Sinopsis Geet ANTV Episode 28 Tayang Minggu 12 Februari 2017

Debroo.net. Sinopsis Geet ANTV Episode 28 Tayang Minggu, 12 Februari 2017 – Maan berkata pd Geet bahwa dirinya sudah meminta kopi setengah jam sebelumnya dan ketika sudah siap mengapa dia tdk juga memberikan kopinya.

Geet berbohong dan mengatakan bahwa dirinya sedang membuatnya. Maan memberikan tatapan tajamnya pd Geet dan mulai berjalan menghampirinya.

Geet pun berjalan mundur, Maan ternyata hanya ingin mengambil mug nya dari tangan Geet dan mereka kembali berpandangan lagi. Maan tersadar dan memalingkan wajah lalu mengatakan apa yg harus dilakukannya pdnya, Geet pun mendebatnya dan akhirnya terlontar bahwa hari ini pun dirinya sengaja menjauh dengan tdk duduk didekatnya dan tdk berusaha berdekatan dengannya.

Geet menyadari ucapannya dan menutup mulut. Maan pun menatapnya dan mereka kembali saling berpandangan. Geet pun bergegas pergi. Maan merasa bingung dan tdk tahu apa yg diucapkan Geet tadi. Man memutuskan akan menemmui Daadima untuk mendapatkan ketenangan pikiran.

Geet berbicara sendiri sambil memejamkan mata dan kembali memikirkan Maan, saat membuka mata ternyata Tasha, Sasha, Pinky dan Adi ada dihadapannya. Geet kemudian mengatakan bahwa dirinya tinggal dirumah Maan tapi dia bukan istrinya, ucapan Geet ini yg mengejutkan semuanya. Geet menolak memberitahu saat Sasha bertanya apa yg dilakukannya dirumah Maan. Geet hanya memberitahunya bahwa dirinya akan segera meninggalkan rumah ini.

Sinopsis Geet ANTV Episode 28 Tayg Minggu, 12 Februari 2017. Sasha kemudiann beranjak pergi di ikuti Tasha, Geet kebingungan dan Pinky serta Adi menenangkannya. Geet kembali mengingat dirinya saat bersama Maan di dargaah. Pinky dan Adi meminta Geet berbicara tentang propyek yg sedang dikerjakan Geet dan Maan tapi Geet sibuk dengan pikirannya sendiri.

Maan sedang berjalan dengan pikiran yg dipenuhi dengan Geet selalu. Maan bertanya2 mengapa Geet bersikap aneh setiap berada dihadapannya. Man curiga Geet menyembunyikan sesuatu.

Daadima di kamarnya sedang berbicara dengan dokter, dokter bertanya mengapa dia memintanya untuk membuat laporan medis palsu. Daadima berkata bahwa semua ini demi menggapai tujuannya, dia lalu melihat Maan melintas dan Daadima berpura2 sakit kembali saat Maan masuk. Maan memeriksa suhu badannya lalu meminta laporan medis pd sang dokter.

Maan kemudian melihat laporan palsu Daadima dan menjadi cemas, dia lalu berbicara dengan dokter. Dokter menjelaskan agar Maan selalu membuat Daadima dalam keadaan bahagia kemudian sang dokter pun berpamitan. Daadima hendak berbicara tapi Maan menerima telepon dari seseorang yg membuatnya tersadar bahwa Nna Rathod akan menemuinya, usai menutup telepon, Maan kembali memperhatikan neneknya kemudian beranjak pergi karena harus menemui kliennya terlebih dahulu. Daadima pun mengomel sendiri.

Geet berjalan sambil melamun, tiba2 Maan muncul dihadapannya dan Geet pura2 sibuk dengan kertasnya, dia pura2 menulis tapi bolpoinnya macet, Geet pun mengocok2 bolpoinnya agar bisa dibuat menulis tapi yg terjadi malah tinta bolpoin terjun bebas dan mengenai wajah Maan.

Mereka mulai berdebat dan kemudian Geet berusaha membersihkan wajah Maan dengan selendangnya. Maan pun menatapnya dan Maan mengambil selendang Geet lalu membersihkan sendiri wajahnya dengan selendang Geet. Geet kemudian berlari pergi dan meninggalkan selendangnya digenggaman tangan Maan.

Geet berlari dan menabrak seorang klien (Rathod) yg hendak menemui Maan yg ditemani bodyguardnya. Bekas tinta yg menempel di tangan Geet mengenai tangan Rathod. Wanita tersebut pun memakinya. Geet teringat jika tdk memakai selendang dan langsung menutupi dadanya.

Maan kemudian muncul dan langsung menutupi dada Geet dengan selendangnya lalu Maan menyapa kliennya. Geet pun meminta maaf, Rathod pun berkata jika dirinya tdk ingin berbicara dengan gadis yg mempunyai sikap seperti Geet. Maan pun meminta Geet untuk pergi dan menenangkan Rathod.

Semua staff berkumpul, Rathod mengatakan pd semuanya bahwa dirinya akan pergi menimbulkan Mumbai dan harus melihat presentasinya malam ini, dia juga kembali menyindir Geet dan meragukan kemampuan Geet untuk melakukan presentasi. Maan kemudian mengenalkan kliennya. Maan meminta Sasha untuk berbicara.

Sasha mengenalkan diri dan mengatakan akan menyiapkan cetak biru dan presentasinya dalam waktu 2 jam. Rathod terkesan dengan Sasha dan kembali menyindir Geet, Maan memandangi Rathod dengan tatapan mata emosi. Sasha senang mendengar ejekan untuk Geet dan Geet pun membalikkan badan karena malu.

Maan dan Rathod lalu berjalan keluar dan Geet melakukan kesalahan lagi dengan menabraknya. Rathod mendapat kesempatan untuk menghina Geet lagi dan berkata bahwa Geet sangat suka berjalan dengan mata tertutup. Rathod lalu berjalan pergi.

Naintara berbicara ditelepon dengan detektifnya dan mengatakan bahwa Geet berasal dari Hosiyaarpur dan Dev yg baru masuk mendengar kata “Hosiyaarpur”. Naintara menyadari kehadiran Dev dan memutus panggilannya. Dev pun bertanya dan Naintara berusaha membuat alasan lalu beranjak pergi tapi Dev menahannya dan bertanya pdnya.

Mereka lalu mengobrol, Naintara akhirnya menyetujui usul Dev agar Dev tdk curiga terhadapnya, sementara Dev tahu jika Naintara menyembunyikan sesuatu darinya dan Dev merasa harus pergi ke Delhi untuk mengetahuinya.

Maan memberitahu tim nya untuk presentasi Sasha, Vinod dan Lara akan bergabung dengannya. Adi yg akan mengurus proyek dan Geet yg akan mengurus file2nya bersamanya.

Geet merasa takut jika dirinya akan melakukan kesalahan lagi jika bersama Maan jadi saat semua sudah embubarkan diri Geet memberitahu Maan jika dirinya tdk ingin bekerja dengannya dan ingin bekerja dengan Sasha. Maan berkata jika keputusannya sudah final.

Tapi Geet bersikeras ingin bekerja dengan Sasha. Maan pun bertanya mengapa dia tdk mau bekerja dengannya. Geet hanya bisa memandangi Maan dan kembali hilang dalam khayalannya. Adi menyadarkan Geet dan menyruhnya menjawab pertanyaan Maan, Geet pun menjawab bahwa dirinya hanya ingin menjauh dari Maan.

Geet masih saja bersikeras bekerja dengan Sasha. Maan lalu memberitahu bahwa proyek ini bukan untuknya. Geet pun tersinggung dan meminta Maan untuk tdk meragukannya sebelum melihat pekerjaannya. Geet berkata bahwa mungkin dirinya tdk baik dalam berpakaian dan tdk pandai berbhasa inggris tapi dirinya memiliki otak dan bisa membuktikan bahwa dirinya bisa menyelesaikan proyeknya.

Maan merasa kesal mendengarnya dan menyerah, dia menyuruh Geet ikut dalam proyek tersebut tapi dia memperingatkan Geet untuk tdk menyalahkannya pd akhirnya. Maan lalu beranjak pergi. Sasha pun memutuskan untuk memberikan pelajaran pd Geet hingga dia tdk akan pernah lagi membicarakan tentang presentasi.

Geet mengambil air minum sambil mengomel, dia teringat saat Maan menutupinya dengan selendang tadi. Geet hendak membawa pergi minumannya dan menyadari kehadiran Maan. Geet hendak beranjak pergi tapi Maan menahannya dan bertanya. Geet menjawabnya kemudian pergi membawakan minum untuk Sasha, dia lalu berbicara dengan Sasha.

Rathod datang dan menanyakan presentasi Sasha. Sasha meminta Rathod untuk duduk dan kemudian Sasha menjelaskan tentang proyek yg akan dikerjakan berada di Hosiyaarpur. Sasha meyakinkan Geet untuk presentasi. Rathod kembali mencela Geet. Geet pun kemudian memulai presentasinya dan teringat keluarganya di Hosiyarpur. Geet pun kemudian berbicara dengan terbata2, Geet memandang layar proyektor dan teringat desanya. Geet pun hanya bisa terdiam.

Rathod pun marah dan mencela Geet. Maan mencoba berbicara dengannya. Rathod terus saja mencela Geet. Maan pun menggebrak meja dan menegur Rathod untuk membela Geet. Maan pun membatalkan kesepakatan proyeknya dengan Rathod. Rathod dan Sasha terkejut mendengarnya. Maan memerintahkan sesuatu pd Adi kemudian dia bergegas pergi. Geet pun menangis.

Daadima sedang menonton TV dan kemudian berbicara sendiri. Naintara dan Dev mendatangi Savitri. Mereka lalu berbicara dengan Daadima.

Geet akhirnya menyadari bahwa alasan Maan tdk memberikan proyek ini adalah karena presentasi tersebut berhubungan dengan Hosiyaarpur. Geet menyadari bahwa Maan tdk ingin dirinya teringat kepahitan hidupnya didesa yg telah menyakitinya. Dan Geet pun merasa bersalah pd Maan.

Maan sedang berlatih dan teringat hinaan Rathod pd Geet, Geet yg sedang berjalan mencarinya melihat Maan. Geet pun mengintainya. Maan lalu mendengar suara tirai dan bertanya. Geet bersembunyi, saat akan beranjak pergi, anting Geet tersangkut tirai. Dengan cepat dia melepaskannya lalu berlari sembunyi. Maan mendekat dan tdk melihat siapa2. Geet lalu berlari pergi saat Maan berusaha mengejarnya.

Geet bersembunyi dibalik tirai dan Maan berhasil mencekal tangannya sewaktu Geet berusaha lari. Maan lalu menatap Geet dari jarak pandang yg cukup dekat. Lalu Maan menunjukkan anting Geet yg tersangkut tirai tadi dan memasangkannya.

Geet hendak beranjak pergi tapi Maan menahannya dan Geet berterimakasih pdnya. Maan menjawab, “itu tdk perlu..karena meski seringkali kita bertengkar aku tdk bisa menolerir seseorang yg menghinamu dihadapanku dengan alasan apapun”, lalu Maan melangkah pergi sementara Geet berdiri terpaku mencerna ucapan Maan dan menangis, Geet juga teringat saat2 bersamanya dengan Maan.

Geet pun merasa bahwa setiap kali dirinya berada dalam masalah, Maan selalu menjadi penyelamatnya. Geet tdk menyadari ketika Maan telah masuk ke dala hatinya dan membuat tempat disana. Geet memutuskan untuk menjauh dari Maan sebelum Maan memiliki perasaan terhadapnya.

Pagi harinya, Maan masih teringat akan Geet, dia lalu melihat Geet yg sedang mengeringkan rambutnya. Maan memandanginya dari jendela kamar. Sementara Geet sedang asik memandangi mawar putih. Datang tukang kebun dan menawari Geet mawar tersebut. Geet kemudian melihat Maan. Dia pun teringat kejadian semalamn, Geet lalu melangkah pergi tanpa membawa mawarnya.

Maan memandangi mawar putih ditangannya dan terngiang2 ucapan Geet. Maan memutuskan untuk memberikan mawar pd Geet karena dia tdk ingin kehilangan Geet. Maan lalu mempraktekkan cara untuk memberikan mawar tersebut pd Geet.

Maan melihat Geet keluar dari kamar, Maan langsung menyembunyikan mawarnya. Geet pun tercekat melihat Maan, dia melangkah perlahan2. Geet melewati Maan dan Maan menyapanya . Geet menyapanya kembali dengan gugup. Maan lalu bersiap2 memberikan bunganya tapi ternyata tiba2 pintu terbuka dan semua staff masuk.

Maan pun kembali ke mejanya sambil membawa bunganya, dia lalu melirik Geet dengan diam2. Geet juga memperhatikan Maan dengan diam2. Geet lalu membaca iklan di koran, Maan sendiri menyembunyikan mawarnya dibalik kemejanya. Geet sendiri mulai menelpon untuk mendapatkan pekerjaan baru.

Maan lalu berdiri dan berjalan menghampiri Geet yg masih asik menelpon. Geet langsung berdiri begitu Maan mendekatinya. Maan lalu mengeluarkan bunga dan memberikan pd Geet. Geet mengomelinya karena berani2nya memberi bunga dan Maan dengan emosi membuang bunganya, tapi ternyata itu khayalan Maan saja.

Maan masih saja berdiri terpaku, Geet menyadarkannya dan bertanya apakah dia memerlukan sesuatu lalu Maan beralasan meminjam koran dan beranjak pergi.

Dev dan Naintara sedang bersiap2, Naintara berulang2 menerima telepon yg selalu direjectnya. Naintara lalu memasukkan ponselnya di dalam dompet dan menyimpannya dilemari lalu beranjak pergi. Dev sedikit bingung melihat Naintara. Tiba2 ponselnya berbunyi lagi, Dev pun menerima panggilan tersebut dan terkejut mendengar info yg didapatnya dan mengetahui Naintara sedang mencari2 Geet.

Geet memandangi Maan yg sedang melihat koran, Geet pun berdoa Maan tdk menemukan lowongan yg dilingkarinya. Maan memandang Geet dan berbicara dalam hati.

Adi mendapat telepon dan hendak memberikan file pd Maan untuk ditandatangani, Geet pun mengambil alih membawa file tersebut. Maan melihatnya dan bersiap2 mengeluarkan bunganya. Saat Geet memberikan filenya, Maan menyelipkan mawar tersebut, sementara Geet mencoba mengambil koran di meja Maan. Sasha kemudian mendatangi meja Maan dan memanggil Maan, Geet terkejut dan menjatuhkan koran tersebut.

Sasha lalu melihat file di tangan Maan dan berkata akan memeriksanya, Maan mencoba mengambil bunga tersebut tapi tak berhasil. Maan pun terpaksa merelakan file itu diambil oleh Sasha.

Geet diam2 hendak mengambil koran yg terjatuh tapi Maan menegurnya, Geet pun kembali ke tempatnya. Sementara Maan memperhatikan bunganya yg berada didalam file. Sasha memberikan file nya pd Tasha, Tasha lalu memberikannya pd Adi. Adi kembali memberikannya pd Geet karena Geet belum meminta tandatangan Maan. Geet hendak memberikannya kembali pd Maan tapi Tasha menabraknya hingga membuat file yg dipegang Geet terjatuh dan mawar Maan pun ikut terjatuh.

Sinopsis Geet ANTV Episode 28. Semua staff melihatnya, Sasha pun mengomel pd Geet karena berani membawa mawar, Geet berkata jika bukan dirinya yg membawanya dan mengatakan file tersebut dari Adi, Adi juga mengatakan mendapat filenya dari Tasha, Tasha mengatakan mendapat file nya dari Sasha.

Saat Sasha akan mengatakan bahwa file nya didapat dari MK, Maan menghentikan kegaduhan mereka. Sasha berkata akan membuangnya ke tempat sampah. Sasha menyuruh Geet untuk membuangnya. Geet pun memungut mawar tersebut dan saling tatap dengan Maan.

Geet lalu bergerak kembali ke mejanya, Maan memperhatikannya dan berharap Geet tdk membuang mawar tersebut seperti dulu saat Geet menyimpan mawar yg ditolaknya. Tapi ternyata Geet membuang mawar tersebut ke tempat sampah. Maan pun kecewa dan menundukkan wajah.

geet hari ini. Geet memperhatikan Maan dari tempatnya, Maan lalu melihat koran yg terjatuh dan memungutnya, dia melihat lowongan pekerjaan yg telah dilingkari oleh Geet. Maan pun terkejut melihat lowongan tersebut dan menduga Geet yg melingkarinya untuk mencari pekerjaan baru.

Tayang Minggu, 12 Februari 2017
By : ARIN

Demikianlah sinopsis geet hari ini, jangan lupa untuk baca sinopsis geet antv selanjutnya hanya di Debroo.net

author
No Response

Leave a reply "Sinopsis Geet ANTV Episode 28 Tayang Minggu 12 Februari 2017"