by

Sinopsis Mohabbatein Episode 45 : Prosesi Pertunangan Raman dan Ishita

-News-49 views

Debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 45 : Prosesi Pertunangan Raman dan Ishita. Ruhi berbicara dengan teman-temannya. Dia membuat sebuah cincin R. Ishita melihat Raman di sekolah dan senang.

Ruhi : apakah kau datang untuk bertemu dengan ku, terima kasih sudah datang.
Ruhi menunjukkan cincin R untuk Raman.
Ruhi : R untuk Raman.
Shagun : aku sudah menebaknya, kau bahkan akan datang kesini, aku tahu ini.
Raman : berhenti berteriak Shagun, ini bukan tempatnya untuk berbicara seperti itu.
Shagun berdebat dengan Raman.
Shagun : kau pemabuk.
Raman : . apa yang kau lakukan di sini, kau harus menunggu di rumah, kenapa kau datang ke sini.
Shagun : aku datang untuk bertemu Ruhi.
Shagun mengejek Raman.
Shagun : kau bahkan tidak tahu di mana standar Ruhi.
Raman : berhenti shagun jangan bicarakan ini didepan Ruhi.
Shagun : berhenti melakukan yang lain ini aku harus pergi ke pengadilan.
Shagun membawa Ruhi dengannya.
Ruhi melihat Raman dan pergi.

Sinopsis Mohabbatein Episode 45 - Prosesi Pertunangan Raman dan Ishita
Sinopsis Mohabbatein Episode 45 – Prosesi Pertunangan Raman dan Ishita

Malam harinya nya,
Ibu Ishita : mereka datang Vandu.
Keluarga Iyers menyambut Keluarha Bhallas yang datang namun, Simmi terlihat kedinginan.
Ayah Ishita : menyambut semua orang di dalam.
Musik India Selatan dimainkan.
Ayah Raman memperkenalkan Paman Raman .
Ayah Ishita : di mana Raman.
Ibu Raman : dia pergi ke kantor, Raman bilang dia akan datang ke sini langsung , Raman tidak bisa tidur, dia mungkin lelah.
Simmi sakit kepala dan meminta untuk menghentikan musik. Beberapa wanita berbicara buruk tentang Ishita.
Vandu mendengarnya dan akan bereaksi. Mihika Vandu marah kepada mereka.

Shagun : Ishita tidak menjawab panggilanku, ada sesuatu antara Ishita dan Raman , Aku khawatir, apa yang harus dilakukan.
Ashok : panggillah dari ponsel ku.
Mihika menjawab panggilan.
Shagun : orang lain yang menjawab panggilan.
Mihika memberikan alamat aula kepada Shagun.
Shagun : apa aku dapat berbicara dengan Ishita.
Mihika : dia sedang sibuk di pertunangannya.
Shagun mengakhiri panggilan dan memberitahu Ashok.
Shagun : begitu tiba-tiba pertunangan Ishita , aku akan meneleponnya pada malam hari dan membahas tentang Raman.
Ashok : kau harus mencari tahu dengan siapa dia bertunangan dan menikah , kita harus pergi untuk mengucapkan pertunangan kepada Ishita.

Shagun meminta sopir untuk membawa mereka ke tempat tersebut.

Ishita datang dan Ibunta senang melihatnya.
Mama suka Ishita tapi Ibu Raman berbicara terhadap dirinya.
Ayah Raman : menelpon Raman.
Semua orang menunggu Raman.
Rumi menelpon kantor.
Rumi datang untuk mengetahui bahwa Raman meninggalkan kantor dua jam yang lalu.
Rinki dan Simmi juga mencoba menghubungi Raman
Ibu Raman khawatir terhadap Raman.
Ibu Ishita : mungkin dia akan datang.
Simmi : ada ide , melakukan puja dengan foto Raman ini , Pikirkan bibi , mahurat akan berlalu.
Bala : apakah ini sebuah lelucon.
Vandu : bagaimana orang bisa pergi dari pertunangannya.
Simmi : tidak mengambil ketegangan. Vandu dan Simmi berargumen.

Ibu Ramam : aku khawatir tentang Raman.
Ayah Raman : Rumi pergi melihat kemana Raman pergi.
Para wanita mengejek Ishita untuk pertunangan ketiganya.
Ishita marah dan meminta ponselnya yang dibawa Mihika. Shagun mencapai tempat tersebut. Ishita mencoba menelepon Raman.
Ishita : semua orang sedang menunggu , Raman membuat lelucon dan bahkan tidak menjawab panggilan ku , Mengapa dia melakukan hal ini , ini adalah penghinaan.

Ishita pergi dengan kemarahan.
Bala : ibu Aku akan membawanya.
Shagun terkejut melihat keluarga Bhallas.
Shagun : apa yang mereka lakukan di sini.
Ishita : ke mana Raman pergi, bagaimana aku bisa mengatakan ya untuk Raman.

Ibu Ishita : di mana Raman.
Ayah Ishita : dia akan datang, jangan khawatir, tenanglah.
Shagun : apa yang terjadi.
Shagun mendengar wanita berbicara tentang Raman menjadi tetangga dari Ishita.
Bala menhentikan Ishita dari pergi ke kantor Raman.
Bala : tenanglah Ishita.
Shagun melihat Ishita dengan Bala dan Shagun salah memahami , Shagun berpikir bahwa Bala Tunangannya Ishita.
Shagun mendengar mereka berbicara. Shagun tersenyum.
Shagun : jadi Ishita akan menikah dengan pria itu.

Shagun bersembunyi melihat keluarga Bhallas.
Shagun : aku akan berbicara dengan Ishita kemudian.
Shagun : Ashok bahwa semuanya baik-baik saja.
Vandu menangis bahwa Raman tidak akan datang pada pertunangan.
Vandu : aku harus berbicara dengan Ishita.
Mihika menhentikan Vandu.
Bala membawa Ishita kembali.
Ishita : aku tidak tahu bagaimana bereaksi, aku mau melakukan pernikahan ini untuk ibu , Ayahku dan kebahagiaan Ruhi.
Bala : tersenyumlah demi Ibu dan Ayahmu.
Vandu : aku tidak akan meninggalkan Raman.
Bala : jangan emosi, tenanglah.
Vandu : mereka melakukan ini untuk menghina kita.
Bala : mungkin Raman terjebak di suatu tempat.
Vandu : waktu yang baik akan lewat.
Bala bercanda dan meminta Vandu tersenyum.
Vandu : aku pikir Bala benar, kita tidak harus bereaksi begitu banyak.

Shagun berbicara dengan Ashok.
Shagun : Aku melihat Ishita dengan calon suaminya , Aku tidak bisa bertemu dengan Ishita karena keluarga Raman ada di sana , mereka ada di sana karena mereka tetangga Ishita , aku akan berbicara dengan Ishita dan mendapatkan seluruh berita.

Rumi : Raman datang.
Ibu Raman senang.
Semua orang melihat kepintu masuk.
Raman masuk.
Ibu Raman : dari mana saja kau Raman.
Mihir : Raman sedang tidur di dalam mobil.
Ishita melihat Mihir dan terkejut.
Raman berpikir tentang kondisi Ishita.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *