Sinopsis Chandra Nandini Episode 30 – Chandra Habisi Chapnak yang Hendak Perkosa Nandini

Debroo.net. Sinopsis Chandra Nandini Episode 30 – Chandra Habisi Chapnak yang Hendak Perkosa Nandini. Chandra berbicara pada Nandini agar ikut bersamanya ke Magadha untuk merawat putranya. Nandini menolak dengan alasan tidak bisa keluar dari Kalingga tanpa ijin dari Raja Naresh.

Nandini juga menambahkan bahwa dirinya juga mempunyai suami dan anak yang harus dijaganya juga. Chandra berkata akan menjaga semuanya. Sukanya datang mengajak Nandini pergi. Chandra pun berpamitan.

Sukanya menarik Nandini dan membuat selendangnya terbuka, saat itulah Helena melintas dan melihatnya. Helena pun terkejut dan bergumam bahwa yang telah menyelamatkan Bindusara berarti adalah Nandini.

Nandini berpamitan pada Sukanya lalu bergegas pergi dan Helena mengikutinya. Nandini pulang ke rumah berbicara pada Gautami bahwa mereka harus meninggalkan Kalingga karena akan sangat berbahaya kalau Chandra mengetahui bayi Gautami bukan bayinya tapi tiba2 pintu terbuka dan Helena muncul. Nandini spontan menutupi wajahnya.

Helena berbicara pada Gautami mengenai Nandini dan melirik Nandini yang tidak menatapnya. Helena pun menghampiri Nandini dan membelai anak Gautami lalu mengambilnya dari gendongan Nandini dan berbicara seolah2 Helena menganggap Nandini adalah Chandrika.

Helena lalu kembali berbicara dengan Gautami bahwa bayi itu adalah bayinya dan bukan bayi Chandrika dan jika Chandra mengetahui masih ada keturunan Nanda maka bayi yang tak berdosa itu pasti akan di lenyapkan. Gautami pun memohon pada Helena agar menjauhkan bayinya dari semua hal tersebut.

Helena berkata akan mengabulkan permintaannya dengan satu syarat lalu Helena menghampiri Nandini lagi dan menarik selendangnya, Helena pun bisa menatap Nandini dan berkata pada Gautami bahwa dia harus menyuruh Nandini pergi malam ini juga. Gautami berjanji akan pergi bersama Nandini tapi Gautami memohon agar Helena tidak memberitau Chandra mengenai bayinya. Helena memujinya dan beranjak pergi.

Chandra dan Helena mendatangi aula Kalingga, dan Naresh menyambut mereka. Chandra pun menatap tajam pada Chapnak, Helena lalu menyuruh pelayan mengeluarkan semua hadiah untuk mereka. Naresh mempersilahkan mereka untuk duduk. Lalu hiburan tarian dimulai.

Chandra menatap Chapnak yang asik menggoda para pelayan dengan menyentuh tubuhnya. Chandra lalu menunjukkan pada Naresh mengenai perbuatan Chapnak. Naresh menatap Chapnak dan berkata pada Chandra bahwa hal ini sangat memalukan dan Naresh berjanji akan berbicara pada Chapnak.

Beberapa wanita memuji Helena yang beruntung menjadi ratu Magadha, Helena mendengarnya dan merasa bangga. Chandra sendiri merasakan perasaan yang lain dari biasanya. Sementara Nandini tengah berkemas2, Gautami berbicara padanya menanyakan kemana mereka akan pergi nanti.

Nandini berkata akan memikirkannya dalam perjalanan nanti lalu Nandini terkejut melihat koin kerajaan dan buku2 Sukanya yang masih ada padanya. Nandini pun berniat mengembalikannya tapi Gautami mencegahnya karena takut Helena dan Chandra melihatnya, Nandini bersikeras dan berkata akan berhati2 lalu beranjak pergi.

Chandra masih menikmati tarian yang disuguhkan dan berimajinasi melihat salah satu penari adalah Nandini. Chandra pun berpikir mengapa tidak bisa melupakan Nandini. Imajinasi Chandra menghilang dan Chandra berpamitan pada Naresh lalu meninggalkan aula. Helena pun memperhatikannya dan berpikir untuk tidak mencemaskan keadaan karena malam ini Nandini akan meninggalkan Kalingga.

Chandra melamun di koridor dan menatap bulan, Nandini melintas di sisi koridor yang lain dan suara gelang kakinya bergemerincing. Chandra mendengarnya dan berpikir mengapa dirinya selalu membayangkan Nandini dimanapun dirinya berada.

Chandra meyakinkan dirinya sendiri untuk melupakan Nandini karena dirinya sangat membenci Nandini. Nandiri sendiri berjalan di koridor hadapan Chandra dan mereka berdua tidak saling lihat.

Nandini menitipkan buku Sukanya pada seorang anggota keluarga kerajaan Kalingga, lalu Nandini berbicara pada Sukanya dan Sukanya memeluknya. Nandini berbicara dalam hati meminta maaf pada Sukanya karena harus membohonginya sebab dirinya tidak pernah akan kembali lagi.

Nandini kembali berjalan di koridor hendak pulang tapi Chapnak melintas di belakang Nandini dan bergumam dengan penuh dendam bahwa gara2 Chandrika membuat Chandragupta menghinanya dan Chapnak berniat memberi pelajaran pada Chandrika.

Chapnak kemudian mengikutinya dan berhasil menangkap Nandini, Chapnak lalu menariknya dan menyeretnya pergi. Saat itu seorang pelayan melintas dan melihat tindakan Chapnak, Chapnak pun mengancam akan menghabisinya kalau dia memberitau orang lain dan pelayan itu berlari pergi.

Nandini berteriak meminta tolong, Chandra mendengar suaranya. Chapnak membawa Nandini ke sebuah kamar dan melemparnya ke ranjang. Chapnak kemudian berniat menganiayanya, Nandini berteriak memintanya melepaskannya. Chapnak menarik selendang Nandini dan Chandra yang sudah berdiri ditengah2 pintu dengan penuh amarah menyuruh Chapnak melepaskan Chandrika.

Nandini langsung membalikkan badan mendengar suara Chandra, Chapnak sendiri menghardik Chandra agar segera pergi atau dia akan dilenyapkannya. Chandra mengambil selendang Nandini dan memberikannya tanpa melihat wajahnya lalu Chandra menghardik Chapnak karena berbuat hal yang buruk pada seorang wanita.

Chapnak mengambil pedangnya dan menyerang Chandra. Tapi Chandra berhasil mengelak dan melempar Chapnak, mereka bertarung dan Chandrapun berhasil menghabisi Chapnak dengan melukai tenggorokannya. Chandra lalu mengatakan bahwa pria seperti Chapnak seharusnya tidak boleh dibiarkan hidup.

Nandini bertanya mengapa dia melakukan ini demi dirinya yang hanya wanita biasa. Chandra berkata bahwa semua wanita sama dan memiliki persamaan hak, Chandra menyuruhnya untuk pergi dan berkata akan menangani semuanya. Nandini pun segera bergegas.

Chandra juga kemudian beranjak pergi dan saat berjalan di koridor seorang prajurit memberitau bahwa penculik yang mencoba menyerang Bindusara bersembunyi di hutan terdekat.

Gautami cemas menunggu Nandini. Nandini datang dan menangis memeluk Gautami, Gautami bertanya dan Nandini menceritakan apa yang terjadi lalu Nandini mengajak Gautami untuk segera pergi meninggalkan Kalingga. Gautami bersyukur Chandra sudah menyelamatkannya kemudian kereta mereka datang dan Gautami menyuruh Nandini bersiap.

Chandra dan prajurit2nya menuju hutan mencari penculik2 tersebut sementara Nandini dan Gautami membawa barang2 mereka dan meninggalkan desa menggunakan gerobak. Chandra pun melihat penculik2 itu tengah berkumpul di tengah hutan, Chandra memberi aba2 prajuritnya untuk menyerang.

Kedua pasukan saling serang, Chandra mengejar beberapa prajurit yang melarikan diri. Gerobak Nandini melintas ditempat yang sama dan penculik2 itu menghentikannya lalu mengambil bayi Gautami dan digunakan sebagai sandera agar Chandra tidak menyerangnya.

Nandini terkejut melihat Chandra dan langsung menutupi wajahnya dengan selendang. Nandini merebut bayi Gautami lalu mulai menyerang penculik2 tersebut, Chandra membantu dengan menyerang penculik2 yang lain.

Di dalam Sinopsis Chandra Nandini Episode 30 hari ini Nandini berhasil melumpuhkan penculik yang menyerangnya tapi selendangnya terbuka dan Chandra pun terkejut melihatnya sebagai Nandini. Nandini mencium bayi Gautami dan menenangkannya.

Chandra pun terus menatap Nandini dan tersenyum tapi saat teringat Dhurdhara senyum di wajah Chandra pun menghilang. Nandini kembali menutup wajahnya dan kembali ke gerobak. Chandra pun berpikir bahwa Nandini telah mempunyai bayi dan mungkin dia sudah memiliki kehidupan baru.

Istri Naresh menangisi kematian Chapnak yang tidak lain adalah kakaknya dan dia meminta Naresh melakukan sesuatu. Naresh berkata pada mentrinya agar menemukan siapa yang telah melakukan semua ini lalu prajuritnya membawa masuk pelayan yang hendak melarikan diri karena mengetahui apa yang telah terjadi dan pelayan tadi meminta maaf mengatakan bahwa Chapnak terakhir terlihat bersama Chandrika.

Istri Naresh pun berkomentar bahwa itu berarti Chandrika melakukan sesuatu bersama pembunuh Chapnak. Naresh memberi perintah pada mentrinya untuk mengirim orang menemukan Chandrika.

Gerobak Nandini berjalan pergi, Chandra juga tengah memacu kudanya sembari mengingat Nandini dan bayinya, Chandrapun berpikir mengapa dirinya merasa terganggu dengan Nandini sedangkan dirinyalah sendiri yang telah mengusirnya dari Magadha.

Padmananda mencela Malayketu yang selalu gagal. Malayketu mengatakan sudah berusaha sekuat tenaga tapi seorang wanita di kuil menyelamatkan Bindusara. Padmananda menghampiri Malayketu dan menghabisi prajurit yang berdiri disebelah Malayketu dengan pisau cukurnya.

Malayketu berkata bahwa prajurit itu adalah prajurit yang setia dan Padmananda mengatakan bahwa prajurit itu sudah membiarkan Bindusara kabur. Padmananda menyuruh Malayketu melakukan tugasnya dan tidak ingin melihat kegagalannya kali ini. Malayketu berjanji lalu beranjak pergi.

Pasukan Kalingga berhasil menemukan Nandini dan menangkapnya. Gautami pun menangisinya meminta prajurit melepaskan Chandrika karena Chandrika tidak melakukan apapun. Prajurit meminta Gautami tidak ikut campur karena ini sudah menjadi perintah Raja Naresh. Nandini pun menyuruh Gautami pergi membawa bayinya.

Sesampainya di aula, Helena terkejut melihat Nandini yang menutupi wajahnya dibawa masuk oleh prajurit dan bertanya2 apa yang dilakukannya. Naresh lalu bertanya apakah benar dia yang terakhir kali bersama Chapnak. Nandini pun berpikir dan mengakui kalau dirinya yang bersama Chapnak.

Istri Naresh pun berkata bahwa dia pasti mengetahui siapa yang menghabisi kakaknya, Naresh menenangkan istrinya lalu mentri bertanya pada Nandini mengapa dia meninggalkan Kalingga dan siapa yang sudah menghabisi Chapnak. Nandini berpikir dirinya tidak mungkin memberitahu kalau Chandra yang telah menghabisi Chapnak.

Naresh kembali bertanya dan Nandini mengakui kalau dirinya yang melenyapkan Chapnak. Istri Naresh histeris dan bertanya mengapa dia melakukan semua itu, istri Naresh meminta Naresh memberikan hukuman mati pada Chandrika. Helena menenangkannya.

Naresh lalu bertanya sekali lagi. Nandini masih mengatakan hal yang sama. Chandra muncul dan berkata bahwa Chandrika berbohong. Helena dan yang lain terkejut. Chandra masuk dan kemudian mengatakan bahwa dirinya yang menghabisi Chapnak. Helena berpikir apakah Chandra mengetahui kalau Chandrika adalah Nandini.

Naresh mempertanyakan maksud ucapan Chandra. Chandra pun menjelaskan bahwa Chapnak sedang mencoba berbuat tidak senonoh pada Chandrika dan Chapnak harus di lenyapkan hingga tidak ada seorang pun yang akan melakukan hal yang sama seperti itu lagi.

Chandra juga menambahkan bahwa dirinya harus melindungi Chandrika yang sudah menyelamatkan putranya 2x. Naresh berkata bahwa dia sudah melakukan hal yang benar. Naresh juga meminta maaf pada Chandra dan mengumumkan bahwa Chandrika tidak bersalah. Sang istri pun beranjak pergi dengan emosi.

Helena menanyakan keadaan Chandra lalu Chandra menanyakan keberadaan Bindusara, Helena berkata bahwa Bindusara di kamarnya, Chandra lalu berpamitan pada Naresh, Helena bersyukur karena Chandra tidak mengenali Nandini. Chandra melangkah pergi dan bersentuhan dengan tangan Nandini yang terluka.

Chandra pun teringat luka yang sama dengan luka Nandini, Nandini melewatinya beranjak pergi dan Chandra melihat luka dipergelangan tangan Chandrika. Chandra teringat saat Nandini melawan prajurit dan terluka di tangannya.

Chandra pun mengikuti Nandini. Nandini sendiri terburu2 pergi tapi Helena mengejarnya dan bertanya mengapa dia masih berada di istana ini, Helena melihat kedatangan Chandra dan Helena mengubah topik pembicaraan. Chandra lalu bertanya pada Nandini bagaimana dia bisa mempunyai luka tersebut.

Nandini langsung menutupi lukanya. Tiba2 pelayan muncul memberitau Bindusara sedang tidak sehat dan terus menangis, Chandra dan Helena bergegas pergi. Nandini ikut khawatir dan mengejar mereka.

Chandra berusaha menenangkan Bindusara, tabib tengah membuat ramuan. Nandini masuk dan Naresh melihatnya lalu memintanya membantu Bindusara seperti sebelumnya. Chandra juga meminta hal yang sama. Nandini bergegas mengambil Bindusara dari tangan Chandra dan mengobatinya. Helena pun menjadi khawatir. Bindusara kembali tenang dan Naresh serta istrinya pamit pergi di Sinopsis Chandra Nandini Episode 30.

Nandini berbicara pada tabib agar pergi beristirahat dan Nandini hanya meminta baki berisi air lalu tabib dan para pelayan keluar. Nandini kembali menggendong Bindusara, Chandra melihat lukanya dan curiga. Chandra berdiri menghampiri Nandini dan melihat bayangan wajah Nandini di baki air yang dibawa pelayan.

Chandra pun bertanya siapa dia. Nandini menjawab bahwa dirinya adalah Chandrika. Chandra lalu menarik selendang yang menutupi wajah Nandini dan terkejut melihatnya, Chandra pun menyindir bertanya apakah dia tetap mengakui diri sebagai Chandrika.

Helena langsung merebut Bindusara dari tangan Nandini. Chandra kembali teringat kematian Dhurdhara. Chandra lalu bertanya beraninya dia kembali setelah menghabisi ibu sang bayi. Helena menyuruh pelayan memanggil tabib agar memeriksa semua ramuan yang dibuat Nandini karena dia tidak bisa dipercaya. Bindusara menangis dan Nandini hendak menggendongnya tapi Chandra menghalanginya dan menyuruhnya keluar.

Nandini berbicara pada Naresh. Naresh meminta maaf pada Chandrika dan berterimakasih atas bantuannya pada Sukanya selama ini dan juga bantuannya terhadap putra Chandragupta, Naresh mengundang Nandini dan suami serta anaknya untuk hadir dalam acara pernikahan sodaranya besok.

Helena berbicara pada Chandra mempertanyakan mengapa dia tidak mengusir Nandini dari Kalingga, Chandrapun menjawab sebab Kalingga bukan negerinya. Chandra menambahkan agar membiarkan Nandini sebab dia sudah mempunyai keluarga baru. Helena pun berpikir bahwa Chandra tidak mengetahui kalau bayi itu anak Gautami. Helena pura2 mengkhawatirkan Bindusara, Chandra berkata bahwa tidak akan terjadi apa2 pada Bindusara lalu Chandra beranjak pergi.

Gautami terkejut mendengar cerita Nandini. Lalu mereka membahas Bindusara. Nandini juga merasa bingung karena Naresh mengundangnya untuk datang kepesta bersama suami dan anaknya. Gautami pun berkata bahwa dia akan menghadiri acara tersebut, Nandini pun bertanya bagaimana caranya.

Chandra menenangkan Bindusara yang kembali menangis. Chandra melihat ramuan dimeja dan teringat saat Chanakya menuduh Nandini dan teringat ucapan Naresh mengenai Chandrika. Chandra mengambil salah satu ramuan Nandini dan mengoleskannya pada perut Bindusara. Bindusara pun kembali tenang.

Nandini tengah tertidur, dan bermimpi Dhurdhara menemuinya, Dhurdhara menagih janji Nandini untuk selalu menjadi ibu bagi putranya dan meminta Nandini membantu putranya yang tengah sakit atau dirinya tidak akan bisa beristirahat dengan tenang lalu Dhurdhara menghilang. Nandini terbangun dan memanggil2 Dhurdhara.

Pagi harinya saat acara pernikahan berlangsung, seorang raja berbicara pada Chandra mengomentari keberuntungan mempelai wanita karena bisa menikahi lelaki yang dicintainya. Chandrapun menyahut bahwa cinta hanya bisa memberi rasa sakit.

Raja tersebut pun menggoda handra dan berkata bahwa semua orang tau dia mencintai istrinya dan begitu juga sebaliknya, Helena menjawab bahwa dirinya sangat beruntung bisa menjadi bagian dari kehidupan Chandra dan Helena pun memeluk lengan Chandra.

Bagiamana cerita dalam Sinopsis Chandra Nandini Episode 30 yang tayang di ANTV hari ini? Nandini kemudian datang bersama bayi Gautami dan suami palsunya, Chandra Helena melihat mereka. Lelaki itu memeluk bahu Nandini, dan Helena pun senang melihatnya.

Beberapa wanita membicarakan Helena yang begitu beruntung mendapatkan Chandra dalam hidupnya, Nandini dan lelaki tadi menemui Naresh dan Nandini memperkenalkan lelaki tadi sebagai suaminya dan bayi Gautami adalah anaknya. Chandra hanya terdiam berlagak acuh. Helena terkesan mengetahui Nandini bisa mencari suami palsu juga.

Suami palsu Nandini bersikap peduli dan penuh cinta pada Nandini, Chandra yang cemburu hanya bisa menahan diri dan tanpa sadar mencengkeram perhiasannya sendiri hingga tangannya berdarah. Helena terkejut dan bertanya bagaimana tangannya bisa terluka tapi Chandra hanya diam. Sewaktu ritual mengelilingi api suci Chandra membayangkan bahwa kedua mempelai adalah Nandini dan suami palsunya.

Chandra lalu mengatakan pada Helena bahwa asap yang timbul tidak baik untuk Bindusara dan Chandra pun mengambil Bindusara dari gendongan Helena lantas membawanya pergi.

Malayketu mengintai rumah Nandini bersama beberapa preman, Malayketu memberitau bahwa rumah itu adalah rumah Chandrika dan jika waktunya tepat maka mereka harus menculiknya. Malayketu lalu melihat Gautami dan terkejut, Malayketu berpikir apakah Gautami yang menyelamatkan putra Chandra sewaktu di kuil. Malayketu menghentikan preman2nya dan berpikir harus memberitau Padmananda, dan Malayketu pun mengajak preman2 itu pergi.

Helena mendatangi Nandini dan berkata ingin membicarakan Bindusara. Nandini menitipkan bayi Gautami pada suami palsunya dan menjauh bersama Helena. Helena lalu menghina Nandini tentang suami dan anak palsunya. Helena memperingatkan Nandini untuk menjauh dari kehidupannya dan Chandra.

Nandinipun menghina Helena dengan mengatakan bahwa dia begitu dekat dengan Chandra tapi tetap menjadi orang yang merasa tidak aman. Nandini mendengar suara bayi menangis dan berjalan kembali menghampiri bayi Gautami tapi suami palsunya mengatakan kalau bayinya tengah tidur.

Chanakya mendapat info dari mata2nya kalau Padmananda dan Malayketu mencoba menyerang Bindusara, Chanakya menyuruhnya untuk tetap bersama Chandra dan memberinya informasi. Mata2 itu beranjak pergi dan Chanakya berpikir bahwa ini berarti ada beberapa masalah keamanan di Magadha.

Chandra tengah menenangkan Bindusara, Nandini masuk tapi Chandra menghentikannya dan mengatakan kalau dirinya tidak ingin dia melenyapkan bayinya seperti dia melenyapkan ibunya. Nandini mencoba berbicara padanya bahwa selama dia berada bersama Bindusara dirinya tidak akan menyakitinya

lalu Nandini mendekat dan mengatakan bahwa Bindusara memiliki permasalahan dengan pernapasannya dan jika dia mengijinkan dirinya akan membantu. Chandra mengangguk dan membiarkan Nandini memeriksa mulut Bindusara, Nandini menarik seutas rambut yang termakan oleh Bindusara dan mengatakan bahwa itu pasti rambutnya.

Tapi Chandra menyangkal. Nandini berkata bahwa tidak ada wanita yang berambut pendek dan dia kan yang selalu bermain dengan Bindusara, Nandini menyuruhnya berhati2 lain kali.

Lalu Nandini membuat ramuan, Chandra bertanya dan Nandini menjelaskan bahwa tumbuhan dalam ramuan ini hanya tumbuh diKalingga dan Nandini berkata akan mencampurnya dengan susu yang bisa membuat Bindusara lelap sewaktu tidur. Saat akan menyuapkan pada Bindusara dengan spontan Chandra menutupi mulut Bindusara.

Nandinipun meminum sedikit ramuan tersebut untuk menghilangkan kekhawatiran Chandra. Nandini mengatakan bahwa dirinya tidak menambahkan racun didalamnya dan kemudian Chandra membiarkannya menyuapi Bindusara dengan ramuannya. Nandini lantas menggendongnya dan menidurkannya.

Setelah Bindusara tertidur Nandini membaringkannya kemudian Nandini mendekat pada Chandra dan mengambil seutas rambut dari pakaian Chandra dan mengatakan bahwa rambut inilah yang dimakan Bindusara tadi. Nandini berpesan agar dia membersihkan diri dulu sebelum mendekat pada Bindusara. Nandini beranjak pergi tapi terpeleset dan jatuh dipangkuan Chandra. Mereka pun saling tatap. Nandini mencoba bangun tapi kembali terjatuh dipangkuan Chandra.

Istri Naresh melintas dan melihat Chandra Nandini, diapun berpikir bahwa Chandrika benar2 tidak terhormat karena sebelumnya Chandrika mencoba bermain mata dengan Chapnak dan sekarang dengan Chandragupta. Nandini sendiri bergegas bangun dan beranjak pergi di cerita Chandra Nandini Episode 30.

Chanakya tengah berbicara dengan mentri2nya. Chanakya berkata bahwa dirinya ingin semua informasi mengenai keamanan diluar dan setiap keamanan yang terhubung dengan orang2 dikerajaan Magadha, Chanakya juga bertanya mengapa jalan rahasia hanya ditunjukkan pada prajurit Yunani dan bukan Magadha.

Seorang mentri datang mengantar sebuah surat perubahan dan memberitahu bahwa Apama yang membuat perubahan tersebut. Chanakya membacanya lalu membubarkan rapatnya, Chanakya pun berpikir mengapa Apama melakukan hal ini karena hanya raja yang bisa membuat perubahan tersebut.

Nandini mendatangi kembali aula pernikahan, Istri naresh dan Helena menatapnya dengan pandangan tidak suka. Pendeta lalu meminta 5 tamu wanita yang sudah menikah untuk memberkati mempelai wanita. Satu persatu tamu memberkati dan ada yang meminta Nandini melakukannya.

Nandini menghampiri pengantin wanita tapi istri Naresh menghentikannya. Pendeta menanyakan alasannya dan istri Naresh mengatakan bahwa Chandrika bukan kandidat yang baik, istri Naresh menjelaskan kalau Chandrika sudah melenyapkan kakaknya dan sekarang dia bermain mata dengan Chandragupta, Nandini dan Helena terkejut mendengarnya. Helena pun ganti memaki Nandini dan para tamu wanita pun mengusir Nandini.

Istri Naresh menariknya dan menyeretnya keluar lalu mendorongnya, Nandini jatuh menimpa Chandra. Chandra lalu bertanya pada istri Naresh bagaimana dia bisa bersikap kasar pada wanita lain. Chandra memberitau bahwa Chandrika berada dikamarnya karena ingin membantu putranya.

Suami palsu Nandini datang dan mengajaknya pergi karena orang2 itu tidak menghargainya lalu dia menarik Nandini pergi. Chandra pun berharap suami Nandini tidak menganggap Nandini salah seperti pemikiran yang lain.

Dikamar, Chandra menegur Helena karena menganggapnya memihak Nandini. Chandra menjelaskan bahwa Chanakya selalu mengajarinya untuk menghargai seorang wanita bahkan meski wanita itu adalah Nandini. Chandra menambahkan bahwa dirinya tetap tidak akan memaafkan Nandini atas apa yang telah dilakukannya pada Dhurdhara.

Helena memeluknya dan meminta maaf karena sudah salah paham. Chandra menjauh dan mengatakan bahwa dirinya tetap tidak akan memberinya hak sebagai seorang istri lalu Chandra beranjak pergi. Helena tidak peduli dengan ucapan Chandra karena baginya yang penting Chandra membenci Nandini.

Gautami memberikan uang pada suami palsu Nandini. Lelaki itu mengatakan agar memanggilnya kembali jika membutuhkannya lalu dia beranjak pergi. Nandini sambil menangis berbicara pada Gautami bahwa dirinya bahagia dengan hubungan Chandra dan Helena.

Gautami lalu berkata bahwa dirinya tidak melihat kebahagiaan di wajahnya karena sampai hari ini dia masih mencintai Chandra dan ingin bersamanya, Nandini membantah dan berkata tidak ingin bersama dengan lelaki yang tidak mempercayainya dan yang telah berpikir dirinya melenyapkan Dhurdhara.

Chandra menyamar mendatangi sebuah ashram di malam hari dan mencari2 keberadaan Nandini karena menteri mengatakan Chandrika tinggal disini. Chandra melihat suami palsu Nandini tengah asik minum bersama teman2nya, Chandra pun berpikir bagaimana mungkin Nandini menikah dengan lelaki seperti itu.

Seorang wanita dan anaknya mendatangi suami palsu Nandini dan menegurnya karena asik minum dan melupakan anak serta istrinya yang menunggu dirumah. Chandra terkejut melihat wanita itu mengaku sebagai istri dan anak suami Nandini. Chandra emosi dan mendatangi lelaki tadi lalu memakinya karena sudah menipu dua wanita dan Chandra pun menamparnya. Chandra bergegas pergi tapi lelaki tadi masih sempat berkata kalau Chandrika bukan istrinya.

Sinopsis Chandra Nandini

Sinopsis Chandra Nandini

Chandra terus berjalan dan sesampainya di luar Chandra berpikir akan memberitau Nandini bahwa suaminya bukanlah lelaki yang baik dan Chandra baru sadar akan ucapan terakhir lelaki tadi yang mengatakan Chandrika bukan istrinya. Chandra pun bertanya2 mengapa dia berkata seperti itu dan Chandra berniat mencari tau.

Apama memperoleh balasan surat dan membacanya, Megasthenes berkomentar lalu Apama memberi segel kerajaan dan saat itulah Chanakya muncul melihat perbuatannya. Apama lalu menyambutnya untuk datang di aula Yunani. Chanakya membalas bahwa daerah ini masih menjadi bagian negerinya.

Chanakya membaca surat Apama dan berkata bahwa keputusan tersebut hanya bisa diambil oleh Raja Magadha, Chanakya mengingatkan status Apama yang hanya sebagai ibu ratu pertama dan Chanakya meminta segel kerajaan yang dipegangnya. Apama menolak dan mereka pun saling bersitegang

author
No Response

Leave a reply "Sinopsis Chandra Nandini Episode 30 – Chandra Habisi Chapnak yang Hendak Perkosa Nandini"