by

Cerpen : Kisah Asmara Dibalik Tradisi Kuno : Hal.1

-Debroo-81 views

KISAH ASMARA DIBALIK TRADISI KUNO

Nampak sesosok yang ayu dan anggun menyelinap di antara pepohonan yang rindang, langkahnya yang ringan dan sedikit terengah semakin lama semakin nampak jelas.

Ia sedang mencari-cari sesuatu yang selama ini ia rindukan, kadang ia berputar-putar ke kanan dan kekiri namun belum ia temukan. Rambutnya yang panjang nan lebat terlihat terjuntai berkelabang rapih. Gaun kuning yang membalutnya semakin mSugna dan pratap1enambah keanggunannya. Sesat ia berhenti di balik dua pohon yang besar dan berdaun rimbun, rumput tertata rapih dan bersih, ia sejenak memandangi sekelilingnya namun yang ia cari tak kunjung ia temui.

“ Pratap..Pratap..Pratap..di mana dirimu..? jangan engkau biarkan aku sendiri, ayo nampakanlah dirimu, aku sudah rindu ingin bertemu denganmu “. Ia berputar-putar mencari kekasihnya itu yang tidak lain bernama Pratap. Mereka sudah berjanji diam-diam akan bertemu dan melepaskan rasa rindu mereka, karena sudah berhari-hari mereka tidak bertemu.

Mereka sebenarnya sudah dijodohkan sejak kecil, perjodohan mereka diadakan karena mengikuti suatu tradisi kuno, seharusnya mereka sudah bisa hidup bersama setelah perjodohan itu, tapi sampai mereka beranjak dewasa mereka tak kunjung bisa bersama-sama karena orang tua gadis itu belum mau menyerahkannya ke keluarga jodohnya. Entah apa yang dipikirkan keluarga gadis itu hingga ia belum juga bisa hidup bersama-sama.

Ia kembali berjalan diantara pepohonan besar nan rindang, sesaat ia terkejut dan tak menyangka banyak bunga kuning yang menebarkan aroma harum menghujaninya, kedua tangan ia hamparkan, kedua telapak tangannya mencoba merahi bunga-bunga itu, ia nampak bahagia dan ceria, ia tidak menyangka akan mendapatkan suasana yang begitu romantis.

“Pratap..” Bisiknya.

“ Dimanakah dirimu ?“ lanjutnya dengan menahan debaran hatinya.

“ Hai..aku di sini “ nampak suara seseorang terdengar berbisik , tapi entah dari mana asalnya

“ Hai..aku di sini..! “ lanjutnya.

“ Lihatlah ke atas..!”

Sejurus kemudian gadis itu mendongakan kepalnya ke atas dan…

“ Ah..ternyata kau di situ, ya ampun kenapa kau ini..! dan bunga-bunga ini..? “ sejenak ia berhenti berbicara.

“ iya aku di sini ..kemarilah ikut denganku ! “

“ Bagaimana mungkin aku kesitu.. kau ini..cepat turunlah jangan seperti anak kecil..”

“ Ayolah..ikut kesini..naiklah bersamaku !” dengan tersenyum dan menggoda kekasihnya ia menahan dirinya di atas sebuah pohon.

“ kamu ini..mana mungkin aku bisa naik ke atas..lebih baik kau segera turun..atau..”, ia berhenti sejenak

“ atau apa..? sambung Pratap

“ atau aku akan pergi dari sini dan aku tidak akan berbicara kepadamu lagi “.

“ Baiklah aku akan segera turun, janganlah marah, dan jangan pergi dari situ, tunggu aku”.

Kemudian Pratap pelan-pelan menuruni pohon itu dan bersegera menghampiri gadisnya.

“Ehhmm..nampaknya kau lebih cantik dan aku semakin tak dapat pergi darimu”. Pratap mulai merayu gadisnya

“mana mungkin aku akan pergi, sedang hatiku tetap terpenjara olehmu”. Sambung gadis itu.

“ Sughna..apa yang membuatmu kemari dan ingin kita bertemu di sini..? tanya Pratap kepada gadisnya yang tak lain bernama Sughna.

Halaman 1 Next

Simak terus kisah Asmara Dibalik Tradisi Kuno di Debroo.com

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *