by

Sinopsis Uttaran Hari Ini, Kamis 28 April 2016 : Episode 221

Debroo.com – Sinopsis Uttaran Hari Ini, Kamis 28 April 2016 : Episode 221. (Baca Juga Episode Sebelumnya Disini). Yuk Langsung Simak Sinopsisnya..!!, Gunvanti berkata,”Setelah dia melahirkanmu, apa dia pernah datang untuk menanyakan kabarmu?”, “Bagaimana mungkin ini terjadi nek? Aku pernah menemuinya bersama ayah, ayah memperkenalkannya sebagai ibu guru. Jika wanita ini adalah ibuku,lalu mengapa dia tidak mengatakan yang sebenarnya dan membuat ingatan ayah kembali?”,
“Karena dia sedang mempermainkan perasaan ayahmu dan dia juga tau ayahmu telah kehilangan ingatannya. Disisi lain, ia mengancamku agar tidak memberikanmu uang sama sekali, karena dimatanya, kau adalah seorang anak yang manja”,

Sinopsis Uttaran Hari Ini, 28 April 2016
Sinopsis Uttaran Hari Ini, 28 April 2016

“itu bohong”kata Ichcha.
Gunvanti melanjutkan kata2nya,”Dia juga telah menghasut ayahmu, itulah mengapa ayahmu tidak datang untuk membebaskanmu. Dia memanfaatkanmu untuk membalaskan dendam kepadaku”.
Ichcha berkata kepada Yuvraj,”Dia tidak memberitahumu cobaan dan ujian yang aku alami ketika aku meninggalkanmu dan ayahmu”,
“Lalu kenapa tidak kau katakan kepadanya ujian apa yang telah kau lewati itu?” Jawab Gunvanti.
Ichcha terdiam. “Kau tidak bisa mengatakannya kan? Aku akan memberitahunya. Yuvi, dia mencoba menukar posisimu dengan anak yang bukan miliknya ketika kau masih kecil, Dia menempatkan nyawamu dalam bahaya demi menyelamatkan nyawa Kanha, tapi ayahmu berhasil menyelamatkanmu, jika tidak, kau tidak mungkin masih hidup sekarang”,”Aku mohon bu, jangan membuat drama tentang kebenaran seperti ini.Kau tau betul kebenaran yang sesungguhnya”kata Ichcha.
Yuvraj angkat bicara,”Baiklah, kebenaran, kebenarannya kau adalah ibuku kan?Kau yang melahirkan ku. Maka katakanlah yang sebenarnya kepadaku. Kau bahkan tidak kembali untuk melihat apakah aku masih hidup atau sudah mati! Di masa kecilku aku tidak ingat apakah aku mendapatkan kasih sayang seorang ibu, tapi selain itu apa kau pernah datang sekali saja untuk mengobati luka dihatiku? Dimana kau? Dimana?”.

<–Sebelumnya |||| Selanjutnya–>

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *