Sinopsis Mohabbatein Hari Ini Episode 201 Tayang di ANTV 16 Februari 2017

debroo.net. Sinopsis Mohabbatein Hari Ini Episode 201 Tayang di ANTV 16 Februari 2017. Aaliya menenangkan Ishita dan kembali mengajaknya mengobrol. Aaliya berkata jk dirinya memanggilnya ibu krn dia dan Mani tlh menyaygi dirinya dan Vivaan lyknya org tua. Ishita menjwb, “aku mempunyai klrga yg sempurna tapi aku sendiri tdk sempurna..aku tdk bisa menjadi istri dan ibu yg baik”. Ishita kembali menangis.

Sinopsis Mohabbatein. Di sbh kuil, Pihu turun dari mobil dan mengaduh kesakitan saat kakinya menapak di tanah. Pihu meminta Toshi utk berdoa, Toshi pun tersenyum.

Ishita masih berbicara pd Aaliya. Dia berkata bhw dia sangat bahagia memiliki Aaliya dan Vivaan tapi dia merasa sedih tlh meninggalkan putrinya di India.

Pihu melangkah perlahan2 dan ketika akan melangkah lagi, kakinya di sambut oleh tangan Shagun. Pihu senang melihat kedtgan ibunya. Shagun berbicara dgnnya. Pihu lalu memberikan bindi pd Shagun. Shagun pun menggendongnya dan membawanya msk ke kuil.

Keesokan harinya, Madhavi memberi Vishwa daftar belanja krn pendeta akan dtg utk melakukan pooja, Vishwa lalu memberikan pigura bsr berisi foto Ishita dan jg Ruhi. Madhavi sedih mengingatnya dan berkata, “bhkn setlh 7 th berlalu dan masih dgn kesedihan yg sama..pertengkaran raman dan Ishita membuat klrga kita terpisah”, Vishwa menambhkn bhw Romi dan Mihika jg membuat keadaan semakin bertambah buruk. Vishwa merasa bhw mereka hrs menemui Pihu. Madhavi mengiyakan dan berkata, “Pihu adalah tanda terakhir dari Ishita tapi Pihu mendukung Raman, dan Shagun sangat menyaygi Pihu seperti Ishita menyaygi Ruhi..Ishita akan bahagia jk melihat Pihu bahagia”.

Ishita sdg memandangi foto Ruhi sambil menangis dan teringat awal pertemuannya dgn Ruhi dulu. Ishita jg mengingat pernikahannya dgn Raman. Dia jg teringat kelahiran nbayinya dan kematian Ruhi. Dia lalu berbicara dgn foto tsb, “aku merindukanmu disetiap waktu..tdk akan ada satupun yg akan memaafkanku dirumah itu”.

Toshi sdg berbicara dgn Raman ditelepon mengnai peringatan kematian Ruhi. Toshi berharap Raman yg akan duduk saat pemujaan, dia bertny kapan Raman plg tapi Raman menutup panggilannya. Usai menelpon, Simmi mendtgi Toshi dan berbicara dgnnya bhw Raman selalu membuat alasan dan pergi krn dia tdk ingin mengingat hari ini, dia tlh kehilangan dua org yg paling disayginya. Mereka berdua pun menangis lalu Simmi menunjukkan foto Ruhi pd Toshi. Toshi berkata bhw setap kali melihat Pihu pasti akan teringat Ruhi. Toshi jg sangat merindukan Ishita, dia mengajak Simmi utk melakukan peringatan kematian Ishita jg tapi Simmi berkata kalau Raman tdk ingin mereka berbicara mengenai Ishita dan Pihu tdk sehrsnya tahu ttg Ishita. Toshi menyahut bhw dgn melakukan semua ini tdk akan bisa membuat Ishita terlupakan.

Toshi menanyakan Ananya pd Simmi, Simmi berkata bhw Ananya akan segera dtg krn orgtua Pareet senang enghabiskan waktu bersama Ananya. Simmi lalu beranjak pergi dan Toshi memeluk foto Ruhi.

Ishita berbicara ditelepon dgn Aaliya. Aaliya mengatakan bhw Mani baik2 saja dan dokter tlh memberinya pereda rasa sakit dan Mani sdg tertidur. Ishita berkata agar Aaliya menghubunginya jk membutuhkannya di RS. Usai menutup telepon, Ishita kembali memandangi foto Ruhi.

Tn. Bhalla sdg pergi membeli persiapan utk pemujaan disbh kios di pasar, dia lalu bertemu Vishwa yg jg berbelanja di kios yg sama dan mereka saling diam.

Seorg lelaki (Aditya) mendengarkan musik dari mobilnya, dia lalu melihat dari spion seorg lelaki buta yg kebingungan menyebrang. Aditya turun dari mobil dan menyelamatkannya saat akan tertabrak motor. Pria tsb berterimakasih dan menanyakan nama Aditya. Aditya menyebut namnya dan meminta pria tsb mendoakan ibunya krn hari ini adalah hari peringatan kematiannya. Setlh Aditya pergi, pria tsb mendoakan ibu Aditya.

Aditya membawa belanjaan Vishwa dan Tn. Bhalla, dia mengajak keduanya plg bersama. Aditya memaksa dan mereka berdua pun mengikuti Aditya. Sang pemilik kios memuji sikap Aditya, dia berkata bhw ibu Aditya pasti sdh mengajarkan nilai2 yg baik pdnya hingga dia bisa menjadi penghubung dua org yg sdg berseteru.

Ishita menyiapkan pemujaan utk Ruhi, telepon berdering, Ishita meminta pelayan menerimanya dan dia mengatakan bhw itu telepon dari RS.

Pemujaan utk Ruhi dirumah Bhalla dimulai, Aditya lalu mendpt telepon dan beranjak menjauh. Madhavi msk ke dlm rumah Bhalla dan melihat mereka elakukan peringatan kematian utk Ruhi. Vishwa menyusulnya dan mengajaknya pergi. Aditya melihat mereka. Toshi menyuruh Simmi menyimpan foto Ruhi krn Pihu akan bingung jk melihatnya.

Di luar rumah, Madhavi berbicara dgn Vishwa bhw peringatan kematian utk Ishita tdk dilakukan dirumah klrga Bhalla dan Aditya mendengar pembicaraan mereka dan menjadi sedih.

Madhavi melakukan pemujaan utk Ishita dan Ruhi, Aditya msk dan melihat mereka melakukan peringatan kematian utk Ishita dan Ruhi lalu Aditya kembali klr rumah.

Shagun menghentikan mobil dan bertny ttg musik Ruhaan yg didengar Pihu. Pihu mengatakan bhw Ruhaan adalah penyanyi favoritnya, Shagun kemudian turun dari mobil, Aditya muncul dan meminta mereka msk ke rumah dan Aditya akan memarkir mobil Shagun, Shagun beranjak pergi. Aditya berbicara dgn Pihu agar mengambil kunci mobil klrga Iyer utk memindahkan mobilnya. Pihu menolak krn kakeknya bertengkar dgn klrga mereka. Aditya bersikeras menyuruhnya ke rumah klrga Iyer dan dia memastikann bhw kakek tdk akan mengetahuinya. Pihu pun beranjak pergi. Aditya berkata bhw Madhavi pasti akan senang melihat Pihu dan Aditya berharap Pihu akan melihat foto ibu Ishi hari ini.

Pihu msk ke rumah Iyer. Vishwa melihatnya dan terkejut. Vishwa menghampirinya dan bertny. Pihu berkata ingin mengambil kunci mobil. Aditya ikut muncul dan memberi kode pd Vishwa. Vishwa berpikir bhw Adityab yg tlh mengirim Pihu kemari. Vishwa mengajak Pihu duduk dan memutarkan TV. Vishwa kemudian pergi, Aditya terkejut melihat foto Ruhi krn takut Pihu akan melihatnya.

Vishwa melihat Pihu melangkah mendekat ke pemujaan, dia memberikan manisan ke Pihu dan menyembunyikan foto Ruhi. Pihu lalu mendekati pemujaan dan melihat foto Ishita lalu memujinya, Pihu bertny pd Madhavi, “siapa dia..mengapa ada karangan bunga pd fotonya..aku tahu ketika seseorg pergi maka karangan bunga akan diletakkan di fotonya..apakah dia pergi ke suatu tmpt ?? mengapa anda menangis..apakah dia putrimu ? “. Madhavi pun menangis mendengar ucapan Pihu.
Ishita bergegas ke RS dan menabrak seorg anak kecil, Ishita terkejut melihatnya dan membaygkan Ruhi, dia lalu memeluk gadis kecil tsb. Gadis kecil itu meminta Ishita agar melepaskannya. Ishita melepasnya dan ternyata itu bkn Ruhi, Ishita meminta maaf lalu bertny apakah dia sendirian. Gadis kecil itu mengatakan kalau ibunya sdg dirawat di RS ini. Ishita menyuruhnya mencium tangan ibunya dan rasa sakit ibunya pasti akan berkurang. Gadis kecil itu pun pergi.

Aditya berbicara dgn Pihu bhw bibi tsb (Ishita) sangat baik, Aditya berkata bhw dia merindukannya, dan Pihu pun berdoa utk kebahagiaan Ishita. Madhavi tersenyum dan berkata utk Ishita, “putrimu mendoakanmu setlh sekian tahun lamanya”.

Pihu menyukai persembahannya. Madhavi mengatakan bhw mereka membuat makanan favorit Ishita setlh selesai pemujaan, Madhavi memberikannya pd Pihu. Madhavi dan Vishwa senang melihat Pihu memakan makanan favorit Ishita. Madhavi berterimakasih pd Aditya krn tlh membawa Pihu ke rumahnya. Pihu lalu menanyakan Shravan dan apakah Shravan menyukai lagu2 Ruhaan.

Shravan di perlihatkan sdg bermain basket, semua gadis mengelu2kan Shravan krn membuat tim nya menang dan ternyata itu hny khayalan Shravan, teman2nya pun memperoloknya agar menurunkan berat badan terlbh dulu. Bala sbgi pelatih mereka kemudian muncul dan menyuruh mereka utk berlatih. Anak2 basket memuji Bala dan berkata Shravan tdk terlihat seperti anaknya. Semua bergerak pergi, Bala lalu mendtgi Shravan dan berkata, “dtg dan lihat lah mereka..hny dgn itu kau bisa belajar dan bermain basket”.

Ishita dan Aaliya berada diruangan Mani dan bertny pd dokter. Dokter mengatakan tdk ada yg perlu dicemaskan, Mani akan segera membaik. Dokter lalu klr, Ishita mencoba berbicara dgn Mani. Mani tersadar dan berbicara dgn Ishita. Mani bertny mengapa dia ke RS krn sehrsnya dia dirumah utk memperingati hari kematian Ruhi. Mereka lalu membicarakan masa lalu. Aaliya mendpt telepon dan berjln klr ruangan, Ishita kembali mengobrol dgn Mani.

Mani bertny tdkkah setlh 7 th dia ingin berbicara dgn putri kandungnya. Ishita menjwb bhw krnlah dirinya kehilangan Ruhi, Ishita kembali mengutuki dirinya sbgi ibu yg buruk dan dia tdk tahu bagaimana hrs bertemu dgn putrinya. Mani berkata bhw semua itu bkn keslhannya, dia menyarankan utk mencari tahu mengenai putri Ishita melalui media sosial.

Ishita berkata bhw dirinya tdk tahu seberapa bsr putrinya membencinya, Raman jg sangat membencinya dan tdk ingin melihat wajahnya. Mani menenangkannya. . Ishita menangis dan berkata akan klr melihat Aaliya, dia kemudian beranjak pergi. Mani berkata pd dirinya sendiri, “maafkan aku Ishita..aku tdk sehrsnya mendiskusikan maslh ini..aku harap kau akan segera bertemu putrimu”. Ishita diluar ruangan menangis dan berkata, “aku ingin melihat putriku sekali saja..aku minta maaf..aku tau putriku pasti bahagia”.

Demikian Sinopsis Mohabbatein Hari Ini.

Sinopsis Mohabbatein Hari Ini Episode 202 Tayang di ANTV 17 Februari 2017

Sinopsis Mohabbatein Hari Ini Episode 203 Tayang di ANTV 18 Februari 2017

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *