Sinopsis Mohabbatein Episode 238 Tayang di ANTV

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 238 Tayang di ANTV. Ishita dan Mihika berbicara tentang Mihir dan adiknya Sanjana.

sinopsis-mohabbatein-episode-238-tayang-di-antv

sinopsis-mohabbatein-episode-238-tayang-di-antv

Ishita : aku akan bertemu Sanjana hari ini.

Ishita bertemu Sanjana.
Ishita : kami akan merasa senang jika kau datang dalam rombongan.
Sanjana : maaf.
Ishita : aku ingin membuatmu bertemu keluargaku, mereka adalah orang-orang yang manis.
Sanjana : aku mendengar yang buruk tentang pernikahan Mihir, karena aku ingin menjadi dengan dia pada hari itu.

Sanjana bercerita tentang masa kecil ketika dia bersemangat untuk bersama Mihir dan menata.
Ishita : kau bisa mengambil langkah.
Sanjana : tidak ada gunanya, sampai Mihirku dengan dia, ini tidak bisa terjadi.
Ishita : siapa.
Sanjana : Mihir sangat mempercayai dia, dia menganggap orang itu sebagai kakaknya, dia telah merusak segalanya dan membuatku terpisah dari Mihir.
Ishita : siapa dia.
Sanjana : Raman Bhalla.

Ishita terkejut.
Sanjana : Mihir tidak berbicara denganku karena Raman.
Ishita : mmg apa yang dia lakukan.
Sanjana : kami pernah berada dalam hubungan, kami saling mencintai, dia berhenti dengan mudah dan melihat nasibku, aku kehilangan cinta dan bahkan kehilangan dukungan saudaraku, aku tidak tahu apa yang Raman katakan padanya, Mihir menyalahkan aku untuk perpisahan dan dia tidak mengundangku dalam pernikahannya, minimal dia bisa memanggil ibu.

Ishita menangis.
Ishita : apakah kau memiliki peristiwa dengan Raman.
Sanjana : ya, aku sangat mencintainya. Aku minta maaf untuk membicarakan hal ini denganmu.

Ishita membuat alasan dan pergi.
Tuam Bhalla melakukan pemantauan pengaturan perkawinan.

Tuan bhalla : Toshi kenapa kaunmencatat resep.
Ibu bhalla : lupakan ini, aku memiliki ketegangan lain, nyonya madhu akan melakukan pernikahan madhrasi dan aku tidak suka semua ini.
Tuan bhalla : jangan khawatir, kita akan berbicara dengannya.
Ibu bhalla : tidak, kau jg mengatakan ini sebelumnya.

Amma datang dan membawa tilak dan pakaian puja.
Amma : kita akan memakai dress code untuk WC pria dan wanita.

Mereka berdua bicara.
Amma : ini keputusan akhir, semua akan memakai pakaian tamil.

Amma pergi.
Ibu Bhalla marah.

Tuan Bhalla : Toshi kau akan terlihat baik dalam saree Madrasi.
Ibuu bhalla : dan kau akan memakai dhoti.

Amma pulang dan tertawa krn sdh menjebak Ibu Bhalla.
Neelu datang.

Neelu : Ny Ishita menelepon dan bertanya apakah kalian ingin sesuatu.
Appa : ya , Aku akan mendapatkan daftar.

Neelu mendengar Amma mengganggu Ibu Bhalla dengan reverse psychology.
Amma dan Vandu tertawa.
Neelu kembali kerumah Bhalla dan mengatakan segala sesuatu pada Ibu Bhalla.

Ibu bhalla : dia menipuku, aku akan mengajarinya pelajaran.
Neelu : oh tdk, aku terjebak di antara mereka.

Ishita pulang dan sangat marah.
Ishita berpikir tentang kata-kata Sanjana.

Ishita : Raman dan Sanjana… di antara mereka …. Tapi di pernah tidak memberitahuku.

Ishita melempar pakaiannya.
Ishita : begitu banyak masalah, di rumah semua orang tegang, dia jg tidak mengatakan apa-apa, mengapa dia tidak bisa mengatakan, aku mengatakan kepadanya segala sesuatu tentang hubunganku. Tapi dia telah menyembunyikan tentang Sanjana, apa ini, kami memiliki masalah kepercayaan yg utama, tidak ada yang bisa bekerja skg.

Ishita menangis.
Ishita : mengapa aku harus melakukan hal ini, aku merasa sakit hati, aku jg merasa buruk, tp mungkin Raman tidak salah, ini sangat mungkin, mungkin seseorang sedang membodohi aku, mungkin Sanjana yg salah, aku tidak kenal dia, mungkin dia yg membodohiku.

Ishita berpikir tentang kata-kata Mihika dan foto yang sama dengan Sanjana.
Ishita : tapi foto itu, aku telah melihat dengan mataku, aku bertanya kepadanya tentang Mihir dan kakaknya, dia tidak memberitahuku, malah dia berteriak padaku. Dia jg tidak pernah mengklarifikasi, dia salah dalam hal ini, aku yakin, ada yg tidak benar dalam hal ini, dia juga memanjakan hubungan Mihir, aku harus menyelesaikan masalah ini, mengapa aku khawatir, hubungan Mihir dan Sanjana sudah buruk, atau Raman dan Sanjana memiliki yg hubungan, apa yang terjadi padaku, apa aku cemburu.

Amma dan Ibu Bhalla berdebat.
Amma : aku tidak cemburu pada kau.
Ibu Bhalla : Pammi yg mengatakan ini kepadaku, karena kami tetap senang, dan kau harus bamgun jam 5:00 dan mandi air dingin, kami tidur saat jam 5:00, kau cemburu dari gaya hidup kami, kalian yg membosankan, kau ternyata sengaja membuat pernikahan Punjabi ini ke Tamil.
Amma : siapa yg bilang ini.
Ibu Bhalla : Neelau mendengarmu dan dia mengatakannya kepadaku, tanya pada suamimu.

Amma bertanya pada Appa.
Appa : ya, Neelu tadi datang.
Amma : baiklah, aku mmg mengatakan ini.
Ibu Bhalla : duduk di sudut, semua ritual akan dilakukan olehku, dalam gaun Punjabi, dan kau akan memakai jas Punjabi.
Amma : owh tidak.
Ibu Bhalla : ya, kau akan memakainya, pernikahan akan terjadi dengan rencanaku.

Amma setuju.
Ibu Bhalla : jgn melakukan drama, pergi dan persiapkan segala sesuatu dengan cara Punjabi, jgn melakukan kecurangan apapun, kalau tidak aku tidak akan mengampunimu.
Vandu : Inu, kecurangan tidak membantu kita.

Ibu Bhalla memberkati Neelu.
Shravan : bibi Ishita sangat marah dan kesal, kamarnya jd sangat kacau.

Neelu mengatakan hal yang sama.
Shravan : aku datang untuk melihat Ruhi, tapi aku malah melihat bibi Ishita.
Ibu Bhalla : bagaimana kau tahu.
Shravan : ibuku yg mengatakan bibi Ishita begitu marah.
Ibu Bhalla : mungkin Raman melakukan sesuatu.

Raman datang.
Shravan :paman bibi Ishita sangat marah, apa kau tahu, pergilah.
Raman : apa yang terjadi.
Shravan : paman mungkin telah melakukan sesuatu, bibi akan mematahkan gigimu, cepat pergi.
Raman : apa dia serius, ini akan terjadi gempa. Apa yang terjadi padanya, apa dia gila lagi.
Ishita berbicara kepada dirinya sendiri di kamarnya sambil mengatur pakaiannya kembali.
Ishita : Shagun, Sanjana, berapa banyak gadis yang telah dia sembunyikan, aku tidak peduli karena aku hanya Ibu Ishi nya Ruhi, dia harusnya mengatakan kepadaku tapi, aku jg tidak pernah mengolok dia, aku tidak mengerti dia, bagaimana dia bisa menyembunyikan ini, tidak ada pemahaman antara kami, tapi ok, aku tidak peduli, mengapa aku tidak peduli, aku harus tahu segala sesuatu, bagaimana dia bisa menyimpan rahasia, dan Raman tidak memberitahuku bahwa Sanjana adalah adik Mihir, aku akan tanya dia, tp dia akan berbohong kepadaku, biarkan dia datang, aku akan bertanya, tapi mengapa harus bertanya, dia harus memberitahuku sendiri.

Raman datang dan mendengar Ishita berbicara.
Raman : apa yang terjadi padanya, dia memberikan ceramah kepada dirinya sendiri, dia sudah gila.
Raman tersenyum : apa yang terjadi.
Ishita : kenapa kau tertawa, apa ada yang lucu, aku harus mendapatkan di atasnya.
Raman : apa maksut semua kekacauan di kamar ini, aku merasa lelah dan berpikir untuk beristirahat, tetapi kau telah mengacaukan kamarku.
Ishita : apa yang kau pikirkan, ini juga kamarku, aku menikah denganmu secara hukum, aku tahu kasus ini, aku ini Ibu Ishi Ruhi dan aku akan memperjuangkan hak-hak ku.

Mereka mulai berdebat pada karya-karya mereka.
Raman : apa masalahmu.
Ishita : harus aku katakan atau tidak.
Raman : beritahu aku.
Ishita : tdk ada apa-apa, kau yg harusnya memberitahu aku, mengapa aku yg harus mengatakan, aku ingin privasiku.
Raman : kau gila, cepat katakan padaku.
Ishita : aku tidak ingin tahu, pergilah.
Raman : mengapa kau berdebat, kau yg akan ceritakan.
Ishita : lebih baik kau minum tablet tidur dan tidur.
Raman : besok adalah tilak nya Mihir, jgn membuat masalah.
Ishita : kami tidak pernah menyembunyikan apa pun, seperti kau.
Raman : tidak perlu berbicara denganku.
Ishita : aku jg tidak akan berbicara disemua kehidupan dwnganmu.
Raman : janji, bye.

Raman pergi.
Ishita menangis.

Ishita : lupakan semuanya, besok hari besar, aku tidak akan pernah berbicara dengan Raman. Tapi ini rasanya buruk, dia suamiku, apa yang harus dilakukan. Apakah ini cara untuk menyembunyikan ini dariku, hal yg besar seperti tentang hidupnya. Mihir dan Sanjana menjadi terpisah karena Ravan Kumar, dia tidak peduli tentang perasaan siapa pun, baik Raman menciptakan kesalahpahaman ini, aku akan menghapusnya dan menyatukan saudara.

Saat ini, Anda Sedang Membaca Sinopsis Mohabbatein Episode 238 Tayang di ANTV

No Response

Leave a reply "Sinopsis Mohabbatein Episode 238 Tayang di ANTV"