by

SINOPSIS VEERA episode 352 by. Sally Diandra

Debroo.com. SINOPSIS VEERA episode 352. Dirumah Balwant, Baldev dan Bansuri sangat kaget begitu melihat Balwant tersungkur dilantai sambil memegangi dadanya, mereka segera memutuskan untuk memanggil dokter untuk Balwant.

SINOPSIS VEERA episode 352
SINOPSIS VEERA episode 352

Di rumah Ratan, Ratan masih terus menginterogasi Ranvi “Ranvi, katakan pada ibu apa yang sebenarnya terjadi ? Ibu sangat tahu bagaimana kamu, kamu itu tidak mungkin berbuat serendah ini, katakan pada ibu, Ranvi ! Jangan hanya diam saja !”

namun Ranvi tetap bungkam seribu bahasa, tidak ada sepatah kata yang keluar dari bibirnya “Maafkan aku, ibu” Ratan segera mengambil tangan Ranvi dan diletakkannya diatas kepala Ratan “Ranvi, bersumpahlah pada ibu dan katakan yang sejujurnya apa yang terjadi tadi antara kamu dan Gunjan !”

ketika Ranvi baru saja hendak mengatakan sesuatu pada Ratan, tiba tiba salah satu teman Baldev datang kerumahnya dan mengabarkan pada Ranvi “Ranvi, tuan Balwant memanggil kamu ke rumahnya, ada sesuatu yang penting yang ingin dia katakan sama kamu, saat ini tuan Balwant sedang sakit terkena serangan jantung”

Ranvi bergegas segera pergi ke rumah Balwant, Ratan menangis dengan sikap Ranvi yang tidak mau terbuka padanya, sementara Veera berusaha menghibur Ratan

Dirumah Balwant, dokter mengabarkan pada Balwant sekeluarga kalau Balwant terkena serangan jantung dan harus segera dikirim ke rumah sakit secepat mungkin untuk penanganan lebih lanjut “Saat ini aku baru saja memberikannya suntikan, dia akan baik baik saja untuk sementara waktu tapi kalian harus segera membawanya ke rumah sakit” ujar dokter kemudian berlalu dari sana,

saat itu Ranvi datang menemui Balwant “Ayah, aku akan menyiapkan mobil jeepku dulu, lalu kita segera kita ke rumah sakit” Balwant menolak permintaan Baldev “Tidak, tidak, Baldev ,,, ayah ingin bicara dulu dengan Ranvi, kalian pergilah dulu” akhirnya Bansuri dan Baldev pergi meninggalkan Balwant sendirian bersama Ranvi,

Ranvi segera duduk di kursi yang terletak di sebelah tempat tidur Balwant “Paman, ada apa paman mencari aku ? Paman, baik baik saja ?” Balwant langsung mengatupkan kedua tangannya didepan Ranvi dan meminta maaf padanya

“Ranvi, aku minta maaf padamu, seharusnya aku tidak meragukan kamu” Ranvi malah cemas memikirkan Balwant “Paman, kita harus segera pergi ke rumah sakit” Balwant menggelengkan kepalanya “Gunjan, telah melewati semua batasannya kali ini, aku benar benar merasa malu padamu Ranvi, kamu tahu, setelah aku meninggal nanti maka tidak akan ada seorangpun yang akan menjaga Gunjan dan menunjukkan padanya jalan yang benar”

Balwant benar benar merasa sedih dan gelisah “Untuk itulah aku meminta kamu datang kesini, aku mohon padamu, Ranvi ,,, dengan segala hormat menikahlah dengan Gunjan, jika kamu menolak permintaanku ini maka aku dan Gunjan akan meninggal” Ranvi merasa tidak berdaya didepan Balwant, akhirnya dengan sangat terpaksa Ranvi setuju untuk menikah dengan Gunjan

Tak lama kemudian Baldev dan Bansuri masuk ke dalam kamar Balwant “Ayah, jika kalian berdua sudah selesai bicara maka kita harus segera pergi ke rumah sakit” pinta Baldev “Baldev, sebelum ayah pergi ke rumah sakit, ayah ingin Gunjan dan Ranvi menikah sore hari ini juga” Baldev dan Bansuri kaget,

Bansuri langsung menolaknya, malah menyalahkan Ranvi atas apa yang telah terjadi pada Balwant “Aku tidak akan pergi ke rumah sakit sampai pernikahan Gunjan dan Ranvi selesai dilaksanakan” pinta Balwant, Baldev malah menghina Ranvi dan menyalahkan semuanya pada Ranvi

“Baldev, paman Balwant sedang sakit, kita harus mendengarkan apa katanya dan membawanya segera ke rumah sakit” bela Ranvi “Aku tahu mana yang salah dan mana yang benar untuk ayahku, Ranvi !” bentak Baldev “Paman Balwant sendiri yang memilih aku untuk menikahi Gunjan, aku tidak meminta padanya untuk menikahi Gunjan, jika aku boleh memilih maka aku memilih tidak akan pernah menikahi Gunjan, kamu seharusnya memikirkan tentang ayahmu dan kehidupan adikmu” ujar Ranvi kesal kemudian berlalu dari sana

Di rumah Ratan, Veera berusaha menghibur Ratan “Kenapa tuan Balwant memanggil Ranvi ? Ada apa ini ?” tanya Ratan cemas “Dia itu ayah yang tidak berdaya, dia pasti ingin membicarakan sesuatu yang sangat penting dengan Ranvi” sela bibi Chaiji “Ini bukan kesalahan Ranvi, aku yakin itu tapi kenapa dia tidak mengatakan apa apa ? Kenapa dia hanya diam saja ? Ada sesuatu yang menghentikannya untuk mengatakan yang sebenarnya pada kita” ujar Ratan cemas

“Aku akan membuktikan kalau kakak tidak bersalah didepan semua orang, kakak berbuat seperti ini, ini pasti karena Gunjan” bathin Veera dalam hati “Ibu, bibi ,,, aku mau pergi dullu” kemudian Veera segera meninggalkan mereka berdua

Sementara itu di rumah Balwant, Baldev meminta pada ayahnya untuk melupakan soal pernikahan Gunjan “Ayah, ayah itu harus ke rumah sakit, ayah tidak perlu memikirkan tentang pernikahan ini, rumah sakit telah menyiapkan semuanya yang ayah perlukan jadi kita harus segera pergi kesana” bujuk Baldev “Tidak, Baldev ,,, sampai pernikahan Gunjan dilaksanakan, aku baru mau pergi ke rumah sakit, dimana Gunjan ?”

tak lama kemudian Gunjan datang dan berkata “Kakak, kenapa kakak tidak membawa ayah ke rumah sakit ?” tanya Gunjan cemas “Aku lebih peduli pada ayah ketimbang kamu jadi lebih baik kamu diam saja, Gunjan !” ujar Baldev kesal “Jika kamu sangat peduli pada ayah, seharusnya kamu tidak melakukan hal serendah itu !”

Gunjan hanya terdiam “Sudah, sudah ,,, lebih baik kalian berdua keluar dulu, aku ingin bicara dengan Gunjan sendirian” akhirnya Baldev dan Bansuri keluar dari kamar Balwant

“Gunjan, ayah sangat malu atas semua sikapmu, ayah telah memutuskan untuk menikahkan kamu dengan Ranvi dan pernikahan kalian akan dilaksanakan sore ini” Gunjan kaget “Ayah, aku tidak ingin menikah dengan Ranvi, aku tidak mau !” ujar Gunjan lantang

“Ayah benar benar terkejut melihat reaksimu dan berteriak pada ayah seperti itu, kamu harus mendengarkan dan patuh pada permintaan ayah, Gunjan ,,, atau kamu akan disalahkan oleh semua orang atas kematian ayah, sampai kamu tidak mau mengatakan ya untuk menikah maka ayah juga tidak mau berobat, jadi jika kamu tidak mau menikah dengan Ranvi maka ayahmu ini akan mati, Gunjan” Gunjan gelisah dan menangis sedih,

Gunjan kemudian menyalahkan Ranvi atas semua permasalahan ini “Ranvi pasti telah mengajukan lamarannya untuk kepentingannya sendiri pada situasi seperti ini” Gunjan semakin kesal “Gunjan, hentikan semua ucapan burukmu tentang Ranvi, ayah tahu yang sebenarnya ,,, kamu ingin menjual dirimu sendiri pada produser itu hanya untuk memenuhi keinginanmu kan ?”

Gunjan kaget “Setelah semua yang kamu lakukan, kamu seharusnya tidak mengatakan tidak jadi kamu harus menikah dengan Ranvi, titik !” ujar Balwant

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *