Sinopsis Chandra Nandini Episode 14 – OMG! Chandra dan Nandini Mandi Bersama

Debroo.net. Sinopsis Chandra Nandini Episode 14 – Omg Chandra dan Nandini Mandi Bersama. Chandra dan Nandini sama2 menyamar dan mereka menaiki kuda menuju Takshasila sembari mengobrol, Nandini bertanya pada Chandra mengapa dia juga ikut menyamar.

sinopsis chandra nandini episode 14
sinopsis chandra nandini episode 14

Chandra menjawab bhwa dirinya tdk mugkin dtg ke perguruan Chanakya sebagai Raja, Nandini bertanya lagi mengapa dia mau membantunya sedangkan dirinya adlh musuhnya. Sebelum sempat menjawab Chandra melihat ada lelaki yg tengah menjual pelayan2nya dan Chandra bergegas kesana.

Dhurdhara berjalan terburu2 di koridor dan terkejut saat muncul Helena dihadapannya, Helena menanyakan keberadaan Chandra. Dhurdhara berkata tdk tau keberadaan Chandra tapi Nandini ada dikamarnya. Helena berkata tdk sedang menanyakan Nandini tapi Chandra.

Dhurdhara hendak pergi tapi Helena menahannya dan mengatakan sesuatu, Dhurdhara pun berpikir bagaimana cara melepaskan dari dari Helena dan nasib baik pelayan dtg mengatakan pada Helena bhwa kamar mandinya sudah siap. Dhurdhara meminta Helena pergi dan Dhurdhara pun berpikir bhwa sangat sulit untuk menyembunyikan info ttg Chandra Nandini dari Helena.

Chandra meneriaki orang tadi dan berkata akan membeli pelayan2nya. Nandini pun menjadi geram dan menuduh Chandra lelaki tak bermoral. Chandra melempar uangnya pada lelaki tadi sedangkan Nandini beranjak pergi karena kesal dgn tindakan Chandra.

Chandra lalu bertanya pada lelaki tadi mengapa menjual pelayan2nya sedangkan itu adlh perbuatan yg melanggar hukum, lelaki itu berkata pada Chandra bhwa dia seolah2 Raja Chandragupta dgn menanyakan hal tsb. Lelaki itu pun mengusir Chandra. Chandra pun membuka cambangnya sembari berkata bhwa dirinya adlh Raja Magadha dan orang2 terkejut lalu memberi hormat, lelaki tadi berlutut pada Chandra meminta ampun.

Chandra pun berkata bhwa kali ini dia dibebaskan dan Chandra memperingatkannya kalau orang2nya juga ada di daerah ini dlm penyamaran. Chandra juga memperingatkan semua orang disana bhwa semua wanita itu mempunyai kesetaraan hak.

Chandra lalu menyuruh mereka bubar dan Chandra kembali pada kudanya tapi dia melihat Nandini yg berjalan pergi arah kembali ke Magadha. Chandra mengejarnya dan menghentikannya lalu bertanya kemana dia akan pergi. Nandini menjawab dgn ketus kalau dirinya akan kembali ke Magadha karena tdk ingin pergi bersamanya.

Chandra menanyakan alasannya dan Nandini brkata karena dia sudah membeli wanita. Chandra mentertawakannya dan mengatakan jika dirinya tdk membeli pelayan2 tadi maka tdk akan ada yg membantu memasak dan yg lainnya di istana. Nandini memintanya melepaskannya tapi Chandra menggodanya dgn berkata menyukai tampilannya saat ini. Nandini terkejut mendengarnya.

Sinopsis Chandra Nandini Episode 14. Pelayan2 yg hendak di jual tadi menghampiri Chandra dan memberi hormat, Chandra turun dari kuda dan menyapa mereka, pelayan tadi lalu mengucapkan terma kasih pada Chandra karena sudah menyelamatkannya tapi mereka juga berkata jika tdk mempunyai tempat tinggal dan mereka meminta bantuan Chandra kembali.

Chandra pun menyuruh mereka pergi ke desa tetangga karena disana nanti orang2 pasti akan membantunya. Pelayan2 itu berterimakasih dan beranjak pergi. Nandini pun tdk enak hati sudah memiliki praduga buruk pada Chandra. Setelah pelayan tadi pergi Chandra bertanya pada Nandini apakah dia masih tetap ingin kembali ke Magadha. Nandini menjawab kalau dirinya ingin pergi ke tempat ujiannya.

Di perguruan, Chandra berpesan pada Nandini bhwa dia disini adlh seorang lelaki dan guru nya akan dtg setiap waktu. Beberapa saat kemudian seorang guru masuk dan mereka memberi hormat. Guru tsb lalu bertanya pada Chandra apakah kedua2nya akan ujian, Chandra menjelaskan kalau dirinya hanya mengantar temannya.

Sang guru lalu menyuruh Jayan menjelaskan ttg sebuah sastra. Jayan (Nandini) maju dan menjelaskannya, Guru bertanya lagi dan Jayant menjawabnya. Guru pun berata bhwa Jayan bisa ikut ujian besok dan Jayant tersenyum bahagia. Sang Guru keluar kelas dan Chandra berbicara pada Nandini untuk melihat buku apa yg harus dia baca dan pelajari.

Chandra dan Jayan masuk ke ruangan yg lain bersama murid2 yg lain. Mereka saling memperkenalkan diri satu sama lain. Salah satu murid (Girdhar) menepuk bahu Nandini dan bertanya namanya, Nandini terkejut lalu memperkenalkan dirinya sebagai Jayan Singh dari Magadha.

Nandini pun balas menepuk bahu Girdhar, Chandra memperhatikannya dan tidak senang Nandini dekat dgn Girdhar sedangkan Nandini merasa aman dgn kehadiran Chandra bersamanya. Lalu mereka semua mengambil tempat untuk tidur. Chandra menatap Nandini dan mengangguk, Chandra pun mengambil tempat agak jauh dari Nandini.

Nandini belum juga terpejam dan Girdhar yg tidur disebelahnya tanpa sengaja memeluknya. Nandini berusaha menyingkirkan tangan dan kaki Girdhar, Chandra melihat usaha Nandini menghindari Girdhar, Chandra bangun dan menarik kaki Girdhar pada posisi semula. Girdhar terbangun dan bertanya apa yg dilakukannya.

Chandra pun berkata bhwa Jayan tidur mendengkur dan lebih baik dirinya tidur disebelah Jayan kemudian Chandra mengambil tempat diantara Nandini dan Girdhar. Girdhar kembali memeluk tapi kali ini memeluk Chandra, Nandini pun kemudian berdebat dgn Chandra karena Chandra begitu dekat dgnnya. Chandra berkata dia tdk punya pilihan dan menyuruh Nandini agar segera tidur.

Pagi harinya Girdhar terbangun, begitu juga yg lain dan mereka menuju kamar mandi. Nandini lantas terbangun dan menatap Chandra dihadapannya, Nandini menarik bulu mata Chandra dan ketika Chandra terbangun Nandini pura2 tidur. Chandra menatapnya lalu bangun dan mengambil peralatan mandinya lalu beranjak pergi.

Nandini terbangun dan berteriak karena merasakan sakit di punggungnya, Girdhar yg masuk ke dlm ruangan lantas memaksa memijat pundaknya. Chandra kembali ke ruangan dan terkejut melihat mereka berdua. Chandra yg berdiri di pintu terlihat marah saat melihat Girdhar memijat2 tubuh Nandini.

Salah satu murid (Sukesh) memperhatikan Chandra yg terlihat marah dan bertanya lalu berkomentar melihat kemarahannya Jayan tdk terlihat seperti temannya tapi istrinya kemudian Sukkesh tertawa terbahak2 masuk ke dlm ruangan. Nandini sendiri melihat Chandra yg emosi dan teringat ucapan Chandra padanya agar bersiap seperti laki2 lalu Nandini pun memuji pijatan Girdhar.

Chandra masuk ke dlm dan menjatuhkan sabun di belakang Girdhar lalu duduk disebelah Nandini memperhatikannya. Girdhar kemudian hendak berdiri dan terpeleset sabun yg diletakkan Chandra. Chandra pun memegang kakinya dan berkata akan mengurutnya, Chandra memelintir kaki Girdhar dgn penuh dendam

Baca Juga :  Sinopsis Chandra Nandini Episode 31 – Demi Bindusara, Nandini Kembali ke Magadha

Girdhar memintanya menghentikannya lalu Girdhar beranjak pergi dgn kaki terseok2, Chandra pun berdebat dgn Nandini karena tdk bisa menolak tawaran Girdhar tadi. Nandini bertanya mengapa dia begitu takut, Chandra menjawab kalau dirinya hanya ingin melindunginya saja dan Chandra pun beranjak pergi. Nandini berpikir kalau Chandra terlihat aneh.

Chandra dan Nandini keluar ruangan dan melihat murid2 tengah menyegarkan diri. Sukesh melihat Jayan dan menghampirinya lalu berbicara padanya bhwa kamar mandi sudah disiapkan dan Sukesh menambahkan bhwa satu kamar mandi bsa di pakai untuk 2 orang.

Sukesh mengajak Jayan ke kamar mandi untuk mandi bersamanya. Jayan pun beralasan kalau bajunya tertinggal diruangan lalu berbalik pergi tapi Chandra menghentikannya dan mengatakan bhwa lebih baik dia mandi bersamanya. Nandini pun terkejut mendengarnya.

Chandra menarik Nandini ke salah satu bilik mandi, Nandini memprotesnya tapi Chandra memberi penjelasan bhwa dirinya tdk akan melihatnya. Chandra lalu membuka turban dan cambang palsu Nandini kemudian berbalik badan. Nandini dgn ragu membuka bajunya dan menitipkannya pada Chandra lalu Chandra dgn meraba2 mengambil tong air dan mengguyur Nandini sembari tetap tdk melihat Nandini.

Chandra kemudian juga membuka baju untuk mandi dan mereka mandi dgn saling membelakangi. Setelah mandi Nandini terpeleset karena sabun yg tercecer dan dia jatuh menimpa Chandra. Chandra pun menutup matanya dan Nandini buru2 bangun. Mereka mandi sekali lagi dan berganti baju dgn tetap saling membelakangi.

Helena berjalan di koridor dan bertanya pada pelayan ttg keberadaan Chandra, sang pelayan menjawab Chandra tdk berada di istana. Helena pun bertanya2. Lalu Helena juga bertanya keberadaan Nandini, pelayan menjawab bhwa Nandini juga tdk berada di istana.

Helena menyuruh pelayan itu pergi dan Helena terlihat murka. Dhurdhara kemudian muncul sembari bernyanyi2 dan terkejut melihat Helena, Dhurdhara pun melarikan diri. Helena semakin yakin kalau Dhurdhara mengetahui keberadaan Chandra Nandini.

Dhurdhara berlari ke kamar Moora dan mengeluhkan perutnya yg sakit, Moora panik dan mencarikan obat, lalu Moora memberikan pada Dhurdhara tapi Dhurdhara menolak dan mengatakan bhwa dirinya tengah menyembunyikan rahasia didlm perutnya dan sebab itulah perutnya sakit.

Moora merasa kesal tapi kemudian tersenyum dan bertanya apa rahasianya, Dhurdhara memeriksa keadaan dan kemudian bercerita pada Moora mengenai Chandra Nandini. Moora pun memuji Chandra yg peduli pada pendidkan seorang perempuan. Mereka berdua pun berpelukan, Helena ternyata diam2 mencuri dengar pembicaraan mereka.

Sinopsis Vakranas (panglima Padmananda) membekap mulut Nandini dan menyeretnya ke tepi lalu berbicara padanya agar ketika pulang nanti membawa Chandra melewati jalan pintas dekat kuil karena nanti disana Chandra akan diserang, Vakaranans menambahkan bhwa ini merupakan kesempatan emas karena Chandra sedang tanpa pengawalan. Setelah itu Vakranas beranjak pergi.

Ujian dimulai, Chandra memperhatikan Nandini yg sedang melamunkan ucapan Vakranas tadi. Guru memanggil Jayan dan Jayan maju kedepan kemudian Guru menyuruhnya menjawab pertanyaannya. Nandini menjawabnya dgn baik. Chandra pun tetsenyum meyaksikan kecerdasan istrinya.

Guru mengatakan sesuatu lalu mereka membubarkan diri. Jayan di hampiri teman2nya yg merasa iri dgn kecerdasannya, Girdhar dan Murlidhar mengomentari Jayan kalau dia harus membuktikan keberaniannya, begitu juga dgn Sukesh. Mereka menantang Jayan untuk mendtgi kuburan paling menakutkan didaerah sana dan Jayan harus membawa tanah dari tempat pembakaran. Jayan pun menerima tantangan mereka dan beranjak pergi. Murlidhar mentertawakannya.

Pada Sinopsis Chandra Nandini Episode 14 kali ini, Di malam hari Nandini hendak pergi tapi Chandra menyuruhnya agar cepat tidur, Nandini pun berniat untuk tdk memberitau Chandra mengenai tantangan teman2nya, Nandini lantas pura2 tidur dan menunggu kesempatan hngga Chandra benar2 tidur. Setelah dirasa aman karena Chandra telah tidur Nandini pun beranjak keluar dan Girdhar yg telah menunggunya mengajaknya pergi.

Girdhar dan Nandini membawa obor ke dlm hutan dan tiba di pemakaman, Girdhar menyuruh Jayan berpikir ulang tapi Nandini yg sebenarnya ketakutan bergerak menuju pemakaman dgn waspada. Saat melintasi tempat api pembakaran Nandini mengambil tanahnya dan membungkusnya dgn saputangannya tapi tiba2 obor di tangannya padam.

Nandini pun panik tapi kemudian menyalakannya lagi. Girdhar diam2 mengawasinya. Nandini melangkah mundur dan turbannya terjatuh karena tersangkut dahan pepohonan, rambut asli Nandini pun terurai dan Nandini berusaha mengikatnya lagi. Girdhar sendiri terkejut melihat bhwa Jayan adlh seorang perempuan.

Girdhar pun tersenyum licik mengetahui kebenaran ttg Jayan, Jayan lalu kembali pada Girdhar dan menunjukkan tanah yg sudah diambilnya, Nandini berkata sudah membuktikan kalau bukan seorang pengecut dan mengajak Girdhar kembali ke perguruan. Girdhart memuji keberanian Jayan dan sengaja menepuk punggung Nandini lalu memeluknya sembari berjalan pulang, Nandini merasa risih dgn perlakuan Girdhar padanya.

Girdhar lalu mengajaknya ke sebuah pasar malam dan menyuruh Nandini duduk menunggu dirinya membeli susu, Girdhar pergi membeli susu dan teringat saat Jayan mengikat rambuntnya dan berpikir bhwa Jayan sudah menyalahi peraturan perguruan dan mengalahkan para lelaki, Girdhar pun berniat menghukum Jayan. Girdhar melihat seseorang yg menjual bhang (semacam campuran minuman tapi memabukkan) dan membelinya. Setelah menerima susunya Girdhar mencampur bhang didlmnya.

Girdhar menghampiri Nandini dan memberikan susunya, Nandini pun meminumnya sampai habis. Girdhar terus memperhatikannya sembari tersenyum licik. Saat dlm perjalanan pulang Nandini mulai sempoyongan karena mabuk, Girdhar pura2 bertanya keadaannya dan Nandini menjawab sedikit pusing.

Girdhar pun memeluknya dgn erat dan meraba2nya, tiba2 Chandra muncul menghardik Girdhar. Girdhar gugup menjawab bhwa Jayan sedang tdk sehat dan Girdhar bergegas pergi. Chandra pun dgn sigap menangkap Nandini yg hampir terjatuh karena mabuk.

Chandra menggendong Nandini dan membawanya pergi. Sepanjang jalan Nandini terus meracau dan Chandra menyuruhnya diam tapi Nandini terus bicara, “kau bisa meninggalkanku disini dan tdk akan terjadi apa2 karena ayahku akan dtg dan akan menghabisimu lalu menyelamatkanku”. Chandra bertanya lagi tapi Nandini sudah terlelap.

Chandra membaringkan Nandini diatas sebuah jerami dan menatapnya, Nandini lalu kembali meracau dan berkata dirinya akan jatuh cinta dan menikah tapi menikahi musuhnya. Lalu Nandini menggenggam tangan Chandra dan menariknya dlm pelukannya.

Keesokan paginya disebuah gubuk, Nandini terbangun dan perlahan terkejut mendapati dirinya berbaring dgn memeluk tubuh Chandra. Nandini bertanya2 dimana dirinya dan apa yg terjadi lalu Nandini bergerak membangunkan Chandra dan bertanya ada dimana mereka.

Baca Juga :  Sinopsis Chandra Nandini Episode 36 – Rencana Pernikahan Chandra dan Vishaka

Chandra terbangun dan bertaya apakah dia tdk mengingat apapun, Nandini menjawab hanya mengingat saat Girdhar memberinya susu. Chandra berkata sembari menggoda Nandini, “susu itu sudah dicampur alkohol dan kau sudah menunjukkan sisi lain dari dirimu..kau pun membuatku malu”

Nandini tdk percaya ucapan Chandra karena dirinya tdk mungkin melakukannya bersama Chandra. Chandra pun menunjukkan goresan2 di lengannya dan berkata bhwa itu hasil cakarannya. Nandini pun menangis. Chandra pun memintanya agar berhenti menangis karena dirinya hanya bercanda saja dgn ucapannya tadi. Nandini pun memukuli Chandra dan Chandra tersenyum melihatnya.

Didalam Sinopsis Chandra Nandini Episode 14 ini Padmananda bertanya pada Vakranas apakah Nandini sudah diberi arahan yg tepat mengenai rencana mereka. Vakranas mengiyakan, Padmananda pun berkata bhwa inilah saatnya membalas dendam pada Chandra atas kematian putranya dan rasa sakit Nandini lalu Padmananda mengerahkan pasukannya.

Girdhar meminta maaf pada Chandra yg membuka penyamarannya. Girdhar benar tdk tau kalau Jayan adlh Nandini. Chandra menghardiknya, “dia adlh wanita terpenting di istana..kau beruntung karena aku tdk menyerang brahmana dan wanita jadi pergilah sejauh aku tdk akan menemukanmu”.

Semua murid berkumpul menunggu para guru. Lalu guru2 dtg dan salah satu guru berkata bhwa Chanakya yg akan memutuskan hasil ujian. Chanakya kemudian muncul, Chandra Nandini yg masih menyamar terkejut melihatnya. Chanakya lalu memberi sambutan dan berkata akan ada 3 kandidat yg terpilih tapi yg bisa menjawab pertanyaannya nanti maka dialah yg akan dianggap paling cerdas. Lantas Chanakya membacakan 3 besar murid terbaiknya. Chanakya memanggil Sukesh..Murlidhar dan yg terakhir Jayan. Nandini terkejut dan menatap Chandra tapi Chandra memberinya kode untuk maju.

Nandini maju bersama Sukesh dan Murlidhar lalu Chanakya bertanya pada masing2 murid akan digunakan untuk apakah ilmu yg sudah mereka dapat di masa depan. Ketuganya memberi jawaban masing2 dan Chanakya berkata bhwa jawaban Jayan menunjukkan kalau dia tdk mementingkan diri sendiri dan sebab itulah Chanakya mengumumkan bhwa Jayan pemenangnya. Jayan hendak maju menerima sertifikatnya tapi terdengar suara wanita menghentikannya hanya ada di Sinopsis Chandra Nandini Episode 14 loh bu..

Semua orang terkejut melihat wanta tsb, Wanita itu mendekat dan Guru marah melihatnya lantas berkata bhwa wanta dilarang masuk. Wanita itu meminta maaf tapi berkata sedang butuh bantuan. Wanita itu berkata bhwa salah satu murid adlh suaminya yg sudah menelantarkan dirinya dan anaknya yg tengah sakit.

Chanakya pun bertanya siapa suaminya. Wanita itu sembari menangis menunjuk Jayan. Semua orang terkejut terlebih Chandra dan Nandini. Wanita itu menjelaskan bhwa Jayan adlh suaminya. Chanakya emosi dan menyuruh seorang guru melihat berkas pendaftaran Jayan.

Chanakya melihat catatan tsb dan bertanya pada Jayan apakah dia benar2 sudah menikah, Nandini berusaha menjelaskan kalau dirinya belum menikah tapi wanita tadi membantah ucapan Nandini dan berkata kalau dirnya punya buki bhwa Jayan adlh suaminya, wanita itu mengatakan kalau Jayan memiiki tanda tahi lalat di punggung belakangnya.

Chanakya menyuruh Murlidhar memeriksa kebenarannya untuk menggeledah Jayan. Jayan pun terlihat panik. Saat Murlidhar mendekat Chandra pun maju menyelamatkan Nandini dgn memegang tangan Murlidhar. Chandra lalu mengatakan bhwa Jayan adlh istrinya dan Chandra pun membuka penyamarannya.

Semua murid langsung memberi hormat pada Chandra. Chandra juga berkata bhwa Jayan adlh Ratu Nandini. Nandini pun membuka penyamarannya. Chanakya yg emosi pun berkomentar bhwa Chandra sudah menyalahi aturan dan Nandini tdk di ijinkan mengambil langkah selanjutnya.

Chandra memberi hormat dan menjawab menjelaskan bhwa Nandini memiliki nilai yg bagus tapi Chanakya menyela kalau dirinya tdk mendidik wanita. Chandra kembali berkomentar mengenai wanita yg harus memiliki kesetaraan hak dlm pendidikan.

Guru2 berkomentar bhwa Nandini telah lulus dlm semua ujian dan meminta Chanakya mempertimbangkannya, Chanakya pun setuju memberikan sertifikat untuk Nandini. Chanakya kemudian menyerahkannya dgn menahan kegeramannya, Lalu Chanakya berjalan pergi.

Chandra menatap wanita tadi dan bertanya siapa yg telah menyuruhnya, wanita itu ketakutan saat Chandra mendekat, dia lalu meminum racun yg ditaruh dicincinnya, Chandra bergerak cepat menghampirinya untuk mencegahnya tapi terlambat, wanita itu sudah tiada.

Di Sinopsis Chandra dan Nandini Hari ini, Chandra dan Nandini keluar dari perguruan dan memberi salam pada semuanya, Chandra kemudian memberikan tangannya sebagai pijakan Nandini menaiki kudanya tapi Nandini memegang tangan Chandra dan Chandra pun membantu Nandini naik ke kudanya.

Chandra mengatakan sebelum berjalan pergi bhwa mereka akan kembali ke Magadha tanpa Chanakya dan Chandra mengajak Nandini lewat jalan pintas dekat kuil, Nandini terkejut dan teringat ucapan Vakranas, Chandra lalu mengajak Nandini untuk segera pergi.

Dlm perjalanan Nandini teringat kebaikan Chandra pada pelayan2 dan pada perjuangan Chandra untuk dirinya hingga bisa mengikuti ujian pendidikannya. Nandini memutuskan untuk berbuat kebaikan pada Chandra. Saat dipersimpangan Nandini menjadi bingung sementara itu Padmananda dan pasukannya sudah bersiap2 dan mengatur rencana menyerang Chandra.

Chandra melihat Nandini yg kebingungan dan bertanya, Nandini mengajaknya mengambil jalan lain dan beralasan bhwa jalan pintas dekat kuil itu tdk aman, Chandra pun mengikutinya mengambil jalan lain dan tiba2 sebuah pedang jatuh dari atas menggores Chandra, Chandra turun dari kudanya begitu juga Nandini, Chandra Nandini pun terkejut ketika tiba2 beberapa orang menyerang.

Chandra dan Nandini pun sama2 berpikir, Chandra berpikir bhwa Padmananda sudah mengubah rencananya dan Nandini berpikir kalau orang2 yg menyerang ini bukan pasukan ayahnya lalu mereka bertarung melawan orang2 tsb. Chandra melihat Nandini juga menyerang prajurit2 tadi.

Setelah berhasil menumpas mereka Chandra medekat pada Nandini dan menatapnya tapi kemudian Chandra terjatuh karena sebuah anak panah bersarang di punggungnya. Nandini berteriak menyebut nama Chandra dan menghampirinya, Nandini kebingungan dan mencabut anak panah beracun tsb agar racunnya tdk menyebar, Nandini melihat luka Chandra dan berpikir dirinya harus segera menghentikan racun tsb. Demikianlah Sinopsis Chandra Nandini Episode 14 hari ini.

Sumber : intifilm

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *