Jonru Ginting Akhirnya dipolisikan atas Ujaran Kebencian di Media Sosial Hingga Masuk 7 Keajaiban Dunia Perpolitikan Indonesia

By: On: 1 views
Jonru Ginting Akhirnya dipolisikan atas Ujaran Kebencian di Media Sosial Hingga Masuk 7 Keajaiban Dunia Perpolitikan Indonesia
Jonru Ginting dipolisikan

Debroo.net. Jonru Ginting Akhirnya dipolisikan atas Ujaran Kebencian di Media Sosial Hingga Masuk 7 Keajaiban Dunia Perpolitikan Indonesia.

Jonru Ginting dipolisikan

Jonru Ginting dipolisikan

Jonru Ginting Akhirnya dipolisikan atas Ujaran Kebencian di Media Sosial. Pemilik akun media sosial Jonru Ginting akhirnya dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Jonru Ginting dilaporkan atas ujaran kebencian di media sosial.

Hal itu dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono pada Kamis (31/8/2017). Jonru dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Muannas Al Aidid.SH pada Kamis (31/8) dengan Nomor Laporan: LP/4153/VIII/2017/PMJ/Dit Reskrimsus.

Jonru dilaporkan atas ujaran kebencian di media sosial yang terjadi pada Maret-Agustus 2017. Laporan tersebut sesuai dengan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU RI No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Pelapor sendiri, berdasarkan dokumen itu, adalah Muannas Al Aidid yang berprofesi sebagai advokat. Sementara saksi dalam laporan itu adalah Slamet Abidin dan Guntur Romli.

Muannas Al Aidid, ketika dihubungi via telepon di Jakarta, mengakui telah melaporkan “semua akun” atas nama Jonru.

“Yang kami laporkan semua postingan selama periode Maret sampai Agustus 2017,” jelas Muannas.

Menurutnya unggahan-unggahan yang dilaporkan itu “diduga provokatif dan bernuansa SARA”.

“Ada sentimen SARA dan kecenderungan untuk mempertentangkan antara etnis tertentu. Ini bukan kritik, tetapi sudah kepada menggiring opini publik. Dalam Undang-Undang ITE ini dilarang,” tegas Muannas.

Ia juga mengatakan bahwa laporan ini dibuat karena kegelisahan publik terhadap ujaran-ujaran kebencian di media sosial sudah semakin marak, sementara tanggapan dari pemerintah masih sepi.

“Laporan ini dibuat sehingga pemerintah tak lagi beralasan tidak ada laporan dari masyarakat (soal ujaran-ujaran kebencian di media sosial),” imbuh dia.

Hingga berita ini ditayangkan, Jonru sendiri belum memberikan tanggapan.

Sedangkan di opini seword Jonru Ginting disebut sebagai 1 dari 7 keajaiban perpolitikan Indonesia artikel tersebut ditulis oleh ERIKA EBENER, nah penasaran ini kutipan 7 Keajaiban Dunia Perpolitikan Indonesia menurut ERIKA EBENER di Seword.com

Ya, saya iseng membuat daftar 7 keajaiban di dunia perpolitikan Indonesia. Pemberian predikat “ajaib” didasarkan atas fenomena yang dilakukan oleh masing-masing pihak yang saya anggap patut mendapatkan predikat ajaib. Fenomena ini bisa bagus dan bisa juga jelek. Artinya, kalau bagus, ya bagus sekali, kalau jelek ya jelek sekali. Kualitas, cara pikir, sepak terjang dan perkataan mereka termasuk satu dari indikator penentuan layaknya predikat ajaib diberikan, dimana untuk beberapa hal, logika kita tidak bisa lagi mencernanya. Dan semua sepak terjang mereka sangat sulit untuk dilupakan dan menjadi cacatan sejarah Indonesia.

Mereka yang saya katagorikan ajaib adalah:

1. Jokowi, seorang rakyat biasa yang melesat sampai di kursi nomor 1 di Indonesia. Tak disangka bisa menggebrag dunia dan bangsa Indonesia dengan prinsip keterbukaan, kesederhanaan, ketelitian dan kecepatan bekerja.
2. Basuki Tjahaya Purnama, seorang double minoritas yang memiliki ketebalan kesabaran yang tidak bisa ditandingi oleh siapapun di Indonesia bahkan mungkin di dunia. Dengan segudang prestasi yang inovasi tapi bisa berakhir dipenjara.
3. Anies Baswedan, seorang yang berawal dari penampilan yang aduhai di dunia pendidikan, membantu Jokowi sekuat tenaga untuk membanting lawan dan berakhir dengan menerima pinangan orang yang sudah dia banting untuk meraih kursi nomor 1 di Jakarta. Namun kemenangan yang diraih beraroma pecundang.
4. Rizieq Shihab, seorang Imam Besar yang selama 19 tahun memimpin sekelompok orang atas nama agama islam berjuang menghapus kemaksiatan di Indonesia, mensyi’arkan agama, dan berakhir terjerat kasus pelanggaran asusila.
5. Saracen, sekelompok warga negara yang rela melihat bangsanya terpecah belah dengan modal fitnah untuk mencari kebahagiaan dunia dan tidak percaya akan kehidupan setelah kematian.
6. Jonru Ginting, seorang yang tidak cerdas,sedikit pintar tapi mampu melihat celah untuk menjadi kaya raya dengan cara memutarbalikkan fakta.
7. Duo F, sepasang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang sikap dan perkataannya tidak mewakili rakyat.

Dan tulisan saya sekarang khusus akan membahas keajaiban nomor 6 due to his performance di ILC tadi malam.

No Responses

Leave a Reply