Lanjutan Sinopsis Mohabbatein Hari Ini 23 Februari 2017 – Shagun Susul Raman dan Pihu ke Australia, Perusahaan Raman Ajak Kerjasama Ruhi

Debroo.net. Lanjutan Sinopsis Mohabbatein Hari Ini 23 Februari 2017 – Shagun Susul Raman dan Pihu ke Australia, Perusahaan Raman Ajak Kerjasama Ruhi.

Raman berbicara dengan Mihir via telepon, Raman meloudspeaker dan Pihu mendengar mereka, Raman mengatakan bahwa mereka akan memperkenalkan produk mereka ke pasaran. Mihir berkata bahwa mereka membutuhkan brand ambassador untuk itu.

Sinopsis Mohabbatein Hari Ini. Raman menjawab bahwa dia tidak mengenal siapapun. Pihu lalu meneriakkan nama Ruhaan. Raman menyukai ide Pihu dan berkata pada MIhir bahwa mereka bisa menggunakan Ruhaan sebagai brand ambassador. MIhir menyahut bahwa Pihu sangat pintar. Raman akan menyiapkan proposal dan berbicara dengan manager Ruhaan.

Shagun keluar rumah dan melupakan kunci mobil, dia hendak masuk ke dalam rumah lagi tapi dia mendengar suara Aditya di rumah keluarga Iyer, Shagun melihatnya dan berpikir bahwa anak2 terjebak dalam pertengkaran orangtua. Madhavi sedang memberikan sarapan untuk Aditya. Mereka membicarakan Pihu. Madhavi berkata pada Aditya bahwa dirinya tidak berhenti menangis saat Pihu melihat foto Ishita. Shagun terkejut mendengarnya dan teringat ucapan Pihu tentang bibi Madrasi.

Sinopsis Mohabbatein ANTV Episode 209. Aaliya mulai berbalas pesan dengan Shravan di akun sosmed. Shravan berbohong dan mengatakan bahwa umurnya 21 th tapi Aaliya paham jika Shravan masih 14 atau 15 th. Aditya lalu mendatangi Shravan dan Shravan langsung menutup laptopnya. Aditya ingin membaca pesan Shravan. Dia lalu bertanya mengapa Shravan berbohong pada Aaliya. Shravan mengatakan kalau dirinya jatuh cinta. Aditya lalu meminta Shravan menunjukkan suplemen dietnya. Shravan pun beranjak pergi. Aditya penasaran dan ingin menemukan siapakah gadis yang dicintai Shravan.

Nidhi mendapat telepon yang memberitahu bahwa konser Ruhaan dibatalkan dan Nidhi pun memarhi Ruhaan yang sedang makan, lalu Nidhi mendapat telepon lagi yang memberitahu bahwa perusahaan meminta uang muka kembali, Nidhi pun ingin menampar Ruhaan tapi Nancy menghentikannya dan berkata bahwa ponselnya kembali berdering. Manajer Mani yang menelpon dan ingin Ruhaan menjadi ikon produk mereka. Nidhi menyuruh Nancy membawa Ruhaan ke kamar. Nidhi kembali tenang dan mengiyakan, lalu mengatakan mereka akan bertemu besok untuk tanda tangan kontrak. Nidhi kembali mendapat telepon dari manajer Raman yang menawarkan kontrak untuk Ruhaan, Nidhi merasa senang dengan keuntungan yang akan diperolehnya. Nidhi menyetujui kontrak tersebut tapi manajer Raman mengatakan bahwa syuting akan dilakukan di Mumbai. Nidhi menyetujuinya dan manajer Raman pun berkata akan menyiapkan kertas kontraknya. Lalu Nidhi menelpon manajer Mani dan mengatakan bahwa dia mempunyai syarat yakni syuting harus dilakukan di Mumbai. Manajer Mani berkata akan menginformasikan kembali pada atasannya dan akan memberi kabr nanti. Nidhi berterimakasih padanya.

Keesokannya, Toshi melihat Shravan dengan sedih dan Simmi menghampirinya lalu bertanya apa yang terjadi, Toshi lalu membicarakan Ruhi.

Raman berbicara ditelepon dengan seseorang dan memintanya memesan tiket, Pihu menatapnya, usai menelpon, Raman berbicara dengan Pihu agar segera berkemas. PIhu berkata tidak akan pergi tanpa tanda tangan Ruhaan. Raman pun teringat tahi lalat Ruhaan. Ada yang mengetuk pintu dan Raman membukanya, dia terkejut melihat Shagun. Pihu senang menyambut Shagun dan memeluknya lalu berbicara dengannya. Raman lalu bertanya pada Shagun mengapa datang ke Australia. Shagun menjawab jika merindukan Pihu. Raman kembali berkata mengapa tidak memberitahunya karena mereka akan segera pergi ke bandara. Shagun berpikir untuk tidak memberitahu Raman atas keraguaannya tentang Ishita yang masih hidup. Shagun lalu mengatakan bahwa mereka seharusnya berkeliling Australia. Raman berkata bahwa dirinya ke Australia bukan untuk berlibur, Shagun memintanya menyelesaikan pekerjaan lebih dulu dan setelah itu mereka akan berkeliling Australia.

Raman berbicara ditelepon dengan manajernya dan memintanya membuat janji untuk rapat dengan Ruhaan, usai menutup telepon, Raman nampak berpikir bahwa seperti ada hubungan kuat antara dirinya dengan Ruhaan.

Aaliya sedang sarapan bersama Mani dan Ishita, mereka membahas syuting Ruhaan di Mumbai, Mani melihat Ishita yang tengah melamun. Mani pun bertanya. Ishita membalas tapi kemudian beranjak pergi. Aaliya hendak mengejarnya tapi Mani melarangnya. Mereka lalu berbicara. Mereka membuat rencana agar Ishita mau pergi ke India.

Di rumah Ruhaan, Raman sedang berbicara dengan asisten Nidhi mengenai Ruhaan. Raman ingin bertemu Ruhaan. Raman lalu mendapat beberapa pesan di ponselnya dan membacanya.

Dokter memeriksa Aditya, lalu berbicara dengan Toshi mengenai penyakit Aditya karena reaksi obat. Dokter melihat barbel lalu bertanya pada Toshi apakah Aditya mmengkonsumsi suplemen, Neelu mengatakan bahwa pernah melihat Aditya mendapat beberapa box. Dokter lalu melihat box suplemen dan mengatakan karena suplemen itulah yang membuatnya jatuh sakit. Dokter kemudian keluar, Toshi melihat box tersebut. Neelu mengatakan pernah melihat Aditya bersama Shravan dan mungkin Shravan yang memberinya.

Sinopsis Mohabbatein Hari Ini 24 Februari 2017 – Ruhi Bertemu Raman, Ruhi Teringat Masa Kecilnya

author
No Response

Leave a reply "Lanjutan Sinopsis Mohabbatein Hari Ini 23 Februari 2017 – Shagun Susul Raman dan Pihu ke Australia, Perusahaan Raman Ajak Kerjasama Ruhi"