by

SINOPSIS VEERA episode 361 by. Sally Diandra : Lika Liku Kehidupan Ranvi dan Gunjan

-Debroo-88 views

Debroo.com. SINOPSIS VEERA episode 361 by. Sally Diandra : Lika Liku Kehidupan Ranvi dan Gunjan. Baldev sedang membeli serbuk warna warni di pasar untuk perayaan holi tapi sayangnya warna warna itu berterbangan dan mengenai wajah Veera yang kebetulan melintas di dekat Baldev

SINOPSIS VEERA episode 361
SINOPSIS VEERA episode 361

“Oooh maafkan aku, Veera” ujar Baldev kikuk “Baiklah, aku akan memaafkan kamu” teman teman Baldev langsung bertanya pada Baldev begitu Veera sudah berlalu meninggalkan mereka “Baldev sekarang lebih baik kamu bilang ke Veera atau kami akan mengikutinya terus sepanjang hidup kami”

Baldev pun langsung menjawab “Baiklah, aku akan mengatakan padanya dan membawa iring iringan pengantin untuk menikahinya” mereka pun tertawa bersama sama

Sementara itu dirumah Ratan “Ibu, apa yang kamu lakukan ?” tanya Ranvi heran “Kami sedang membuat warna warna, nak ,,, karena pasar warna itu sangat buruk dan menyakiti kulit kita” bibi Chaiji langsung menyahut ucapan Ratan “Ini resep resep warnanya”

tak lama kemudian Veera datang dan bertanya pada mereka “Ada apa ?” semua orang langsung menyahut “Kami sedang mempersiapkan holi” Ranvi pun tersenyum “Kita akan bermain holi, Veera” ujar Ranvi senang “Aku tidak ingin bermain holi” ujar Veera sambil melirik ke arah Ratan dan berkata pada Ranvi lagi

“Aku hanya bercanda, kakak ,,, aku akan bermain holi bersamamu tapi aku akan bermain holi dengan Baldev dulu” bibi Chaiji langsung menyela pembicaraan mereka “Tidak ! Kita akan bermain holi bersama sama !” mereka pun tertawa senang

Di rumah Balwant, Gunjan sedang merenung terkenang dengan masa lalunya kemudian terbangun dan ketika Gunjan sedang minum air putih, Gunjan melihat ke arah kalender sambil memikirkan sesuatu kemudian bergerak menuju ke kamar orangtuanya dan mengambil kunci lemari yang biasa dibawa oleh ibunya,

secara perlahan Gunjan mengambil kunci itu dari bawah bantal ibunya, kemudian perlahan lahan Gunjan membuka lemari ibunya dan mengambil semua kotak perhiasan yang ada disana dan kembali meletakkan kunci itu dibawah bantal ibunya, lalu kembali ke kamarnya sendiri dan segera mengemasi barang barangnya termasuk kotak perhiasan ibunya,

tepat pada saat itu Gunjan mendengar ada suara langkah yang mendekat ke arah kamarnya, ketika Gunjan melirik ke arah pintu kamarnya, dilihatnya ayahnya sedang berdiri disana “Gunjan, kenapa kamu tidak tidur ?” tanya Balwant cemas

“Aku tidak nyaman dengan pakaian ini, ayah ,,, oh iya, ayah ,,, pada setiap perayaan holi, ayah selalu memberikan hadiah untukku tapi kali ini aku tidak ingin hadiah apa apa, aku hanya ingin meminta maaf pada ayah” ujar Gunjan dengan nada memelas “Sudahlah, lebih baik kamu tidur saja” ujar Balwant kemudian berlalu dari sana

Keesokan harinya, Ranvi datang kerumah Balwant, tepat pada saat itu Baldev hendak pergi ke suatu tempat “Baldev, aku akan menjemput Gunjan” ujar Ranvi “Kami masih percaya dengan tradisi dan kami tidak akan mencegahnya untuk pergi ke rumahmu” ujar Baldev sambil berlalu meninggalkan Ranvi,

tak lama kemudian Balwant dan Bansuri datang, Ranvi segera meminta restu dengan menyentuh kaki mereka, namun Bansuri tidak mau disentuh , Bansuri malah menghina Ranvi, Balwant segera menyela ucapan istrinya “Aku tahu kalau kamu tidak akan melakukannya tapi aku yang meminta pdamu, aku mohon ,,, tolong jangan tinggalkan Gunjanku” pinta Balwant dengan nada memelas

“Jangan khawatir, paman Balwant ,,, aku tidak akan meninggalkan dia dan jika dia ingin meninggalkan aku, maka aku akan mengatakan kenyataan yang sebenarnya pada semua orang yang terjadi pada kami ketika di dalam mobil van itu tapi aku tetap menghormati Gunjan, dia telah mengambil sebuah langkah yang keliru tapi aku percaya dan yakin kalau semuanya akan kembali baik seperti dulu, dia akan kembali dan patuh pada ucapanku, paman” Ranvi optimistis dengan pendapatnya,

Saat itu Gunjan menemui mereka “Nah, ini Gunjan sudah datang, Gunjan bersiaplah, suamimu, Ranvi sudah datang untuk menjemput kamu” ujar Balwant dengan senyumnya yang mengembang, Gunjan berkata pada dirinya sendiri dalam hati “Berapa lama kamu bisa menguasai ayahku, Ranvi ?” kemudian Gunjan balik ke kamarnya untuk bersiap siap

Di dalam kamar Gunjan sedang menelfon bank “Suami saya ingin mengajukan pinjaman di bank, pak ,,, kira kira bagaimana prosedurnya ?” tanya Gunjan “Anda bisa mengisi formulir pendaftarannya, nyonya dan untuk formalitas selanjutnya, kita akan membahasnya bersama sama ketika anda sudah sampai disini” ujar pihak bank,

tak lama kemudian Ranvi sudah mengajak Gunjan pulang ke rumahnya dengan mengendarai mobil jeep milik Dalbeer, dalam hati Gunjan berkata “Kamu ini seorang pengemis, Ranvi ,,, kamu pasti tidak bisa membeli mobil seperti ini” bathin Gunjan sinis

“Ranvi, berhenti disini, aku ada pekerjaan yang akan aku kerjakan dulu” ujar Gunjan tiba tiba, ketika turun dari mobil, tanpa Gunjan sadari ternyata semua perhiasan yang dibawanya jatuh kebawah, Gunjan kaget “Ada apa, Gunjan ?” Gunjan hanya bisa terdiam tidak bisa menjawab pertanyaan Ranvi

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *