by

SINOPSIS VEERA episode 398 by. Sally Diandra – Strategi Veera Menyatukan Gunjan dan Ranvi

Debroo.com. SINOPSIS VEERA episode 398 – Strategi Veera Menyatukan Gunjan dan Ranvi. Balwant, Bansuri dan Baldev segera menemui Ratan, Balwant marah sambil berkata “Nyonya Ratan ! Bagaimana bisa kamu mengambil suatu keputusan yang terburu buru pada sebuah hubungan yang sangat penting seperti ini !”

SINOPSIS VEERA episode 398
SINOPSIS VEERA episode 398

Baldev juga ikutan marah seperti ayahnya sambil berteriak “Aku tidak akan membiarkan kalian melakukan tindakan ketidakadian seperti ini pada Gunjan, dia itu adikku !” bentak Baldev sengit tapi seperti biasa Balwant selalu menyuruh Baldev diam, sementara Ratan terlihat begitu terganggu dengan kedatangan ketiga orang itu, Ratan sendiri kaget dan tidak tahu apa apa dengan apa yang mereka tanyakan, kemudian mereka bertiga meninggalkan rumah Ratan dengan perasaan tidak berdaya

Ketika keluarga Gunjan sudah pulang, Ratan langsung menegur Veera dan bertanya tanya padanya tentang hal itu “Veera, apakah semua ini benar ? Katakan, Veera !” Veera hanya tersenyum dan berusaha meyakinkan ibunya “Ibu, tenang saja, semuanya akan baik baik saja, ibu tidak perlu khawatir” rupanya ini semua adalah ide Veera yang super briliant

Balwant, Baldev dan Bansuri akhirnya sampai juga di rumah mereka sendiri, Gunjan berlari ke arah mereka dengan perasaan tegang, Gunjan sangat khawatir “Ayah, ibu ,,, apakah kebingungan itu sudah jelas sekarang ?” tanya Gunjan cemas “Yaaa, semuanya sudah jelas sekarang ! Ranvi sudah siap mau menikah lagi !” Gunjan langsung tergagap begitu mendengarnya dari mulut ibunya sendiri “Apa ? Baabaabaagaimana mungkin Ranvi menerima semua ini dengan begitu cepat ? Setelah semua yang dikatakannya padaku kalau dia mencintai aku ?” Bansuri terlihat tidak suka mendengar ucapan Gunjan “Sepertinya dia kelihatan tidak begitu mencintai kamu, Gunjan ,,, dia juga nampaknya merencanakan pernikahan keduanya ini” ucapan Bansuri terdengar begitu kasar dan pedas ditelinga Gunjan, Gunjan benar benar tidak percaya mendengar hal ini, Gunjanpun berbalik ke kamarnya sendiri,

Sesampainya di kamar, Gunjan berusaha menelfon Ranvi tapi ternyata telfon Ranvi di putus secara sengaja di sebrang sana oleh Veera yang sudah menduga kalau Gunjan pasti akan menelfon Ranvi untuk menanyakan kebenaran berita ini, Veera tersenyum senang karena rencananya mulai berjalan, sementara Gunjan yang mulai merasakan benih benih cinta untuk Ranvi, merasa sangat terluka dan patah hati, sedangkan Veera berkata pada dirinya sendiri setelah memutuskan telfon Gunjan “Aku tahu kalau kamu sangat ingin ngobrol dengan kakakku, Gunjan ,,, tapi aku tidak akan membiarkan kamu bicara dengannya sekarang, kamu harus mendapatkan penderitaan dan ketegangan sedemikian rupa hingga akhirnya kamu sadari kalau kamu telah kehilangan kakakku sepenuhnya, hanya dengan cintamu saja untuk kakakku yang akan membuatmu lebih kuat” ujar Veera sambil menghapus panggilan dari Gunjan di ponsel Ranvi sehingga Ranvi tidak akan bisa melihatnya,

Tepat pada saat itu Ranvi masuk ke dalam kamar “Ada apa, Veera ?” Veera gelagapan dan langsung mencari alasan yang tepat agar kakaknya tidak curiga “Tadi aku ingin menelfon temanku, Amrit ,,, tapi tiba tiba saja terlfonnya tidak ada sinyalnya, maka aku fikir lebih baik aku menggunakan ponsel kakak untuk menelfon dia” Ranvi hanya memperhatikan Veera “Kakak, apakah aku bisa meminjam ponsel kakak selama beberapa waktu ?” Ranvi langsung menganggukkan kepalanya “Pakai saja, tapi jangan lupa kembalikan lagi padaku karena mungkin ada telfon yang penting untukku” Veera menganggukan kepalanya dan berlalu dari sana

Sesaat kemudian Baldev datang kerumah Veera dengan tergesa gesa sambil membawa sebuah tongkat kasti dengan perasaan marah yang amat sangat “Aku akan memberikan pelajaran pada Ranvi ! Karena dia telah memutuskan untuk menceraikan adikku !” amarah Baldev semakin memuncak, tepat pada saat itu Veera melihat kedatangan Baldev dan buru buru mencegah tindakan Baldev ini sebelum semuanya menjadi runyam “Baldev, apa maksudnya ini ?” dengan perasaan marah Baldev langsung menjawab pertanyaan Veera “Aku datang kesini hanya untuk hidup adikku ! Aku tidak bisa melihat penderitaannya yang dilakukan oleh Ranvi dengan tidak adil ! Bagaimana bisa dia menerima pernikahan yang kedua ?” bentak Baldev sambil berteriak kencang, Veera mencoba untuk menenangkan Baldev dan memberitahunya untuk menghentikan tindakan kasarnya ini,

Namun mungkin Veera lupa kalau Baldev adalah harimau jantan, sehingga Baldev terus mengamuk ketika harga diri adiknya di injak injak oleh orang lain terlebih oleh Ranvi yang notabene adalah suami adiknya sendiri, akhirnya Veera harus berjuang menenangkan Baldev, setelah beberapa menit berjuang akhirnya Veera memegang bahu Baldev dan mengakui semua rencananya ini pada Baldev, akhirnya Baldev melunak, ibarat harimau yang garang berubah menjadi kucing yang manja, dengan gayanya yang kekanak kanakkan seperti biasa, Baldev langsung tersenyum senang pada rencana konyol mereka, Baldev sangat mendukung usaha Veera demi kesejahteraan dan kebahagiaan adiknya

Pada saat yang bersamaan Ranvi sedang berada di kamarnya, Ranvi sedang melamun sambil terkenang pada masa indahnya denga n Gunjan, tiba tiba matanya tertuju pada gelang Gunjan, Ranvi merasa kalau dirinya harus mengembalikan gelang itu ke Gunjan, Ranvi bergegas ke rumah Gunjan, setibanya disana, Ranvi bertemu dengan Baldev yang sudah menghadangnya “Mau apa kamu kesini ?” Ranvi kemudian menunjukkan gelang Gunjan “Aku datang kesini untuk mengembalikan gelang ini pada Gunjan” ujar Ranvi

Baldev segera mengambil gelang itu dari Ranvi dan memaksa Ranvi untuk pulang “Yaa sudah, sekarang lebih baik kamu pulang saja !” Baldev tidak membiarkan Ranvi bertemu dengan Gunjan sesuai dengan rencana Veera agar mereka berdua jangan saling bertemu satu sama lain, Ranvi akhirnya meninggalkan rumah Baldev dengan perasaan sedih dan kecewa, Gunjan melihat kedatangan Ranvi, Gunjan merasa sedih karena Ranvi sebenarnya sudah begitu dekat dengannya tapi dia langsung pergi tanpa mau bertemu dengannya terlebih dulu, Gunjan menangis melihat kepergian Ranvi

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *