by

Sinopsis Chandra Nandini Episode 26 – Nandini Akan Ikut Berperang?

141 views

Sinopsis Chandra Nandini Episode 26 – Nandini Akan Ikut Berperang?. Madhav memacu kudanya dengan marah dan teringat bagaimana Chandra berniat menikahi Malti, Madhav pun berkata bahwa Chandra sekaang bukan saudaranya lagi melainkan musuhnya.

Sinopsis Chandra Nandini Episode 26
Sinopsis Chandra Nandini Episode 26

Nandini tengah menatap bulan di balkon, Chandra menemuinya dan berterimakasih karena dia sudah mendukungnya selama ini (kilas baik saat Nandini menemui Chandra menjelang pernikahannya dengan Malti. Nandini memohon pada Chandra.

Chandra pun mengatakan bahwa dirinya melakukan semua ini untuk mengungkap siapa pelaku sebenarnya dan membutuhkan bantuannya. Nandini memegang tangan Chandra dan berkata dirinya siap membantunya lalu Chandra menceritakan rencananya). Sinopsis

Chandra kembali berbicara dengan Nandini bahwa dirinya sebenarnya tdak masalah juka harus menikah dengan Malti. Nandin berkata tidak mempercayai ucapannya. Chandra lalu mendekat pada Nandini dan bertanya bagaimana jka ucapannya memang benar

Nandini mengeluarkan pisaunya dan mengingatkan Chandra bahwa dirinya adalah seorang pejuang, mereka lalu tertawa bersama. Chandra mendekat pada Nandin dan berkata bahwa ini malam pernikahan mereka lagi, Nandini berkomentar bahwa dirnya adalah wanta pertama dalam sejarah yang menikah 3x dengan orang yang sama, Chandra lalu hampir mencium Nandini tapi kemudian terdengar suara mengelu2kan nama Chandra di luar.

Chandra Nandini keluar kamar dan bertemu Chanakya lalu bertanya apa yang terjadi. Chanakya mengatakan bahwa rakyat sangat senang mngetahui kalau Chandra berhasil mengembalikan kepercayaan mereka. Chanakya meminta Chandra berjanji padanya untuk tidak akan pernah meninggalkan rakyatnya dan akan selalu bersama mereka. Chandra pun berjanji.

Sementara Seleucus dan Padmananda sudah bergerak mendekati Magadha.Chandra masih berbicara dengan Chanakya. Lalu Chandra berbicara pada rakyatnya yang sudah berkumpul di halaman istana di Sinopsis Chandra Nandini Episode 26 ini.

Padmananda mengatakan sesuatu (kilas balik saat Padmananda menerima berita mengenai kedatangan Malayketu, Padmananda mengambil senjata dan hendak menghabisi Malayketu tapi Amartya menghalanginya dan mengatakan agar membiarkan Malayketu dan melihat informasi apa yang dibawa olehnya. Malayketu kemudian mendatangi Padmananda dan memohon pengampunannya serta ingin bergabung dengannya. Malayketu juga berkata bahwa adik Chandra juga ingin bergabung lalu Malayketu menyuruh Madhav masuk ke dalam tenda. Madhav masuk dan mengatakan bahwa dirinya mendukungnya untuk menyerang Chandra). Seleucus mengatakan sesuatu (kilas balik saat Seleucus berjabat tangan dengan Padmananda untuk bekerja sama menyerang Magadha).

Chandra memberi perintah pada prajuritnya agar menemukan Madhav. Nandini lalu menemui Chandra dan berbicara dengannya mengenai Madhav. Lalu Chandra berkata ingin tinggal dikamarnya karena masih suasana malam pernikahan, Chandra mendekat dan berusaha memeluk Nandini. Nandini pura2 menguap dan berpamitan pada Chandra.

Chandra mengejar Dhurdhara ke kamarnya, Dhurdhara marah pada Chandra dan berkata tidak akan bicara padanya. Chandra menanyakan sebabnya, Dhurdhara menjawab karena dia sudah melupakannya dan bayinya. Chandra pun berkata bahwa dirinya masih sahabat lamanya dan Chandra lalu memegangi perut Dhurdhara dan berharap sang bayi tidak mengganggunya.

di Sinopsis Chandra Nandini Episode 26 hari ini, Apama tengah berbicara pada Helena tentang kecerdikan Chandra. Helena tidak bisa terima Chandra menikahi Nandini. Apama memintanya bersabar karena setelah ayahnya menyerang Magadha maka Nandni akan diusir oleh Chandra.

Baca Juga :  Sinopsis Chandra Nandini Episode 44

Apama lalu memnaggil pelayan dan menyuruhnya mengambil minuman Yunaninya. Pelayan lalu menuangkan minuman dan membawanya pada Apama. Apama berkata pada Helena bahwa ini saatnya merayakan kemenangan.

Chandra mendatangi kamar Nandini dan berpikir akan menyatakan suara hatinya pada Nandini. Tiba2 Nandini bertanya apa yang sedang dilakukannya, Chandra bertanya mengapa dia tidur di malam pernikahan mereka, Nandini berkata kalau dirinya sangat lelah.

Chandra lalu membicarakan bulan madu mereka, Nandini menjawab bahwa dirinya benar2 lelah. Mereka lalu berbicara dan Nandini membahas istri2 Chandra yang lain dan bertanya apakah dia mencintai semuanya atau salah satunya saja. Chandra merasa gugup dan meminum air, lalu Chandra menjawab bahwa dirinya mencintai semuanya. Nandini menatap Chandra dan bertanya siapa yang paling dicintainya. Chandra pun mendekat pada Nandini.

Chandra lalu mengatakan pada Nandini bahwa dirinya sangat mencintai Basanti kudanya, Nandini hendak beranjak pergi tapi Chandra menghalanginya dan mengatakan bahwa dirinya juga mencintai yang lainnya. Nandini pun menyebut nama Dhurdhara dan Helena lalu Nandini berjalan pergi

Chandra menariknya dalam pelukannya lalu mengatakan bahwa dia tau siapa yang dimaksud. Tiba2 terdengar pintu di ketuk, Nandini menyadarkan Chandra yang terus menatapnya dan menunjuk ke arah pintu. Chandra bertanya2 siapa yang datang larut malam lalu beranjak membuka pintu.

Chandra melihat Chanakya di depan pintu, Chanaya mengatakan bahwa ada hal penting yang ingin dibicarakan lalu Chandra menghampiri Nandini dan berpamitan. Chandra kembali menghampiri Chanakya dan Chanakya mengatakan bahwa mereka diserang Padmananda.

Chanakya menambahkan bahwa karena dia (Chandra) membiarkan Padmananda hidup dan sekarang Padmananda memiiki pasukan untuk menyerang Magadha. Chanakya berkata kalau dia peru membahas dengan pasukannya lalu Chanakya beranjak pergi disusul oleh Chandra.. Sinopsis

Chanakya dan Chandra berkumpul dengan para prajurit dan membahas jumlah pasukan mereka dan pasukan Yunani. Chandra lalu berbicara pada Moora untuk memastikan mengunci semua pintu dari dalam dan tidak membukanya tanpa pengamanan. Helena menyindir Nandini mengenai serangan ayahnya, Moora menghentikannya dan berata bahwa ini bukan kesalahan Nandini. Moora lalu menyuruh Nandini melakukan aarti untuk Chandra, Nandini pun melakukannya dan Helena terlihat marah.

Chandra pun menyuruh prajurit membuka pintu gerbang, Padmananda dan pasukannya sudah berdiri didepan pintu gerbang. Chanakya lalu menyuruh prajurit agar segera menutup pintu gerbang, Chandra terkejut lalu mendatangi Chanakya dan bertanya.

Chanakya berkata bahwa pasukan mereka kurang karena orang lain juga akan menyerang Magadha. Chanakya menunjuk Seleucus dan pasukannya. Chnadra bertanya2 mengapa Seleucus menyerang sementara putrinya sudah menjadi istrinya. Chanakya tidak mempermasalahkan dan Chandra bertanya apa yang harus dilakukannya.

Di ruangan ratu, Nandni terlihat gelisah mondar mandir, Avantika meminta maaf pada Nandini karena keputusannya yang salah di waktu lampau membuatnya harus melewati hari ini dimana ayahnya menyerang Chandra yang sudah menjaga mereka selama ini.

Baca Juga :  Sinopsis Chandra Nandini Episode 75 Minggu 18 Maret 2018 di ANTV

Pelayan lalu datang memberi kabar bahwa ada pasukan lain yang menyerang juga dari samping. Moora dan Nandini terkejut lalu bertanya siapa mereka. Pelayan pun menjawab Seleucus dan pasukannya. Moora dan yang lain menatap Apama dan Helena

Moora lalu bertanya pada Helena mengenai serangan ayahnya. Helena menjawab mengapa dia tidak mempertanyakan Padmananda pada Nandini. Helena berharap Moora tidak membeda2kan menantu2nya. Apama juga ikut berbicara bahwa dirinya dan Helena tidak menyadari akan serangan ini. Nandini pun berkata bahwa hal ini tidak lah baik untuk Magadha.

Chandra menyuruh prajurit membuka gerbang lalu Chandra bergerak sendirian meninggalkan istana (kilas balik saat Chandra berbicara dengan Chanakya, Chanakya meminta Chandra untuk membuat kesepakatan dengan Seleucus dan menyerah padanya karena hanya inilah satu2nya jalan

Chandra menolak tapi Chanakya berkata kalau Magadha memerlukan Seleucus dan pasukannya untuk melawan Padmananda, Chanakya juga yakin bahwa Seleucus tidak akan menyerang Magadha karena putrinya ada di Magadha, Chandra tetap menolak karenan baginya lebih baik mati daripada harus menyerah),

Chandra memasuki barak Yunani, Chandra pun dikepung pasukannya. Chandra meletakkan senjatanya di tanah lalu salah satu prajuri bergerak mmanggil Seleucus (kilas balik Chanakya memaksa Chandra untuk menyerah dan bergabung dengan Seleucus karena rakyat Magadha sedang dalam bahaya).

Helena berbicara pada Apama bahwa dirinya ingin Nandini diusir tapi kenapa Chandra menyerah pada ayahnya, Apama menenangkan Helena dan mengatakan bahwa Chandra mungkin memiliki rencana.

Dadima berbicara dengan para wanita keluarganya bahwa raja sudah menyerah lalu Dadima membuka nampan yang berisi pedang, Moora mengatakan bahwa mereka harus mempersiapkan segala kemungkinan yang akan terjadi selanjutnya. Lalu Moora membagi pedang pada masing2 wanita

Saat membaginya pada Avantika, Moora memintanya memilih antara suaminya dan putrinya. Avantika pun menerimanya dan mengatakan bahwa dirinya bersama Magadha dan Nandini karena baginya Padmananda adalah musuhnya dan bukan suaminya. Moora tersenyum mendengarnya.

Prajurit mendaangi kamar Seleucus dan memberitau kedatangan Chandra. Seleucus pun mengatakan agar jangan ada yang menyerang Chandra lalu Seleucus bergerak pergi.

Sinopsis Chandra Nandini Episode 26 - Nandini Ikut Perang
Sinopsis Chandra Nandini Episode 26 – Nandini Ikut Perang

Nandini masuk ke ruang ganti untuk perang, Nandini melihat baju perangnya dan teringat ayahnya (kilas balik saat Nandini kecil berbicara dengan Padmananda, Padmananda memberitau Nandini kecil bahwa dalam perang tidak ada istilah hubungan keluarga), Nandini memakai pakaian perangnya dan mengangkat pedangnya.

Sekedar mengingatkan pembaca tentang Pemeran Nandini dibawakan dengan sangat apik oleh oleh Shweta Basu Prasad yang lahir di Jamshedpur, 11 Januari 1991 merupakan aktris film India yang memulai karirnya sebagai aktris anak di film-film Hindi dan serial televisi dan terus memainkan peran utama di bioskop Bengali, Telugu dan Tamil. Untuk penampilannya di film tahun 2002 Makdee, ia memenangkan National Film Award for Best Child Artist. Yuk Baca biodata Pemain Chandra Nandini

Loading...

Comment