Apa itu Baby Led Weaning, Benarkah Lebih Baik dari Menyuapi Bayi?

By: On: 0 views
Apa itu Baby Led Weaning, Benarkah Lebih Baik dari Menyuapi Bayi?
Apa itu Baby Led Weaning, Benarkah Lebih Baik dari Menyuapi Bayi?

Debroo.net. Apa itu Baby Led Weaning, Benarkah Lebih Baik dari Menyuapi Bayi? Baby led weaning adalah metode penyapihan yang dianggap lebih baik untuk mengajarkan si kecil makan sendiri. Tetapi, masih banyak ibu yang takut menerapkan metode ini dan lebih memilih cara umum yaitu memberikan anak dengan menyuapinya. Lalu, sebenarnya manakah metode menyapih yang terbaik? 

Apa itu Baby Led Weaning, Benarkah Lebih Baik dari Menyuapi Bayi?

Apa itu Baby Led Weaning, Benarkah Lebih Baik dari Menyuapi Bayi?

Manfaat melakukan Baby Led Weading

Baby led weaning adalah metode di mana si kecil dibiarkan untuk makan sendiri atas kemauannya dan orangtua hanya menyiapkan makanan dihadapannya. Biasanya, makanan yang disediakan juga berbentuk padat, tidak berbentuk pure.

Keuntungan yang didapat jika Anda menerapkan metode ini pada bayi Anda adalah:

  • Membantu anak belajar dan mengenal rasa serta tekstur makanan. Dalam metode ini, makanan disajikan dalam bentuk padat dan lebih besar sehingga membuat si kecil dapat memegang makanannya sendiri.
  • Anak akan memiliki kadar lemak tubuh lebih rendah. Salah satu penelitian yang pernah dilakukan, menyatakan bahwa bayi yang menerapkan baby led weaning cenderung mempunyai kadar lemak tubuh lebih sedikit ketimbang pada anak yang makan dengan cara biasa.
  • Anak dapat mengonsumsi makanan yang lebih bervariatif. Dengan cara ini, Anda bisa mengenalkan berbagai makanan pada si kecil.
  • Tidak repot. Jika Anda makan di luar rumah, maka Anda tak perlu memerlukan waktu lama untuk melumatkan makanan yang harus dikonsumsi si kecil.

Risiko melakukan baby led weaning

Selain manfaatnya, baby led weaning juga berpotensi memunculkan beberapa risiko berikut ini:

  • Tersedak. Risiko terbesar dari menyapih dengan makan sendiri adalah si kecil bisa saja tersedak akibat makanannya yang cenderung padat itu. Kejadian ini sangat berbahaya jika terjadi pada si kecil, karena makanan akan menutup jalan pernapasan bayi. Jika hal ini terjadi, maka segera bawa si kecil ke pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan.
  • Risiko kekurangan gizi. Sebuah penelitian lain yang diterbitkan dalam jurnal Maternal and Child Nutrition menyatakan bahwa metode menyapih seperti ini juga berisiko membuat bayi tidak makan sesuai dengan kebutuhannya. Kekurangan gizi bisa diakibatkan karena si bayi tidak dapat mengunyah makanan atau makanan terlalu keras, sehingga pada akhirnya bayi tak mengonsumsinya sama sekali.
  • Berantakan. Bagi Anda yang tak suka kotor dan keadaan yang berantakan, maka mungkin Anda tidak akan menyukai metode ini. Sebab, si kecil akan bermain dan bersenang-senang dengan makanan yang ada di hadapannya, sehingga akan sangat mungkin makanan tersebut jatuh, berantakan, dan mengotori meja makan Anda.

 

Manfaat menyapih dengan cara menyuapi bayi

Memberikan bayi dengan menyuapinya makanan lunak, adalah hal yang sudah turun temurun dilakukan. Beberapa keuntungan melakukan metode tradisional ini adalah:

  • Risiko tersedak kecil. Karena makanan yang diberikan adalah makanan lunak, Anda tak perlu khawatir si kecil tersedak akibat tak bisa menelan makanan.
  • Tak perlu membutuhkan waktu makan yang lama. Dengan cara ini, Anda dapat mempersingkat waktu makan si kecil.
  • Tahu seberapa banyak yang ia makan. Menyapih dengan cara menyuapi, membuat Anda tahu seberapa banyak makanan yang telah ia makan. Jika dilakukan dengan benar, metode ini juga tidak membuat si kecil berisiko alami kekurangan gizi.

Kekurangan metode menyuapi bayi

Selain manfaat di atas, menyuapi bayi punya beberapa kekurangan, yaitu:

  • Perlu menyiapkan waktu yang ekstra. Anda harus menyiapkan bahan makanan kemudian melumatkannya menjadi puré. Hal ini cukup memakan waktu.
  • Sulit untuk makan bersamaan dengan si kecil. Anda tak bisa makan bersamaan dengan si kecil, ketika ada acara maka keluarga, Anda harus mendahulukan si kecil untuk makan makanannya dan tak bisa menyantap makanan bersama.

Lalu, metode mana yang harus saya terapkan pada sang buah hati?

Sebenarnya, hal ini kembali ke masing-masing orangtua, sebab kedua metode tersebut memiliki kekurangan dan kelebihan. Tetapi, Anda bisa kok menggabungkan kedua metode itu, melakukan baby led weaning dan menyapih dengan menyuapi secara bersamaan.

Jika Anda membiarkan si kecil makan makanannya sendiri, maka Anda harus pastikan bahwa makanan yang Anda berikan cukup lunak dan lembut, sehingga bisa dimakan oleh si kecil. Untuk mencegah kekurangan zat gizi, Anda bisa menyuapi mereka dengan makanan lunak di waktu makan berikutnya. Dengan cara ini, maka Anda bisa mengajarkan si kecil mengenal tekstur dan rasa makanan tetapi juga memastikan mereka mendapatkan asupan zat gizi yang sesuai.

Source link

No Responses

Leave a Reply