Sinopsis Lonceng Cinta Tayang di ANTV – Lonceng Cinta Episode 186

debroo.net. Sinopsis Lonceng Cinta Tayang di ANTV – Lonceng Cinta Episode 186. Aaliya minta bukti kalau Pragya ada di rumah, Pragya menyahut saat Beeji memanggil namanya.

Sinopsis Lonceng Cinta. Beeji : Sudah kubilang dia ada di rumah.
Aaliya : Aku akan menghancurkan hidup kalian kalau kalian ikut campur dalam hidup Abhi. Jangan coba2 muncul dihadapan Abhi.

Aaliya keluar dan berpas-pasan dengan Purab.
Purab lalu masuk kedalam rumah Arora.

Purab : Ibu, untuk apa Aaliya datang kemari?

Mereka memberitahu tentang ancaman Aaliya dan meminta Purab menghubungi dokter.
Purab : Dimana kak Pragya? Bagaimana keadaannya?
Sarla : Dia ada didalam, tolong jangan beritahu dia tentang kedatangan Aaliya.

Abhi meminum kopi yang dibawakan Saira.
Abhi : Hoek! Minuman apa ini!
Saira : Ini kopi yang anda minta Tuan.
Abhi : Bawakan kopi seperti kemarin!
Saira : Tapi resepsionis yang membuatkan kopi kemarin, hari ini dia tidak datang.
Abhi : Aku tidak mau tau. Aku tidak akan bekerja sebelum mendapatkan kopiku.

Aaliya datang dan menenangkan Abhi, ia janji akan mengantarkan kopi seperti yang diinginkan Abhi. Abhi kembali ke studio.
Aaliya : Ada apa denganmu Saira? Kenapa kau membawakan kopi yang tidak enak untuknya?
Saira : Kopi yang kubawakan ini dibeli dari kedai kopi terbaik di kota ini.
Aaliya mencicipinya dan bicara dalam hati, “Kopinya enak. Kenapa reaksi Abhi seperti itu? “.
Saira : Sebenarnya ini salahku. Tuan Abhi terlanjur suka dengan kopi yang dibuatkan resepsionis kemarin.
Aaliya : Resepsionis mana? Siapa namanya?
Saira : Pragya.

Aaliya terkejut dan berusaha meyakinkan diri mungkin kebetulan namanya sama.

Dokter datang untuk memeriksa kaki Pragya, Pragya berdiri dan meyakinkan keluarganya kalau ia baik2 saja. Pragya memberitahu Purab kalau dia jenuh tidak melakukan apa2 di rumah, Purab kemudian mengajaknya minum kopi diluar.

Pragya dan Purab duduk disebuah restoran terbuka.
Pragya : Cuacanya cerah ya.
Purab : Iya kak.
Pragya : Tempatnya bagus, udaranya juga segar.
Purab : Kenapa kakak memuji2 cuaca dan udara? Pasti ada sesuatu.

Purab ikut senang melihat Pragya bahagia.

Purab keluar untuk mengangkat telfon dari seseorang. Pragya mengisi waktu luang sambil menulis puisi disecarik kertas. Kertas itu terbawa angin dan terbang keluar, Pragya mengejarnya hingga kertas itu menempel dipunggung Abhi. Abhi mengambil kertas tersebut dan berbalik melihat Pragya.
Pragya tersenyum melihat Abhi membaca puisi buatannya, ia bicara dalam hati, “Sulit dipercaya, kau berdiri dihadapanku membaca puisi yang kutulis untukmu”.

Abhi : Kau menulis puisi ini untuk siapa? Pacarmu?
Pragya : Bukan. Aku menulisnya untuk diriku sendiri.
Abhi : Kufikir aku bisa mempekerjakanmu sebagai penulis lirik, tapi puisimu terlalu jadul, terlalu dalam. Jaman sekarang tidak ada yang mau membaca dialog yang kaku. Kalau kau penggemarku, apa yang kau sukai dari laguku?
Pragya : Kalau kita suka dengan orangnya, kita jadi suka mendengarkan lagu2nya walaupun maknanya tidak jelas.
Abhi : Apa maksudmu? Aku memuji puisimu tapi kau mengejek laguku?
Pragya : Bukan itu maksudku! Kembalikan kertas puisiku.
Abhi : Kertasnya ada ditanganku, ambil kalau kau bisa.

Pragya melompat2 untuk mengambil kertas itu, Aaliya melihat Abhi dan Pragya yang berdiri membelakanginya. Pragya hampir terpeleset, Abhi langsung menangkapnya Orang2 yang lewat mengira mereka sedang pacaran dan bertepuk tangan menyaksikan adegan romantis tersebut.

Abhi : Aku akan memberikan sesuatu sebagai gantinya.

Abhi mengambil topi dari dalam mobil dan memakaikannya dikepala Pragya.
Abhi : Topi itu untukmu.
Pragya : Aku tidak mau. Topi ini lebih pantas untukmu.

Pragya pergi meninggalkan Abhi.
Aaliya dan Abhi diperjalanan pulang ke rumah.

Aaliya : Siapa wanita yang bicara denganmu tadi?

Purab juga menanyakan hal yang sama pada Pragya.
Purab : Siapa pria yang bicara denganmu tadi kak?
Pragya : Dia pria baik yang pernah menolongku.
Abhi : Hanya seorang penggemar.

Abhi melihat mobil Purab tapi tidak melihat wajah Pragya dengan jelas, Aaliya juga melihatnya dan menduga kalau wanita itu adalah Pragya. Purab menambah kecepatan saat melihat mobil Abhi.

Abhi memikirkan Pragya sebelum tidur, “Kenapa aku menatap matanya? Aku jadi tidak bisa berhenti memikirkannya”. Abhi lalu membaca puisi Pragya sekali lagi.

Abhi : Puisi ini sangat dalam maknanya. Waktu sedang tidak jatuh cinta saja dia bisa menulis puisi sebagus ini, bagaimana kalau dia sedang jatuh cinta?

Pragya bicara dengan boneka bintang rock.
Pragya : Kalau Abhi tau perasaanku, dia pasti akan datang mencariku.

Abhi berfikir untuk menciptakan lagu menggunakan puisi buatan Pragya.
Abhi : Aku akan mempekerjakannya sebagai penulis lirik kalau lagunya sukses.

Abhi memaksa Purab mengatakan siapa wanita yang pergi dengannya kemarin, Purab dan Aaliya meyakinkan Abhi kalau Abhi hanya salah lihat.
Ketika Pragya hendak berangkat kerja, Sarla tiba2 menyuruhnya untuk mengundurkan diri dan cari kerja ditempat lain, tentu saja Pragya keberatan, Beeji membela Pragya.

Sarla : Kemarin Aaliya datang kemari untuk mencaritahu apa kau sudah bertemu dengan Abhi. Dia mengancam akan menghancurkan hidupmu kalau kau bertemu dengan Abhi. Bukan kau yang menyebabkan hidup Abhi dalam bahaya, hidupmu sendiri sedang dalam bahaya. Hiks. Aaliya sudah berkali2 ingin membunuhmu tapi kau selamat. Aaliya yang menyebabkan Bulbul meninggal, aku tidak mau lagi kehilangan putriku.
Pragya : Percayalah padaku bu. Aku tidak bisa hidup dalam ketakutan. Ibu mungkin takut pada Aaliya tapi aku akan menyingkirkan rasa takut ibu itu. Percayalah padaku.

Pragya berangkat setelah berjanji akan selalu menghubungi Sarla lewat telfon.
Abhi menyapa Pragya yang sedang melamun dimeja resepsionis. Pragya salah tingkah, ia menawarkan gelas kosong dan coklat kpd Abhi.

Abhi : Bagaimana kakimu?
Pragya : Sudah membaik.
Abhi : Tolong buatkan kopiku. Cepat.

Kepala Pragya membentur kepala Abhi saat berdiri.
Pragya : Maaf! Aku buatkan kopinya sekarang juga!
Abhi : Sebentar!

Abhi memegang wajah Pragya dan membenturkan kepala mereka sekali lagi. Pragya ingat kalau ini adalah kebiasaan yang dulu sering mereka lakukan. Pragya bertanya siapa yang memberitahu cara itu pada Abhi tapi Abhi tidak mau menjawabnya. Pragya berfikir, “Banyak hal yang masih dia ingat, mungkin dia bisa mengingatku kembali”. Aaliya mendapat info dari Saira kalau Pragya sedang membuatkan kopi untuk Abhi di kantin. Aaliya salah orang dan bertanya2 dimana resepsionis yang diceritakan Saira berada.

Pragya masuk kedalam studio membawakan kopi, Abhi menyeruput kopinya.
Abhi : Sempurna.

Abhi meminta Pragya untuk mendengarkan lagunya sampai habis dan memberikan pendapat. Senar gitar Abhi tiba2 putus.
Pragya : Biar kuperbaiki.

Aaliya terkejut melihat Pragya bersama Abhi didalam studio rekaman.
Abhi : Siapa yang mengajarimu cara memperbaiki senar gitar?
Pragya : Kau yang,

Aaliya bicara dalam hati, “Sejak kapan mereka bertemu? ”
Pragya : Maksudku, temanku yang mengajariku.
Abhi : Pacarmu?

Pragya tersenyum.
Pragya : Teman biasa.

Demikian Sinopsis Lonceng Cinta Hari Ini.

author
No Response

Leave a reply "Sinopsis Lonceng Cinta Tayang di ANTV – Lonceng Cinta Episode 186"