Sinopsis Chandra Nandini Episode 12 – Ritual Terakhir Chandra

Debroo.net. Sinopsis Chandra Nandini Episode 12. Ritual Dhananand dan Satyajit dilakukan bersamaan, pendeta meminta Chandra melakukan ritual terakhir. Chandra menolak, Chanakya menasihati Chandra bahwa Dhananand adalah saudara istrnya juga tapi Chandra menolak melakukannya.

Sinopsis Chandra Nandini Episode 12

Sinopsis Chandra Nandini Episode 12

Chanakya kembali menasihatinya. Chandra pun melakukan ritual tersebut sambil mengingat betapa shocknya Chaya melihat suaminya tewas dengan mata kepalanya sendiri. Dalam hati Chandra pun berkata bahwa Padmananda harus membayar air mata kakaknya.

Chandra berjalan di koridor dan teringat kembali saat Dhananand menghabisi Satyajit. Helena melihatnya melintas dan merasa heran melihat Chandra masih mau pergi ke kamar Nandini. Nandini sendiri menangis di kamar teringat saat Chandra menghabisi kakaknya. Nandini menyesali mengapa kakaknya menghabisi Satyajit yang berujung pada kematiannya juga.

Chandra masuk ke dalam kamar dengan kemarahan yang teramat sangat. Nandini menatapnya dengan nanar. Chandra kemudian mencengkeram dagu Nandini sambil menegurnya dengan murka mengatakan bahwa dia harus membayar perbuatan Dhananand pada Satyajit dan Chandra berkata akan menghabisi ayahnya.

Chandra melepaskan cengkeramannya dan kembali teringat penghinaan Nandini padanya. Nandini memohon pada Chandra agar jangan menghabisi ayahnya tapi Chandra meremas tangan Nandini dan kembali membentaknya (kilas balik saat Chandra melihat peta rahasia Nandini).

Nandini kembali memohon pada Chandra agar memaafkan ayahnya, Nandini mengakui kesalahan Dhananand tapi Nandini meminta Chandra menghentikan semua itu, Chandra mencekiknya sembari berkata bahwa sekarang tidak ada belas kasihan lagi pada keluarganya lalu Chandra melemparnya ke ranjang dan pergi. Helena memperhatikan dari kejauhan dan tersenyum senang.

Chandra melamun di balkon menatap bulan, Helena mendatanginya dan memeluknya dari belakang sembari mengatakan bahwa dirinya amat senang hari ini. Chandra membalikkan badan dan bertanya apa yang membuatnya senang, Helena menjawab dengan gugup bahwa dirinya merasa senang atas kematian Dhananand lalu Helena berbicara pada Chandra kalau dirinya tidak suka dia terlalu dekat dengan Nandini.

Chandra pun menyahuti bahwa dirnya sangat membenci Nandini dan tidak akan pernah jatuh cinta padanya karena dia adalah musuhnya. Helena pun meminta maaf dan berkata akan emmbatu mencari Padmananda, Chandra membalas tdak peduli pada Padmananda karena untuk saat ini dirinya ingin meminta maaf pada Chaya karena tidak bisa menyelamatkan suaminya.

Helena menyarankan agar Chandra berbicara pada Chaya untuk mau menikah lagi supaya Chaya tidak hidup sendirian karena Chaya butuh dukungan dan kebahagiaan. Chandra setuju dengan saran Helena dan berterimakasih. Chandra menyuruh Helena memberitaukan pada yang lain bahwa mereka akan kembali ke Magadha besok.

Pagi harinya, Gautami membawa nampan puja menghampiri Avantika dan Sunanda lalu menjelaskan bahwa dirinya pergi ke kuil untuk berterimakasih pada Dewa karea menyelamatkan suami dan ayah mertuanya. Lalu Gautami meminta Avantika dan Sunanda mengikat benang suci. Sinopsis Chandra Nandini Episode 12.

Nandini datang dan terlihat sedih, Avantika berkata bahwa Nandini pasti sangat lelah. Gautami dengan riang memberinya manisan dan mengatakan bahwa dirinya baru dari kuil dan suaminya akan membebaskan mereka semua dengan segera.

Nandini pun menangis dan mengembalikan manisannya. Gautami bertanya dan Nandini mengatakan bahwa kakaknya sudah tiada dan tidak akan bisa membebaskan mereka lagi. Gautami terkejut dan menjatuhkan nampannya. Lalu Gautami mendekat pada Nandini dan menyuruhnya agar tidak berbohong.

Nandini berkata kalau dirinya tidak sedang berbohong. Gautami pun histeris. Sunanda memeluk Gautami lalu bertanya pada Nandini bagaimana semua itu bisa terjadi, Nandini menceritakan yang terjadi pada Dhananand. Sunanda kembali menenangkan Gautami. Nandini sendiri berpikir berharap Chaya baik2 saja karena dia harus menanggung beban yang begitu berat.

Nandini mendatangi Chaya di kamarnya dan meminta maaf atas apa yang terjadi. Chaya hanya terdiam lau berbicara pada Nandini bahwa dia seharusnya bisa menghentikan kakaknya agar tak melakukannya. Chandra muncul dan bergegas mendatangi Chaya.

Chandra mengambil sorban Satyajit yang dipeluk Chaya dan meminta maaf karena tidak bisa menyelamatkan Satyajit lalu Chandra berkata agar Chaya menikah lagi. Chaya terkejut mendengarnya dan menatap Chandra lalu mengatakan bahwa itu tidak mungkin.

Chandra berkata bahwa in keputusan yang sulit tapi Chandra meminta Chaya agar tidak menyia2kan waktu. Nandini berkomentar menyetujui usulan Chandra. Chaya menjawab siapa dan kenapa ada seseorang yang akan menikahi wanita hamil seperti dirinya lalu Chaya pun pingsan, Chandra dan Nandini refleks memeganginya.

Chandra memeluk Chaya dan mengatakan bahwa sebagai saudara sudah memutuskan kalau Chaya akan menikah lagi. Semua yang mendengar terkejut, Chanakya mendukung ucapan Chandra. Moora berkomentar juga mendukungnya tapi siapa yang akan menikahi Chaya sementara Chaya sendiri dalam keadaan hamil.

Chandra berkata ada seorang lelaki yang bersedia menikahinya. Semua kembali terkejut. Chandra lalu menyuruh seseorang masuk. Seorang lelaki tua datang lalu lelaki itu membuka wig dan cambang palsunya dan ternyata orang itu adalah Malayketu. Semua orang terkejut melihatnya, terlebih Helena dan Nandini.

Chandra mengatakan bahwa Malayketu akan menikahi Chaya dan dirinya sudah merencanakan semuanya. Helena terlihat marah dan beranjak pergi.

Sinopsis Chandra Nandini. Helena masuk ke kamar, Chandra mengikuti Helena dan berbicara dengannya bahwa meski dia tidak suka tapi inilah kenyataannya. Helena pun menegur Chandra habis2an dengan keputusannya mengingat Malayketu pernah bersimpuh di kakinya.

Chandra memberi penjelasan bahwa Malayketu telah menjadi mata2nya untuk mengawasi Padmananda dan sebab itulah mereka semua selamat saat penyerangan di Piplivan saat itu (kilas balik saat Malayketu menemui Chandra dan Chanakya, Chandra mengambil pedangnya tapi Chanakya menghentikannya dan bertanya pada Malayketu maksud kedatangannya.

Malayketu pun memberi penjelasan bahwa dirinya ingin bergabung dan Malayketu memberi informasi semua tentang Padmananda. Chanakya berbicara padanya agar mencari tau keberadaan Dhananand. Malayketu lalu membawa Chandra dan Chanakya ke sebuah goa dan mereka melihat seseorang tidur disana da orang itu adalah Dhananand, Malayketu berbicara pada Chanakya lalu mereka menangkap Dhananand).

Chandra kembali berbicara pada Helena (kilas balik saat Malayketu menggunakan penutup memberi informasi pada Chandra dan Chanakya). Chandra mengatakan sesuatu tapi Helena kembali menyela bahwa Malayketu pernah melakukan hal yang licik juga sebelumnya.

(kilas balik saat Chandra, Chanakya dan Malayketu bertemu membahas tentang Chaya). Chandra pun berkata pada Helena bahwa Malayketu sendiri yang ingin menikahi Chaya dan Chadra menambahkan bahwa ini akan menjadi perintahnya yang harus dipatuhinya lalu Chandra beranjak pergi.

Di kamarnya, Nandini berbicara pada Chandra bahwa Malayketu menikahi Chaya karena ingin menguasai Magadha. Chandra memikirkan ucapan Nandini dan Nandini terus memberitau Chandra mengenai sifat buruk Malayketu saat masih bersamanya lalu Nandini beranjak pergi.

Sinopsis Chandra Nandini Episode 12. Chandra berjalan di koridor sementara Malayketu tengah bersama Chaya dan terlihat peduli menjaganya. Chandra melintas dan mendengarkan pembicaraan mereka. Chandra teringat ucapan buruk Nandini tentang Malayketu.

Chandra bergegas ke kamar Nandini dan menyeretnya keluar, Chandra membawa Nandini ke kamar Chaya dan mendorongnya ke pintu memperlihatkan betapa baiknya Malayketu menjaga Chaya. Chandra pun berteriak pada Nandini agar jangan ikut campur masalah keluarganya lagi. Nandini terkejut melihat perubahan sikap Malayketu. Chaya sendiri terpesona dengan kebaikan hati Malayketu. Chandra kembali berteriak pada Nandini bahwa dirinya tidak ingin melihat keluarganya lagi.

Nandini berjalan di koridor sambil mengingat Malayketu dan berpikir bagaimana bisa Malayketu berubah dengan begitu cepat, tiba2 Malayketu memanggilnya. Nandini terkejut tapi Nandini bertatap muka juga dengan Malayketu. Malayketu berbicara dengan sopan pada Nandini bahwa drnya ingin menjalani hidup yang baru karena dirinya telah mengerti Padmananda bukanlah orang yang baik.

Nandini menghardiknya karena berani berbicara buruk tentang ayahnya. Malayketu juga menangkupkan tangan meminta maaf pada Nandini atas kesalahan yang pernah dibuatnya dulu dan Malayketu menambahkan bahwa dirinya ingin menjaga bayi Chaya dan dia adalah kakak iparnya mulai drari sekarang lalu Malayketu beranjak pergi.

Nandini menceritakan perubahan Malayketu pada keluarganya dan berkata bahwa Malayketu tdak akan pernah bisa berubah. Avantika bertanya mengapa dia terlalu mencemaskan Chaya sementara Chandra yang merupakan adiknya sudah menjelaskan kalau Malayketu akan menikah dengan Chaya.

Sunanda menanyakan alasan Nandini, Nandini pun menjawab bahwa dirinya mencemaskan Chaya sebab kondisi Chaya saat ini karena kesalahan kakaknya dan Nandin berjanji akan selalu menjaga Chaya.

Chandra tengah mondar mandir tidak tenang memikirkan sesuatu, tiba2 ada sebuah bayangan dibelakangnya. Chandra mengambil pedang dan menodongkannya tapi ternyata Dhurdhara yang datang dan karena terkejut Dhurdhara menjatuhkan beberapa pisau yang dibawanya, Chandra bertanya mengapa dia mengendap2 layaknya mata2 dan untuk apa semua pisau2 yang dibawanya.

Dhurdhara mengintai keadaan lantas berbicara pada Chandra bahwa saat di Pipliva Helena mencoba untuk menghabisnya dan memakan jantungnya jadi untuk jaga2 dirinya mengambil semua pisau di istana dan akan membuangnya. Dhurdhara lalu memunguti pisau2nya yang berserakan, Chandra bertanya bagaimana dia sekarang akan melindungi diri.

Dhurdhara menjawab bahwa Helena sangat berani dan bisa melindungi dirinya sendiri dan Dhurdhara menambahkan kalau dirinya akan melakukan hal yang sama untuk melindunginya dari serangan. Helena muncul dan Dhurdhara menjadi tegang, Helena bertanya pada Dhurdhara siapa yang akan menyerang Chandra

Dhurdhara menyembunyikan pisau2nya, Helena mengambilnya dan bertanya untuk apa pisau2 itu. Chandra menyuruh Dhurdhara bicara tapi Dhurdhara pura2 ada yang memanggil dan beranjak pergi.

Chandra hendak pergi tapi Helena menghentikannya lalu memegang tangannya, Helena mengatakan jika dirinya sudah siap untuk pernikahan Chaya dan Malayketu. Helena lalu membawa Chandra ke depan cermin. Helena menyimpan pedang Chandra lalu membuka selendang yang menyelimuti tubuh Chandra dan menggantinya dengan selendangnya sambil berkata bahwa untuk minuman acara hari ini didatangkan dari Macedonia. Helena juga kemudian meminta maaf pada Chandra atas sikapnya. Chandra hanya mengangguk lalu beranjak pergi. Helena pun sibuk dengan pikirannya.

Sinopsis Kakak ipar Nandini berbicara pada Nandini mengenai acara Malayketu. Gautami juga ikut berkomentar. Nandini pun bertekad membongkar kedok Malayketu. Helena berbicara pada pelayan2nya mengenai minuman yang baru datang dari Macedonia lalu pelayan2nya beranjak pergi sambil mengusung minuman2 tersebut.

Nandini di rias menjadi seorang lelaki oleh kakak2 iparnya untuk pesta Malayketu dan untuk membongkar kedoknya. Lalu Nandini mendatangi aula dimana Malayketu tengah mengadakan pestanya, Nandini mendekati Malayketu dan mencoba mengujinya.

Chandra kemudian muncul. Nandini memberi kode pada salah satu pelayan agar menumpahkan minuman pada Malayketu. Pelayan melakukannya tapi Nandini terkejut karena Malayketu tidak emosi. Nandini pun menegur pelayan dan mengatakan sesuatu unuk memancing emosi Malayketu tapi Malayketu tetap tenang dan malah memarahi Nandini. Chandra memegang bahu Malayketu dan memujinya. Lalu Chandra menegur Nandini. Nandini pun menyelinap pergi membuang minumannya di pot bunga dan Chandra melihatnya.

Chandra menghampiri Nandini dan bertanya apa yang sedang dilakukannya sambil menyentuhnya, Nandini terkejut dan menjadi gugup. Nandini hendak pergi tapi Chandra menghalanginya lantas memanggil pelayan dan memberikan minuman lagi pada Nandini lalu mengajaknya minum. Chandra terus mengajak Nandini berbicara tapi Nandini beralasan dan bergegas pergi. Sinopsis Chandra Nandini Episode 12

Nandini pergi denga terburu2 tapi Chandra menariknya dalam pelukannya dan melepas cambang palsunya. Chandra pun berkata pada Nandini bahwa dirinya sudah memperingatkannya agar tidak ikut campur dalam masalah Malayketu. Nandini berusaha menjelaskan tapi Chandra membentaknya kemudian Chandra jatuh pingsan karena terlalu banyak minum dan Chandra jatuh menimpa Nandini. Nandini berusaha membangunkan Chandra dan menyingkirkan tubuhnya. Nandini berdiri dan kebingungan karena Chandra masih pingsan.

Dhurdhara bersama Nandini mencoba menyadarkan Chandra tapi Chandra masih saja pingsan. Mereka berdua memutuskan akan membawa Chandra ke kamarnya lalu mengangkat dan memapah Chandra bersama2 tapi mereka melihat penjaga dan bersembunyi. Dhurdhara lalu menyerahkan Chandra pada Nandini dan dia keluar berkata pada penjaga agar pergi ke kamar Helena karena dirinya ingin tambahan keamanan di luar kamar Helena.

Chandra sendiri sibuk meracau dan Nandini menutup mulutnya lalu setelah penjaga melintas, Dhurdhara dan Nandini membawa Chandra kamarnya dan membaringkannya, Helena tiba2 muncul dan bertanya apa yang terjadi serta bertanya siapa Nandini.

Nandini yang membelakangi Helena terkejut dan panik karena cambangnya menghilang. Dhurdhara sebisa mungkin menghalangi Helena agar tidak melihat wajah Nandini, Dhurdhara mengatakan bahwa Nandini adalah pangeran yang membantu membawa Chandra ke kamar karena Chandra mabuk.

Nandini hendak beranjak pergi saat Helena menghampiri Chandra tapi Helena mengehentikannya dan memberikan hadiah gelang emas, Dhurdhara yang mengambil gelang itu dari tangan Helena dan memberikannya pada Nandini. Nandini beranjak pergi. Helena menyuruh Helena menutup pintu dan keluar kamar, Dhurdhara mengiyakan dan beranjak pergi. Helena lalu membelai wajah Chandra.

Keesokan harinya berlangsung pernikahan Malayketu dan Chaya. Pendeta lalu meminta wakil untuk Kanyadan. Chandra maju ke depan dan Nandini juga hendak maju tapi Chandra memanggil Helena untuk menemaninya. Nandini mundur dan Helena dengan bahagianya mendampingi Chandra.

Ritual Kanyadan pun dilakukan dan Chaya dengan berat hati meletakkan tangannya diatas tangan Malayketu. Setelah itu Chandra membasuh kaki Malayketu. Dhurdhara lalu maju untuk mengikat selendang pernikahan, Nandini masih memikirkan perubahan Malayketu. Ritual terakhir adalah pemberian sindoor dan setelah itu Malayketu dan Chaya resmi menjadi suami istri. Nandini pun terlihat geram.

Chaya dan Malayketu hendak meminta berkat Dadima tapi Malayketu menghentikan Chaya dan mengatakan dirinya yang akan meminta berkat lebih dulu. Lalu Malayketu meminta berkat pada Dadima. Pelayan lalu mengatakan untu melakuan ritual selanjutnya sambil membawa nampan perhiasan

Dhurhara berdiri tapi pelayan mengatakan bahwa Helena yang harus melakukannya, Helena dengan terpaksa berdiri menghampiri Malayketu, Helena kembali teringat hinaan Malayketu lalu Helena mengambil sndoor dan memakaikan tilak pada Malayketu serta hendak mengalungkan perhiasan tapi Malayketu mengatakan bahwa dia (Helena) masih mencintainya tapi bersikap marah padanya

Helena menjawab bahwa dirinya tdak lagi mencintainya dan bahagia bersama Chandra lalu memasangkan kalung pada Malayketu yang kembali berkata bahwa dia tidak akan bisa mengabaikannya. Helena menjawab tidak akan peduli padanya kemudian kembali duduk disebelah Dhurdhara dengan geram.

Dadima mengatakan bahwa acara pernikahan ini melelahkannya, Moora berkata bahwa dia akan baik2 saja lalu Mora berbicara pada Kanika sambil memperhatikan Chandra dan ayah angkatnya. Chandra menghampiri mereka berdua dan Moora mengatakan bahwa ini saatnya ritual mengirim Chaya ke rumah mertuanya. Lalu Chandra membawa Chaya untuk ritual bidaai. Malayketu memperhatikan Chaya sambil tersenyum penuh arti. Sinopsis Chandra Nandini

Sinopsis Chandra Nandini Episode 12. Chandra berjalan mengantar Chaya ke kamarnya sambil berbicara. Chandra mengatakan pada Chaya bahwa cintanya membuat seseorang lemah dan ternyata itu benar. Chaya menyahut pada Chandra bahwa cinta itu indah dan sekali nanti dia mengalaminya maka dia akan mengerti.

Sinopsis Malayketu berjalan di koridor bersama kedua temannya, mereka membahas pernikahan Malayketu dan menyuruh Malayketu agar segra ke kamar menikmati malamnya bersama kehidupan barunya. Malayketu berjalan pergi tapi mendnegar dua teman Malayketu memuji2 Chandra. Malayketu menghampiri mereka dan membentak mereka sambil berkata bahwa baginya Chandra tetaplah penggembala.

Chandra membalas ucapan Chaya bahwa dirinya tidak mungkin jatuh cinta karena sudah melihatnya kehilangan cintanya. Chaya membalas bahwa sudah menjadi hukum alam jika dua kekasih tidak akan bisa tinggal bersama untuk waktu yang lama. Chaya lalu berjalan masuk ke kamarnya dan Chandra menatapnya lalu berharap untuk kebahagiaan Chaya dan Malayketu serta berdoa agar Dewa menjauhkannya dari yang namanya cinta.

Demikianlah Chandra Nandini hari ini, semoga Anda senang. Seluruh Sinopsis ini dilansir dari IntiFilm. Jangan lupa Like dan Share ya termasuk Untuk Sinopsis Chandra Nandiri Episode 13

author
No Response

Leave a reply "Sinopsis Chandra Nandini Episode 12 – Ritual Terakhir Chandra"