah bersiap2, Nandini muncul dan Chandra menyuruhnya mengikat mahkotanya karena mengira dia adalah pelayan. Nandini melakukannya dan melamunkan masa lalunya (kilas balik saat Chandra meminta bantuan Nandini mengikat mahkotanya dan Nandini membuat mahkota Chandra semakin tak karuan, Chandra mentertawakannya dan kemudian Chandra terpeleset, Nandini pun ikut terjatuh dan menimpa Chandra).

Saat Nandini memasang perhiasan mahkota, Chandra baru menyadari bahwa Nandini yang ada dihadapannya. Chandrapun menegurnya dan hendak beranjak pergi tapi Nandini menghentikannya dan berkata ingin berbicara dengannya, Nandini menceritakan semua tentang Vishaka dan racun ularnya. Chandra pun menegurnya lalu memanggil pelayan dan memberi perintah agar memanggil mentrinya.

Nandini hendak beranjak pergi tapi Chandra menghentikannya dan memperingatkannya. Diam2 Vishaka melihat mereka dari ambang pintu, Vishaka pun bergumam dengan marah bahwa dirinya harus menghentikan Nandini.

Baca Juga :  Sinopsis Chandra Nandini Episode 16 - Apakah Nandini Miliki Kepribadian Ganda?

Mentri mendatangi Chandra dan Chandra menanyakan alasan dibalik kematian mentri keamanan. Vishaka kembali mencuri dengar pembicaraan mereka dan tersenyum, mentri beranjak pergi dan Chandra pun kembali menegur Nandini. Nandini pun membalas bahwa dirinya adalah ibu Bindusara dan akan selalu melindunginya.

Chandra berkata bahwa dia tidak punya hak memanggil Bindusara sebagai anaknya. Nandini membalas kalau Dhurdhara yang memberinya hak tersebut lalu Nandini beranjak pergi.

Amartya berbicara dengan Padmananda mengenai Vishaka. Prajurit datang memberitau kedatangan Chanakya, Chanakya lalu dibawa masuk dan berbicara dengan mereka mengenai beberapa pasukan yang sudah disiapkannya. Amartya meminta Padmananda mempercayai Chanakya. Chanakyha pun berpikir bahwa kini Gautami akan memiliki waktu untuk memberitau Nandini.

Vishaka mendatangi Bindusara sambil membawa peti nya. Lalu Vishaka membukanya dan membiarkan ular2 didalamnya bergerak mendatangi ayunan Bindusara. Sementara Chandra dan mentrinya tengah berjalan di koridor, mereka lalu mendengar teriakan Vishaka. Chandra pun bergegas ke kamarnya.

Vishaka pura2 panik dan mengambil Bindusara dari dalam ayunan, ular2 itu lalu mengelilingi Vishaka. Chandra masuk kedalam di ikuti oleh Nandini. Chandra lalu berhasil mengusir ular2 tadi menggunakan pedangnya.

Nandini mengambil Bindusara dari gendongan Vishaka, Vishaka lalu memeluk Chandra dan mengatakan bahwa dirinya sangat takut dan tidak tau darimana ular2 itu berasal. Chandra memberi perintah pada sang mentri lalu menegur keteledoran Nandini karena meninggalkan Bindusara dan kemudian menyuruh Vishaka mengambil Bindusara dari pelukan Nandini.

Gautami menemui Vishaka asli dan berkata bahwa mereka harus memulai sekarang sandiwara mereka. Gautami lalu berpura2 pingsan dan Vishaka asli berteriak, prajurit dan pelayan datang. Gautami siuman dan mengatakan bahwa diri nya hanya butuh istirahat.

Gautami lalu berbaring dan meminta Vishaka memakaikan selimut padanya. Setelah prajurit dan pelayan2 pergi, Gautami dan Vishaka mengganti isi tempat tidurnya dengan bantal. Gautami sendiri melarikan diri dengan merobek tenda.

Chandra memarahi Nandini dan membentaknya karena sudah mencurigai Vishaka yang seringkali membantu Bindusara. Nandinipun berkata lain kali dirinya akan berbicara jika mempunyai cukup bukti.

Chandra berkata sudah salah menilainya sebagai wanita yang cerdas dan Chandra menambahkan bahwa dirinya tidak akan membiarkannya menyakiti orang lain lagi kemudian Chandra beranjak pergi dan Nandini menangis karena dengan mudahnya Chandra menyalahkannya untuk segala hal.

Vishaka tengah berbaring lalu seekor ular mendatanginya, Vishaka berbicara padanya bahwa malam ini akan menghabisi Chandra dengan cara meracuninya, Vishaka menambahkan bahwa dirinya akan menggunakan kecantikannya untuk menarik perhatian Chandra lalu Vishaka pun mengkonsumsi racun ularnya.

Nandini tengah bergumam sendiri mencurigai sikap aneh Vishaka, seorang pelayan mendatanginya sambil membawa puding beras dan berkata bahwa puding beras yang dibawanya dibuat khusus untuknya. Pelayan meletakkan nampannya di meja dan beranjak pergi.

Nandini membuka mangkuk disana dan tidak melihat apapun lalu Nandini melihat secarik kertas yang ditempel dibawah mangkuk tersebut, Nandini pun membaca pesan yang menyuruhnya datang ke kuil Dewa Siwa berkaitan dengan Chandra, Nandini menduga itu adalah pesan dari Chanakya.

Baca Juga :  Sinopsis Chandra Nandini Episode 73 di ANTV Jumat 16 Maret 2018

Nandini pun berjalan di koridor sambil menutupi kepalanya dengan selimut dan tetap waspada sementara itu Vishaka palsu tengah bersiap2 merias diri lalu mengambil ularnya didalam kotak dan mengkonsumsi racunnya. Vishaka kemudian berkata bahwa racun tersebut akan mengakhiri Chandra malam ini.

Nandini masih berjalan di koridor dan Apama melihatnya, Apama lalu membangunkan Helena dan berbicara padanya agar melakukan sesuatu. Setelah itu keduanya bergegas mengikuti Nandini sembari menutupi kepala dengan selimut di Sinopsis Chandra Nandini Episode 35.

Chandra tengah berada di kamarnya, Vishaka datang sambil membawa Bindusara dan berbicara pada Bindusara kalau dirinya sudah membawanya menemui ayahnya. Vishaka lalu meletakkan Bindusara di ayunan dan bergerak menghampiri Chandra.

Vishaka menunjukkan goresan di pundaknya dan berkata bahwa Bindusara tidak membiarkannya tidur dan telah menggores pundaknya lalu Vishaka menggenggam tangan Chandra agar memegang lukanya. Setelah itu Vishaka duduk dipangkuan Chandra dan merebahkan kepalanya di bahu Chandra seraya memuji Chandra.

Tiba2 Bindusara menangis, dengan menahan emosi Vishaka beranjak menenangkan Bindusara, Chandra lalu berkata akan segera kembali dan beranjak keluar tapi kemudian terdengar petir menggelegar, Vishaka berlari memeluknya dan berkata kalau dirinya takut sendirian dan meminta ijin Chandra agar di ijinkan tidur di kamarnya.

Chandra menjauhkan Vishaka dan mengiyakan permintaan Vishaka tapi Chandra juga berkata akan tidur di kamar lain, Vishaka pun kembali beralasan merasakan sakit di kakinya. Chandra pun menggendong Vishaka menuju ranjangnya.

Nandini menuju kuil Dewa Siwa, Helena dan ibunya memperhatikan dari kejauhan. Gautami lalu muncul memanggil Nandini dan memberitau segalanya pada Nandini mengenai Vishaka asli dan palsu. Apama dan Helena bertanya2 mengapa Gautami menemui Nandini. Apama lalu berbicara pada Helena bahwa mereka harus mempergunakan hal ini untuk melawan Nandini.

Chandra merebahkan Vishaka diranjang dan Vishaka bersikeras memeluknya. Nandini kemudian datang dan terkejut melihat kedekatan mereka. Nandini lalu berkata dengan sedikit membentak pada Chandra kalau dirinya ingin berbicara.

Chandra balik membentak Nandini karena masuk ke kamarnya tanpa ijin. Nandini mengabaikan ucapan Chandra dan berkata ingin berbicara pribadi dengan suaminya.

Vishaka beranjak pergi tapi Chandra melarangnya dan berkata bahwa Nandini akan berbicara dihadapannya, Vishaka mengatakan bahwa ini pembicaraan pribadi antara suami istri dan Vishakapun beranjak pergi. Nandini lalu berdebat dengan Chandra mengenai Vishaka.

Nandini berkata memiliki bukti bahwa Vishaka yang ada di istana adalah Visahaka palsu tapi Chandra tidak mempercayainya dan bertanya mengapa dia melakukan semua ini. Nandini membalas bahwa dirinya melakukan semua ini karena tidak ingin Magadha kehilangan Raja nya dan Bindusara kehilangan ayahnya

Nandini berpesan pada Chandra bahwa jika dia mencintai Magadha dan Bindusara maka dia harus melakukan pengamatan terhadap Vishaka, kemudian Nandini pun beranjak pergi di sinopsis Chandra Nandini Epiosode 35 ini, so jangan kemana-mana kita lanjut ke cerita Chandra Nandini Episode 36

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *