Yuk Cari Tahu Syarat Nikah Siri Yang Merujuk Pada Pasal 14 Kompilasi Hukum Islam

By: On: 8 views
Yuk Cari Tahu Syarat Nikah Siri Yang Merujuk Pada Pasal 14 Kompilasi Hukum Islam
syarat nikah siri

debroo.net. Yuk Cari Tahu Syarat Nikah Siri Yang Merujuk Pada Pasal 14 Kompilasi Hukum Islam. Mengapa harus memilih nikah siri? tentunya banyak alasan mengapa banyak orang yang melakukan nikah siri meskipun salah satu resiko nikah siri ini diantaranya yaitu tak diakui negara.

syarat nikah siri

syarat nikah siri

Beberapa Alasan Melakukan Nikah Siri diantaranya adalah Belum ada izin dari orang tua salah satu pasangan atau bisa dikatakn tidak direstui, bisa juga si perempuan yang hamil diluar nikah terlebih dahulu, atau yang paling banyak adalah alasan untuk poligami.

Secara prosedur, pernikahan siri sebenarnya adalah sebuah proses pernikahan yang belum selesai. Diharapkan para pasangan nikah siri tersebut secepatnya dapat mendaftar di KUA untuk mendapatkan legalitas hukum.

Nikah siri memang masih memunculkan perdebatan. Beberapa orang menganggap jika nikah tanpa pengesahan dari negara tersebut berisiko mengakibatkan berbagai masalah utamanya hal-hal yang berkaitan dengan administrasi kependudukan misalnya identitas kependudukan si anak pasangan yang nikah siri tadi. Hal tersebut tercantum dalam Undang-Undang No.1 Tahun 1974 mengenai perkawinan yang mana di bab 1 pasal 2 ayat 2 tentang dasar perkawinan menyatakan “Tiap-tiap perkawinan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku”.

Di samping itu pada pasal 42 Ayat 1 dijelaskan “Anak yang sah adalah anak-anak yang dilahirkan dalam atau sebagai akibat perkawinan yang sah”. Poin tersebut menyatakan jika status anak yang terdata mempunyai pertalian darah dengan kedua orangtuanya yang sudah terdata negara dalam hal ini di KUA. terlebih lagi di sejumlah kasus mengenai hak anak buah pernikahan siri tadi sering dijumpai permasalahan ketika mengurus akta kelahiran, nafkah, ataupun hak waris.

Masih ada beberapa pasangan yang hanya melakukan hal ini sebab syarat syarat nikah siri memang cukup mudah. Dalam agama Islam, sebuah pernikahan (Ijab qabul) dianggap sah jika kedua unsur yaitu wali nikah dan saksi nikah sudah terpenuhi meski belum dicatatkan di KUA setempat. Mengutip bunyi Pasal 4 Kompilasi Hukum Islam (KHI) jo. Pasal 2 UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan (UU Perkawinan):

Pasal 4 KHI menyatakan : Perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut Hukum Islam sesuai dengan Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Sementara Pasal 2 UU Perkawinan menyatakan : (1) Perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya itu. (2) Tiap-tiap perkawinan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Jadi bisa disimpulkan bahwa syarat nikah siri yang juga merujuk pada Pasal 14 Kompilasi Hukum Islam bahwa untuk melaksanakan perkawinan harus ada :

  • calon suami
  • calon istri
  • wali nikah
  • dua orang saksi
  • Ijab qabul

Wali nikah adalah rukun yang mesti ada untuk calon mempelai wanita yang akan menikahkan. Syarat wali nikah yaitu laki-laki yang memenuhi syarat hukum Islam yakni muslim, aqil dan balig. Sehingga bila suatu sebab orang tua yang dalam hal ini ayah mempelai wanita tak dapat atau tak mau menjadi wali nikah maka diperbolehkan menunjuk kerabat yang memenuhi syarat sebagai wali nikah.

No Responses

Leave a Reply